Julia Ceacilia Fakultas T

Wonderfull Rafflesia arnoldii : Mematikan Tapi Tetap Dirindukan

Posted: November 30th 2016

Hai generasi muda, pioneer konservasi, kembali lagi nih di blog yang sama, tapi bedanya kali ini akan diulas tentang si cantik Rafflesia arnoldii yang makin jarang terlihat. Rafflesia arnoldii merupakan salah satu bunga yang indah yang pernah dikenal dalam dunia botani. Diameternya mencapai 150 cm. Spesies Rafflesia arnoldi R.Br ditemukan pertama kali pada saat ekspedisi pengumpulan tumbuhan sumatera tahun 1818 oleh Joseph Arnold. Ketika bunga ini pertama dikenalkan dalam kekerabatan botani pada tahun 1820, banyak ilmuwan yang terkejut dan beberapa diantaranya menolak mempercayai bahwa Rafflesia adalah suatu tumbuhan. Bunga bangkai yang satu ini dikenal sebagai tumbuhan parasit jenis obligat. Karena itulah ia tumbuh pada batang dari lianan atau tumbuhan yang merambat dan juga berasal dari genus tertentu, yaitu tetrastigma. Bunga raksasa ini juga tidak memiliki bagian daun. Karena itulah bunga ini tidak mampu berfotosintesis dan menyerap berbagai macam nutrisi dari tumbuhan inangnya yang telah ia rambati. Sementara itu untuk masa … Read more


Tarsius Siau (Tarsius tumpara) : “Si Mungil yang Perlahan Menghilang”

Posted: August 25th 2016

  Klasifikasi : Kingdom : Animalia Filum       : Chordata Kelas        : Mamalia Ordo        : Primata Genus     : Tarsiidae Spesies   : Tarsius tumpara                                Si Mungil yang Perlahan Menghilang Pernah mendengar nama Tarsius?? Mungkin untuk sebagian orang, nama hewan ini terasa asing di telinga. Hewan mungil ini memang memiliki beberapa jenis atau spesies, diantaranya Tarsius bancanus, Tarsius dentatus, Tarsius lariang, Tarsius pelengensis, Tarsius pumilus, Tarsius sangirensis, Tarsius tarsier, Tarsius wallacei, dan yang terakhir Tarsius tumpara (Tarsius Siau). Walaupun hewan mungil ini terbilang banyak jenis atau spesiesnya, tetapi ternyata tidak menjamin hewan- hewan ini untuk dapat survive atau dapat bertahan di alam. Ya, keberadaan hewan primata terkecil di dunia ini perlahan- lahan mulai terasa jarang, terutama pada jenis Tarsius Siau (Tarsius tumpara). Sampai saat ini populasi Tarsius cenderung mengalami penurunan (IUCN, 2012). Perkiraan kepadatan populasi Tarsius di Tangkoko adalah 156/km2 (Gursky, 1997). Hal ini karena dipengaruhi oleh faktor-faktor baik dari dalam (internal) … Read more


Hello world!

Posted: August 23rd 2016

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php