ivankwin

Mengola Data dan Informasi Organisasi

Posted: October 6th 2012

Pada pertemuan ke enam ini kami mempelajari tentang pengolahan data dan informasi organisasi. Dalam suatu pengolahan data terdapat dasar-dasar dalam penyusunan dan akses sebuah data. dasar-dasarnya adalah field, record, file, database. Database merupakan pengelompokan logis dari file yang terkait, didalam database terdapat file. File adalah pengelompokan logis dari record yang terkaid, record sendiri adalah pengelompokan logis dari field yang terkaid. Sedangkan didalam record sendiri terdapat field, field adalah pengelompokan logis dari karakter menjadi sebuah kata, kalimat, atau angka. Terminologi pengolahan data sendiri terdapat entity (suatu record yang menggambarkan entinitas), attribute ( disebut juga field), primary key (suatu field yang unik), dan yang terakhir adalah secondary key (suatu field yang tidak unik).

Dalam mengakses dan menyimpan data terdapat bebearapa teknik, diantaranya media sekuensial. Media sekuensial adalah penyimpanan record secara sekuensial berdasarkan key values. Dan yang kedua adalah direct media, direct media menggunakan teknik indexed sequential accsess method (penggunaan index untuk menempatkan record, dan direct file access method (penggunaan field key untuk menempatkan alamat record).

Ada banyak beberapa masalah dalam Traditional File Environment,  yaitu : Data redundancy, Data inconsistency, Data integrity, Security, Data isolation, dan Application/ data dependence. Dalam menempatan data di database ada dua pilihan, yaitu : Centralized dan Distributed.

Ada beberapa langkah-langkah dalam pengembangan suatu database, pertama mengembangkan model abstrak basis data dari prespektif pengguna atau bisnis, kedua engorganisasikan dengan entity-relationship, ketiga menganalisa struktur dari data dengan menerapkan proses Normalisasi, yang terakhir adalah mengimplementasikan sebuah struktur data ke dalam database aplikasi software. Database management sistem adalah software program yang menyediakan akses ke database.  Beberapa komponen DBMS yaitu data model ,data dictionary, data definition language (DDL),data manipulation laguange(DML). DBMS memiliki keuntungannya tersendiri diantaranya : (1)meningkatkan akses data, (2)meningkatkan keamanan data, (3)meningkatkan fleksibility dari IS, (4)meningkatkan data integrity, (5)mengurangi redundan, (6)meningkatkan strategi pengguna data, (7)mengurangi kompleksitas dari IS environment.

kesimpulan : struktur tradisional file dan DBMS ternyta saling berhungan erat. Kita dapat melihat bahwa ternyata struktur data tradisional file ternyata menimbulkan banyak sekali masalah di dalam pengolahan suatu data. Dan semua masalah tersebut diatas dapat diselesaikan oleh DBMS. ketika suatu organisasi membangun struktur DB yang baik, pada saat itulah pengambilan keputusan dan pengetahuan akan meningkat melalui data warehouse dan penggunaan data mining tools.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php