Ivan Pratama H

Lindungi Aku Dari Sampah Plastik #MulaiTanpaSedotan

Posted: November 27th 2018

Banyaknya Sampah Plastik di Perairan Indonesia

Permasalahan sampah plastik yang ada di laut, terutama laut Indonesia dari hari ke hari semakin tak terbendung. Hal ini menimbulkan dampak kerusakan luar biasa pada kehidupan yang ada di dalam laut. Selain mengotori lautan, sampah plastik juga termakan dan meracuni hewan-hewan yang ada di laut. Sampah plastik adalah polimer organic sintetis. Karakter plastik yang ringan, kuat dan tahan lama membuat plastik banyak digunakan untuk pembuatan berbagai macam produk terutama produk kemasan.

Β  Gambar 1.Β Seorang diver yang menyelam diantara sampah di perairan pantai Manado, Sulawesi Utara (Foto : Wisuda/Mongabay)

Indonesia Berada di Peringkat Pertama Penghasil Sampah Plastik di Asia

Dr. rer. Nat. Mufti Petala Patria, M.Sc., ahli kelautan Departemen Biologi FMIPA UI menjelaskan lebih dari 8 juta ton sampah plastik dibuang ke laut tiap tahunnya, sekitar 80% berasal dari aktivitas yang dilakukan di daratan yakni Industri, saluran pembuangan, limbah yang tidak di proses dan pariwisata. Sedangkan 20% nya berasal dari kegiatan yang dilakukan di laut yakni perikanan, Transportasi laut dan industri lepas pantai.

Gambar 2. Grafik sampah plastik di berbagai Negara (Sumber: tirto.id)

Berdasarkan grafik di atas, dari ke sembilan negara di asia tenggara, Indonesai menduduki posisi paling tinggi mengenai sampah plastik, ditunjukkan pada grafik, jumlah sampah plastic per hari yang di hasilkan negara Indonesia sebesar 10.661,51 ton dan presentase sampah plastik yang tidak dikelola dengan baik sebesar 81% yang berarti sebanyak 81% sampah plastic yang dihasilkan Indonesia akan dibuang ke laut dan akan membahayakan populasi dan ekosistem yang ada di dalam laut.

Gambar 3. Penggunaan sedotan plastik di Indonesia (Sumber: katadata)

Berdasarkan gambar di atas penggunaan sedotan plastik di Indonesia cukup tinggi yakni 93,2 juta unit yang di pakai di Indonesia, sedangkan jika 93,2 juta sampah sedotan plastik selama 1 minggu dibariskan panjang nya setara 3 kali mengelilingi bumi atau sepanjang 117. 449 Km. 86%Β  Sampah plastik di dunia berasal dari Asia, termasuk di Indonesia sebagai penyumbang sampah plastic terbanyak se Asia Tenggara (Gambar 2.)

Sampah Plastik Mengancam Kehidupan yang ada di Laut

Sebagai contoh konkritnya adalah penyu yang kerap kali tersangkut kumpulan sampah memakan sampah plastik dan mikroplastik karena menganggap sampah tersebut adalah ubur-ubur. Padahal penyu merupakan salah satu hewan laut yang dilindungi di Indonesia, selain penyu hewan lain seperti burung laut dan singa laut. Bahaya sampah plastik yang mengandung zat-zat kimiawi pada hewan diantaranya adalah menimbulkan luka fisik di saluran usus, translokasi ke jaringan atau organ lain, penurunan berat badan yang signifikan, pengurangan aktivitas makan yang signifikan dan cacat pada perekembangan hewan tersebut.

Gambar 4. Penyu (Chelonioidea) yang tersangkut sampah plastik dan memakan sampah plastik (Sumber: Google)

Beberapa hari yang lalu di wakatobi terdapat paus sperma yang terdampar di permukaan laut setelah di evakuasi ternyata paus sperma mati akibat menelan 5,9 kg sampah plastik, tentunya ini sudah merupakan ancaman terhadap populasi paus sperma, mengingat paus sperma keberadaan nya sudah mulai langka.

Mulai Diet Plastik

Saya mengajak untuk para generasi muda untuk melakukan #MulaiTanpaSedotan guna untuk keberlangsungan hidup ekosistem yang ada di dalam laut. Sudah banyak restaurant cepat saji yang ada di Indonesia yang sudah memulai menerapkan diet sedotan dan kantong plastik. Biasakan untuk tidak meminta sedotan ketika sedang berada di rumah makan atau restaurant cepat saji. Yuk upload fotomu tentang #MulaiTanpaSedotan di media social mu dan jangan lupa beri hashtagnya dan tag teman kamu sebanyak-banyaknya untuk medukung gerakan #MulaiTanpaSedotan ini!

