Surya, Joshua Audrey's Blog

Pengantar Teknologi Informasi: Mengelola Data dan Informasi Organisasi (Pertemuan 6)

Posted: October 28th 2012

Data merupakan salah satu komponen yang paling penting dalam sebuah perusahaan. Data yang dimiliki oleh suatu perusahaan mengandung informasi organisasi, yang perlu dikelola agar menjadi informasi yang efisien, tepat, dan dapat dimengerti bagi penggunanya. Pembahasan kali ini akan membahas mengenai hubungan IT dengan mengelola data dan informasi organisasi.

 

1. Hierarki Data

Basis data mengandung file, file mengandung  records, record mengandung fields, field mengandung characters.

  1. Field – Pengelompokan logis dari karakter menjadi sebuah kata, kalimat, atau angka
  2. Record  – Pengelompokan logis dari field yang terkait
  3. File – Pengelompokan logis dari records yang terkait
  4. Database – Pengelompokan logis dari files yang terkait

 

2. Terminologi dari Manajemen Data:

Entity

  • Merupakan orang, tempat, benda, atau kejadian yang berupa informasi dari suatu hal yang dikelola
  • Records menjabarkan entity

Attribute

  • Karakteristik atau kualitas yang mendiskripsikan entitas tertentu
  • Fields menjelaskan attribute

Primary Key

  • Field yang secara unik mengidentifikasikan record

Secondary Key

  • Field yang tidak unik tetapi dapat digunakan untuk membentuk grup dari records

 

3. Menyimpan dan Mengakses Records

a. Media sekuensial (tape) menyimpan records secara sekuensial berdasarkan key values

b. Direct (atau random) media (disk) menggunakan teknik lain,  yaitu Indexed Sequential Access Method (ISAM) atau Direct File Access Method.

 

4. Traditional File Environment

                Traditional File Environtment merupakan cara lama untuk menyimpan data dari suatu organisasi, yang menyebabkan masing-masing department atau area dari organisasi memiliki kumpulan file sendiri, dan records dari satu file dapat tidak terkait dengan records dari file lainnya.

Permasalahan dalam Traditional File Environtment:

1. Data redundancy : Data yang sama ditemukan di beberapa tempat.

2. Data inconsistency : Salinan berbagai data tidak lagi sama.

3. Data integrity : Data harus akurat dan benar.

4. Security : Sulit membatasi akses ke berbagai data pada berbagai aplikasi.

5. Data isolation : Data pada file data dari beberapa aplikasi sulit di akses dan integrasikan.

6. Application/ data dependence : Aplikasi dikembangkan berdasarkan bagaimana data di simpan.

 

5. Database

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, dalam dunia IT dikenal suatu pemecahan yang disebut dengan database.

Keunggulan database:

  1. Banyak program dan pengguna bisa berbagai data di database.
  2. Data aman karena hanya authorized users yang bisa mengakses data tertentu.
  3. Lebih efisien daripada Traditional File Environtment.

 

Dalam menempatkan data pada database, terdapat dua pilihan yang dapat dipilih sesuai user accessibility, query response time, data entry, security, dan biaya.

Pilihan yang pertama adalah Centralized database, dengan keuntungan dan kerugian:

  • Semua file berada pada satu lokasi fisik yang sama
  • Menyediakan database administrators  dengan kemampuan mengelola keseluruhan database pada satu lokasi
  • Konsistensi data ditingkatkan dan lebih aman
  • File hanya bisa di akses melalui centralized host computer
  • Proses recovery lebih mudah
  • Rentan terhadap single point of failure
  • Speed problem terkait transmission delays

Pilihan yang kedua adalah Distributed database:

Salinan lengkap dari basis data atau sebagian dari basis data, berada pada lebih dari satu lokasi, dekat dengan pengguna.

Distributed database memiliki 2 tipe, yaitu Replicated Database dan Partitioned Database.

 

Langkah-Langkah Mengembangkan Database:

  1. Kembangkan conceptual design
  2. Organisasikan dengan Entity-Relationship (ER) modeling
  3. Analisa struktur dari data dengan menerapkan proses normalisasi
  4. Implementasikan struktur data fisik dari basis data pada database management system software

6. DataBase Management System (DBMS)

DBMS adalah:

  • Software program yang menyediakan akses ke database
  • Data di simpan pada satu lokasi, dapat di ambil atau di update
  • Aplikasi yang diberikan akses pada data yang disimpan dengan berbagai mekanisme

Komponen DBMS:

  1. Data Model
  2. Data Definition Language (DDL)
  3. Data Manipulation Language (DML)
  4. Data Dictionary

Kegunaan DBMS:

  • Meningkatkan strategi penggunaan data perusahaan
  • Mengurangi kompleksitas dari IS environment
  • Mengurangi redundan dan inkonsistensi data
  • Meningkatkan data integrity
  • Application/data independence
  • Meningkatkan keamanan data
  • Mengurangi biaya pengembangan dan pemeliharaan
  • Meningkatkan fleksibility dari IS
  • Meningkatkan akses data

 

7. Menggunakan Stored Data

a. Data warehouse:  Sistem basis data yang dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan

b. Data mart: Skala kecil dari data warehouse

c. Data mining: Mengekstrak pengetahuan dari data warehouse


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php