Jump Higher!

E-Commerce

Posted: November 22nd 2012

Sejarah:
– Bermula di awal 1970an
– Dulu terbatas pada bisnis besar saja
– Electronic Fund Transfer (EFT) and Electronic Data Interchange (EDI)

Ruang lingkup sekarang
– Iklan
– Perbankan
– Jual beli alat elektronik
– Jual beli saham
– Pencarian pekerjaan
– Lelang
– Kolaborasi dengan mitra bisnis di seluruh dunia
– Menyediakan layanan konsumen

E-commerce/ Electronic Commerce adalah proses jual beli, pertukaran produk, layanan,
dan informasi melalui jaringan komputer terutama internet

Definisi EC dapat diambil dari sudut pandang:
– Komunikasi
– Proses bisnis
– Layanan
– Online
– Kolaborasi
– Komunitas

Traditional commerce: semua dimensi terkait fisik.
– Brick-and-mortar organizations ( organisasi yang ada secara fisik)
– Old Economy organization (corporations)
– Bisnis dijalankan secara offline
– Menjual produk melalui agen fisik

-EC murni: semua dimensi adalah digital
– Perusahaan Online (virtual)
– New-economy organization
– Menjual barang dan jasa secara online

– EC sebagian: gabungan antara dimensi digital dan fisik
– Click-and-mortar organizations
– Melakukan kegiatan EC
– Melakukan bisnis utama di dunia nyata

E-business adalah perluasan dari definisi EC yang tidak hanya terdiri dari pembelian dan
penjualan barang dan jasa tetapi juga meliputi:
– Layanan konsumen
– Kolaborasi dengan rekan bisnis
– Melakukan transaksi elektronik dalam sebuah perusahaan

Pure vs Partial EC: berdasarkan tingkat digitalisasi dari produk, proses bisnis dan delivery
agent

Tipe-tipe E-commerce:
– Business-to-business EC (B2B)
– Collaborative commerce (c-commerce)
– Business to consumer EC (B2C)
– Consumer-to-businesses (C2B)
– Consumer-to-consumer (C2C)
– Intrabusiness (intraorganizational) commerce
– Government-to-citizens (G2C) and others
– Mobile commerce (m-commerce)

Electronic Marketplaces
Pasar memfasilitasi pertukaran
– Informasi
– Barang
– Jasa
– Pembayaran

Pasar menciptakan nilai ekonomi untuk:
– Pembeli
– Penjual
– Perantara
– Masyarakat pada umumnya

E-markets vs IOS

E-markets: Pembeli dan penjual bertemu untuk bertukar barang, layanan, uang, atau
informasi
IOS: antara dua perusahaan atau lebih, pemrosesan transaksi harian, aliran informasi

Kerangka kerja EC:
Aplikasi EC didukung oleh infrastruktur dan 5 support areas: people, public policy, technical
standards and protocols, business partners, support services

Electronic Commerce Requirements
Infrastructure – hardware, software, dan jaringan yang dibutuhkan untuk mendukung
transaksi, komunikasi, dan kolaborasi

Mekanisme pembayaran elektronik:
– Electronic checks
Konsumen membuka rekening di bank
Konsumen mengemail encrypted electronic check yang ditanda tangani dengan tanda tangan
digital
Pedagang mendepositkan cek tersebut ke rekeningnya; uang di debit dari rekening pembeli
dan di kreditkan di rekening penjual

– Electronic credit cards
Unencrypted payments – Pembeli meng email kan nomer CC ke penjual di internet
Encrypted payments – detil credit card di enkripsi untuk keamanan

– Electronic cash in PC
Bank menyediakan aplikasi khusus kepada konsumen
Konsumen membeli “uang elektronik” dari bank melalui aplikasi
Bank mengirim catatan uang elektronik ke konsumen, disertai tanda tangan digital
Uang disimpan pada PC pembeli dan bisa digunakan pada setiap electronic store yg
menerima e-cash
Aplikasi juga digunakan untuk mentransfer e-cash dari komputer pembeli ke komputer
penjual
Penjualan bisa menabung e-cash di bank atau menggunakannya untuk melakukan transaksi
lainnya

-Pembayaran Electronic dengan e-cash
Credit cards menggunakan magnetic strips
Kartu menyimpan informasi mengenai prepaid cash yg bisa digunakan untuk melakukan
pembayaran
Smart cards
Kartu dengan microprocessors, bisa menyimpan lebih banyak informasi
Person-to-person payment systems
Transfer dana antara individu (PayPal)

-Electronic Funds Transfer (EFT)
Transfer uang secara Electronic dari dan kepada financial institution menggunakan jaringan
telekomunikasi
Electronic wallets
Purchasing cards

Keamanan
– Enkripsi – proses membuat pesan tidak terbaca kecuali oleh pihak kunci dikripsi yang
sesuai
– Single-key encryption
– Public/private key encryption
– Public key infrastructure
– Electronic Certificates
– Secure Socket Layer (SSL)-protocol yg digunakan untuk mengenkrispi pesan
– Secure Electronic Transaction Protocol (SET)- protocol untuk pemrosesan kartu kredit


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php