Teknobiologi

-BINATANG PURBA PENGHUNI TERAKHIR BLACK WATER-

Posted: November 2nd 2016

Di habitat aslinya, binatang ini mendiami perairan diwilayah hutan gambut.

Kondisi ni menciptakan lingkungan yang khas bagi binatang purba tersebut.

Penasaran kan binatang purba apa? Black water itu apaa sih?

ikan-arwana-6

Binatang purba yang dimaksud adalah IKAN ARWANA SUPER RED..

Kenapa bisa dikatakan binatang purba?

Karena ikan ini sudah ada sejak jaman dahulu kala dan asli derasal dari Indonesia, tepatnya wilayah Kalimantan Barat.

Indonesia adalah gudang arwana jenis ini, terutama disungai sungai dan danau-danau di Kalimantan Barat. Sungai atau danau yang berarus tenang dan berbatu adalah habitat favoritnya.

Dikalimantan Barat arwana super red banyak dijumpai di kabupaten Sintang, yakni disepanjang sungai Ketungau, dan Nnaga Ketungau hingga wilayah Senaning.

Tak hanya itu, sungai-sungai di Kapuas Hulu, seperti Sungai Tawang, Sungai Puyam, dan Sungai Seriang juga menjadi tempat berkembangbiaknya ikan yang oleh penduduk setempat disebut siluk ini.

Wilayah Kalimantan Barat memiliki jenis tanah gambut yang sering disebut black water.

Kondisi mineral, lingkungan air gambut (black water), dan cadangan pakan yang tersedia diwilayah hutan gambut, memberi pengaruh positif terhadap evolusi warna ikan arwana super red.

Ikan Arwana Super Red (Scleropages formosus) merupakan ikan hias air tawar asli Indonesia yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Ikan Arwana jenis ini memiliki penampilan yang sangat mempesona. Sosoknya terlihat gagah, dengan warna sirip terang menyala menjadikan ikan ini sebagai komoditi andalan ikan hias air tawar Indonesia. Popularitas arwana super red benar-benar menanjak beberapa tahun terakhir. Satwa air eksotik asli Indonesia ini mencuat diantara keroyokan ikan hias besutan manca negara macam koi, maskoki, dan louhan.

Arwana jenis ini sudah memiliki warna merah pada sirip, ekor, dayung dan sungut sejak kecil yang kemudian akan muncul juga di bagian pipi dan pinggir insang. Ring akan mulai terlihat sejak mencapai ukuran 25 cm, namun belum mengeluarkan warna merah. Warna merah pada badan akan mulai keluar saat ikan berumur kurang lebih 3-4 tahun. Namun para hobbies sering kali menggunakan trik-trik untuk membantu mempercepat perkembangan warna, seperti tanning, pemberian pakan yang bagus untuk perkembangan warna, atau dengan menempatkan ikan di kolam yang terkena sinar matahari langsung.

Namun, eksploitasi yang berlebihan terhadap ikan ini menyebabkan ikan ini masuk dalam daftar merah satwa langka. Mengingat nilai ekonomisnya yang tinggi maka perdagangan ikan ini masih diperbolehkan asalkan merupakan generasi F3 dari penangkaran.

Oleh karena itu peran budidaya sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan konservasi dan pemanfaatan Arwana Super Red.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php