Ancilla Alfionita Intan C

PTI-10; Selasa, 20/11/2012

Posted: November 24th 2012

Wireless, Mobile Computing, and Mobile Commerce

A. Teknologi Wireless

– kecil

– kekuatan pemrosesan tinggi

Contoh : PDA, Celular phone (transmisi data dari sel ke sel, maksudnya adalah dari 1 menara ke menara yang lain), Smartphone.

– teknologi wireless membutuhkan WAP (Wireless Application Protocol)

Microbrowsers : merupakan browser internet yang bisa bekerja dalam kapasitas memori perangkat yang kecil dan bandwith yang rendah dari jaringan wireless.

Pager : Sifatnya satu arah, jadi hanya bisa menerima pesan. Jika ada pesan masuk, maka

Media Transfer

1. Microwave transmission systems (gelombang microwave)

Mempunyai volum yang tinggi, bisa menjangkau jarak jauh, tetapi gelombang ini harus direct dari transmitter ke receiver.

2 . Gelombang Satelit

Menurut ketinggiannya, dibagi menjadi 3 yaitu :

a. Geostationary (22.300 miles)

b. MEO (Medium earth orbit) (6000 miles)

c. LEO (Low earth orbit)(400-700 miles)

Media Transmisi

a. Footprint : daerah yang bisa dijangkau oleh satelit.

b. IOS memungkinkan pengguna untuk mengakses Internet melalui satelit GEO dari hidangan dipasang pada sisi rumah mereka. Hanya tersedia di beberapa daerah pilihan. Dapat mengalami keterlambatan atau terganggu oleh kondisi lingkungan.

c. GPS (General Positioning Systems)

bisa digunakan 24 jam. GPS dapat mengidentifikasi seluruh tempat di bumi ini.

B. Gelombang Radio

1. Transmisi Radio : menggunakan frekuensi radio untuk mengirim data dari transmitters ke receiver.

2. Satellite Radio (digital radio)

3. Infrared : biasa digunakan di remote televisi, CD players, dsb.

Standar IEEE jaringan komputer.

1. Bluetooth : hanya terbatas pada 8 devices. up too 1 Mbps.

2. PAN (Personal Area Network)

3. Zigbee : aplikasi dengan transmisi data rendah, kecepatannya sama, hampir sama seperti blutooth, dan bisa menghandle ratusan devices.

4. WLAN (Wireless Local Are Networks)

Merupakan trasmiter dengan antena yang disebut wireless access point. Menggunakan Wireless Network Interface Card (NIC). Hotspot juga termasuk WLAN.

5. Wi-Fi (Wireless Fidelity)

– up to 54 Mbps

– biayanya rendah dan akses internetnya lebih sederhana.

Problem dalam wi-fi :

a. Roaming : jangkauan internet hanya menyangkup jangkauan hotspot. Jai kita tidak bisa mengakses internet lagi, jika sudah berada di luar area hotspot.

b. Keamanan : karena wi-fi menggunakan gelombang radio, maka merupakan hal yang sulit untuk proteksi.

c. Biaya : tergantung dari provider yang memberikan paket-paket harga untuk wi-fi.

6. Wi-Max

jangkauannya bisa sampai 31 mil. data transfer mencapai 75 Mbps.

B. Mobile Computingand Mobile Commerce

– Mobile Computing lebih ke penggunaan real-time, koneksi antara perangkat mobile dengan lingkungan komputasi yang lainnya, seperti internet dan intranet.

1. Mobilitas : pengguna dapat dengan mudahnya berkomunikasi dengan membawa perangkat mobile, sifatnya portable.

2. Broad reach : jadi jangkauannya luas, pengguna dapat berkomunikasi langsung dengan orang lain di beda wilayah secara langsung melalui perangkat mobile.

-M-Commerce

commerce atau transaksi yang dilakukan via wireless, seperti Internet.

Faktor :

– ketersediaan perangkat lunak

– tidak butuh PC

– perbaikan bandwith dapat dilakukan

Aplikasi m-commerce:

– layanan finansial

– mobile banking (co: m-BCA)

-micropayments, dsb.

Aplikasi Intrabisnis

1. Mobile Portal : menyediakan konten dan layanan seperti berita, olahraga, email, hiburan, dsb.

2. Voice Portal : website yang didukung dengan audio yang bisa diakses melalui handphone biasa.

Location Based Applications:

Aplikasi untuk berbelanja online, untuk iklan, san untuk layanan.

Wireless Telemedicine

Penggunaan telekomunikasi modern dan teknologi informasi untuk penyediaan perawatan klinis untuk individu. Misalnya saja dalam kedokteran, seorang dokter memberikan instruksi pada robot untuk melakukan operasi. Hal tersebut mengandalkan telemedicine, karena operasi jarak jauh, dan hanya mengandalkan teknologi.

Telemetry Applications

Telemetri adalah transmisi nirkabel dan penerimaan data yang dikumpulkan dari sensor remote. Teknisi dapat menggunakan telemetri untuk mengidentifikasi masalah pemeliharaan peralatan, dokter dapat memonitor pasien dan mengontrol peralatan medis dari jarak jauh, produsen mobil menggunakan telemetri untuk diagnosis kendaraan jarak jauh dan pemeliharaan preventif.

Pervasive Computing (Ubiquitous computing)

Komputasi yang ditanam pad benda tertentu, sehingga kita bisa menyebutnya sebagai rumah pintar atau peralatan pintar.

RFID Technology

Sudah diterapkan di wallmart, amerika. Teknologi ini menempelkan chip ke dalam barang-barangnya. Tetapi kelemahannya adalah, privasi konsumen menjadi terganggu.

Wireless Sensor Networks (WSNs)

sensor nirkabel yang disebut motes dimasukkan,motes bertugas mengumpulkan data dari berbagai titik. Jadi di dalam motes berisi pengolahan, penyimpanan, dan sensor frekuensi.

Wireless Security

Ancaman-ancaman :

1. Rogue access point : terdapat kembaran jaringan, jaringan dipalsukan oleh orang lain dengan nama yang sama dengan jaringan asli.

2. War driving : pencarian WLANs, saat berkendara.

3. Eavesdropping : data bisa disadap kapan saja.

4. RF (Radio Frequency) : frekuensi radio yang tidak stabil, sehingga tidak terdengar dengan jelas.

Solusi:

1. Mendeteksi jalur akses yang tidak sah dengan perangkat dari NetStumbler

2. Memblokir SSID

3. Melakukan enkripsi untuk menghindari penyadapan data

4. Mengetahui siapa yang memakai jaringan kita.

5. Akan secara otomatis beralih ke jaringan lain yang berbeda ketika ada gangguan atau terjadi disconnect pada jaringan tersebut.

Ancilla Alfionita Intan Candrasari

120707051 / C


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php