Gambar 5. Salah satu restaurant yang sudah memulai kampanye tanpa sedotan (Sumber: Instagram @mcdonaldsid)


26 responses to “Lindungi Aku Dari Sampah Plastik #MulaiTanpaSedotan”

  1. I Gusti Agung Surya Dhewi says:

    Sangat informatif dan berkesan, yang pertama saya soroti adalah masalah sampah plastik ini menjadi masalah yang sedang boom dibicarakan akibat beberapa hewan laut mati akibat memakan atau terluka dengan adanya sampah plastik tersebut. Beragamnya macam samapah plastik salah satunya sedotan plastik memang populasi sampah terbanyak di Indonesia sesuai dengan pemaparan Anda di atas, sungguh prihatin. Semoga dengan adanya tulisan ini menjadi titik awal untuk kita bisa #MulaiTanpaSedotan sejak dini.

  2. Yoanna Fransisca Putrk says:

    Ayoo dukuung dan sukseskan #MulaiTanpaSedotan , ingat masih ada anak cucu kita yang akan hidup di dunia ini jadi lestarikan bumi πŸ™‚

  3. Kelvin Octavianus says:

    Mantap sekali.. saya Kelvin Octavianus dari Bioteknologi UPH jg mencanangkan gerakan ini walaupun masih menunggu untuk di wujud nytakan… namun ini gerakan yg bagus dan semangat buat Ivan PH, my brother, semoga sukses terus

  4. Vincentia says:

    Wahhh bener banget nihh. Mulai tanpa sedotan. Pake sedotan stainless bisa jadi jalan keluar nih

  5. Mic says:

    Kita harus mendukung gerakan diet plastik, terutama di Indonesia, mengingat di Indoenesia adalah penghasil sampah terbesar di Asia.

  6. Shin says:

    Wah, info yang sangat bermanfaat! Diet plastik, diawali gerakan #MulaiTanpaSedotan, bisa dengan cara kita mengganti sedotan plastik dengan menggunakan sedotan stainless steel. Hal kecil yang akan membawa dampak baik bagi lingkungan. Mulai lestarikan alam dengan mensukseskan #MulaiTanpaSedotan. Siap dan Mantab!

  7. Steffy says:

    Wahhh, turut prihatin atas kejadian yang terjadi di laut Indonesia. Banyak satwa dilindungi yang menderita, bahkan mati :(. Ayo dukung gerakan diet plastik, biasakan tidak meminta sedotan ketika kita membeli minuman~

  8. Anselma says:

    Wah keren bgt gerakannya! Semoga besok suatu saat bisa membuat inovasi baruuu ya buat ngurangin sampah2 lainnya?

  9. Bagus Angganatha says:

    Artikel yang sangat bermanfaat ! Gerakan diet plastik #mulaitanpasedotan adalah salah satu cara yang menarik dalam meminimalisir penggunaan plastik. Semoga artikel dapat mengubah orang-orang untuk berpindah dari dari penggunan sedotan plastik ke sedotan stainless. Ayo dukung gerakan ini karena masa depan bumi ada ditangan kita✊

  10. billyantor says:

    artikel yang bermanfaat dan memberikan pandangan bahwa mulai dari hal kecil seperti tidak menggunakan sedotan saat bermanfaat bagi bumi serta satwa-satwa didalamnya.

  11. nichandrs says:

    sayaa sangat menyukai topik yang anda ungkit. Berdasarkan fakta, lautan indah kita sudah terpenuh sampah dan yang paling banyak berupa plastik. Menurut saya diet plastik itu ide yang menarik, dimulai dari sedotan bisa menggunakan bahan stainless straw sehingga bisa digunakan berkala ataupun beberapa minuman langsung minum saja sehingga tidak perlu menggunakan setodan, toh biar dapat sensasinya.

  12. christiana asmarani says:

    Kita hidup enak dengan plastik tapi ternyata ada mahluk hidup lain yg menderita karena plastik plastik dan sedotan kita. Mereka hanya bisa menanggung akibatnya tanpa pernah bisa berbuat apa apa. Mari, bukan hanya peduli kepada sesama manusia tetapi juga alam dan mahluk hidup lainnya.

  13. ikhalamere says:

    Artikel yang disajikan sangat menarik dan informatif. Mari sukseskan #MulaiTanpaSedotan dari keseharian kita sebagai bentuk awal, semangat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php