Ivan Pratama H

Dibalik warna indah kain batik

Posted: August 20th 2016

Pekalongan mendapatkan predikat sebagai kota batik di indonesia,Bahkan UNESCO menetapkan dan mengakui Pekalongan sebagai Kota Kreatif Dunia.Tentunya dengan mendapat predikat Kota Batik dan di akui oleh Dunia,Banyak Pengusaha Batik khusus nya di Pekalongan Berlomba-lomba memperluas pabrik atau usahanya dengan mendirikan banyak pabrik Batik di Kota Pekalongan.Masyarakat tentunya turut bangga,Karena lapangan kerja di sana sangat banyak dan membuat pertumbuhan perekonomian naik sangat pesat.Banyak kerugian tentunya yang di akibatkan dari menjamur nya pabrik Batik di Kota Pekalongan.
Yang pertama adalah, Asap yang dikeluarkan dari pabrik Batik sangat menggangu untuk pernafasan manusia.Bukan hanya di kota saja asap dari pabrik batik mencemari udara,tetapi di perumahan perumahan banyak juga pabrik Batik yang ikut turut mencemari udara,akibatnya anak kecil dan lansia mengalami batuk-batuk,gangguan pernapasan.Belum lagi di tambah dengan polusi dari kendaraan bermotor
Yang kedua adalah, Pencemaran air sungai di Pekalongan akibat limbah-limbah industri Batik semakin parah karena banyak industri batik di kota itu yang membuang limbah belum diolah ke sungai. Menurut Ketua DPRD Kota Pekalongan Salahuddin, masalah ini harus segera diatasi karena banyak industri tekstil baik yang rumah tangga maupun industri besar belum memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL). “Kami minta Dinas Permukiman Kota dan Lingkungan Hidup (DPKLH) Kota Pekalongan agar secepatnya melakukan pengawasan ketat terhadap pemilik perusahaan sebab selama ini masih ada kecurigaan jika IPAL tidak digunakan sebagai mestinya,” katanya. Pencemaran limbah industri itu menyebabkan air sungai berwarna hitam pekat dan berbau, padahal banyak warga masih memanfaatkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Belum lagi baru baru ini beberapa Kecamatan di Kota Pekalongan baru di timpa bencana rob (meluapnya permukaan air laut).Tentunya karena meluapnya air laut air air di sungai,selokan pun ikut naik dan air tersebut sudah tercampur dengan bahan kimia yang di sebabkan oleh industri industri batik membuang sisa limbah nya ke sungai dan selokan,yang mengakibatkan gatal gatal pada kulit.

Inilah contoh hasil sisa limbah industri batik di Kota Pekalongan yang tentunya memiliki kadar bahan kimia yang berbahaya bagi kulit manusia.

Inilah contoh hasil sisa limbah industri batik di Kota Pekalongan yang tentunya memiliki kadar bahan kimia yang berbahaya bagi kulit manusia.

Oleh karena itu,asap dan limbah sisa industri batik mengakibatkan kerugian terhadapan masyarakat di sekitarnya terlebih anak anak kecil dan lansia.dan tentunya merugikan masyarakat yang tinggal di daerah yang dekat dengan industri batik tersebut.

Sisa bahan kimia untuk pewarna batik yang di buang di selokan

Sisa bahan kimia untuk pewarna batik yang di buang di selokan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php