MIW's: Read me now

Blog Archives


Dilematisme Belerang di Indonesia

Posted: March 3rd 2015

Indonesia adalah Negara eksotis yang kaya akan panorama alam yang indah. Salah satu panorama yang disajikan adalah panorama gunung berapi. Selain menyuguhkan keindahan alam, ternyata tersimpan harta berharga dari perut bumi tersebut yaitu belerang atau sulfur. Adanya belerang merupakan indikator keaktifan dari gunung berapi. Dengan demikian dapat kita ketahui bahwa simpanan belerang di Indonesia sangatlah banyak mengingat banyaknya gunung berapi di Indonesia. Mendengar kata belerang apa yang kalian pikirkan? Kuning? Bau? Hmmm, tidak salah kalau kalian berpikiran seperti itu, itu memang faktanya. Tapi jangan salah, belerang ini menjadi salah satu surga bagi para penambang belerang dan manfaatnya pun tidak sedikit. Belerang adalah sumber daya alam mineral yang banyak dimanfaatkan dalam dunia perindustrian. Dengan meningkatnya kebutuhan akan belerang tersebut maka semakin banyak penghasilan para penambang belerang ini karena seperti kita ketahui bahwa tambang belerang ini merupakan sumber kehidupan dari mereka. Namun ironisnya tersimpan kedilematisan dibalik semua ini. Penasaran dengan sisi lain … Read more


“Ngeeeeyaow” Need U

Posted: December 7th 2014

Pavo muticus muticus… Pavo muticus muticus…   Pavo muticus muticus… Yuhuuu…I’m back MIW’ers… Tulisan saya kali ini lebih banyak mengulas mengenai spesies burung yang berbulu indah. Burung ini mengambil peran sebagai tokoh Clara pada buku anak-anak “Clara The Swanky Peacock”…. Ya, burung itu adalah burung merak. Tapi tidak seperti dalam kisah buku tersebut dimana Clara si merak adalah tokoh yang angkuh, sesungguhnya merak adalah burung yang pemalu bahkan menjauh ketika berada bersama sesuatu yang asing baginya seperti manusia.


Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) : Apakah Aku masih bisa berkicau di tanah Bali?

Posted: September 5th 2014

“Makhluk hidup pada kenyataannya tidak selalu mempunyai kerapatan (density) yang sama dalam ruang dan waktu. Ada makhluk hidup yang pada suatu saat tersebar luas dengan kerapatan yang tinggi, tetapi pada saat lain menciut dan sulit dijumpai. Adanya kenyataan itu membuat makhluk hidup itu mempunyai sifat endemik, tersebar jarang, dan menjadi relik (tersisa)” – TN. Bali Barat Gambar 1. Tiga Jalak Bali di pohon (Sumber: http://www.arkive.org/bali-starling/leucopsar-rothschildi/image-G111296.html) Indonesia mempunyai species burung yang sangat beranekaragam. Menurut Birdlife tahun 1995, jumlah species burung di Indonesia sekitar 1539 jenis. Banyak dari species tersebut memiliki kicauan yang unik dan menarik, beberapa diantaranya yaitu Beo (Gracula e.religiosa), Jalak Awu (Sturnus m.melanopterus), Jalak Uren (Sturnus contra jala), Jalak Hitam (Acridoptheres fuscus javanicus), dan Jalak Bali (Leucopsar rothschildi). Sayangnya, burung Jalak Bali merupakan satwa yang dikategorikan dalam IUCN (International Union for Conservation of Nature) sebagai satwa yang kritis dan berdasarkan konvensi perdagangan internasional bagi jasad liar CITIES ( Convention on International … Read more


Hello world!

Posted: August 29th 2014

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php