Ancilla Alfionita Intan C

PTI-8; Selasa, 6/11/2012

Posted: November 12th 2012

Functional Enterprise and Interorganizational

Functional Information Systems (Sistem Informasi Fungsional)

Pengertian : Sebuah program untuk transaksi bisnis yang berlaku untuk kerja satu departemen saja. Seperti departemen keuangan, departemen pemasaran, departemen produksi

Sistem Informasi mempunyai piramida yang menunjukkan tingkatan sistem informasi dari yang paling rendah ke yang paling tinggi.

Piramida Sistem Informasi :

1. Dari yang pertama yang paling rendah atau dasar dari sistem informasi adalah Transaction Processing Systems. Sistem ini adalah sistem dasar dari sistem di atasnya. Sistem ini membutuhkan kapasitas penyimpanan yang besar, kecepatan pemrosesan harus cepat karena sistem ini harus mengupdate data yang masuk tiap detik. Proses dalam sistem ini adalah real time. Contoh proses real time adalah ATM. Selain ATM, contoh yang lainnya adalah POS (Point of Sale) — Kasir, Perpustakaan (Pencarian referensi buku lewat komputer, peminjaman, pengembalian buku).

2. Di atas TPS, ada Management Information Systems (MIS) dan Decission Support Systems (DIS). MIS digunakan untuk manajer dalam mengambil sebuah keputusan. Tetapi MIS lebih banyak berfungsi untuk kebutuhan pelaporan. MIS butuh TPS sebagai sumber data.

Sedangkan DSS lebih cerdas dari MIS karena dapat membantu manajer mengambil keputusan dengan tepat dan cepat karena sistem ini didukung oleh algoritma-algoritma khusus yang berfungsi untuk mengambil keputusan.

3. Executive Support System

Sistem ini bisa melakukan pemantauan terhadap kerja perusahaannya. Biasanya pemantauan yang dihasilkan dalam bentuk grafis yang disebut Dashboard.

4. Strategi IS — dalam sebuah sistem informasi kita harus membutuhkan strategi untuk mendukung sistem informasi berjalan dengan baik sesuai keinginan kita.

Metode Transaksi :

1. Real-time Processing

adalah metode transaksi waktu itu juga, jadi data yang masuk langsung dikirim ke database pusat untuk diolah. Contoh : ATM

2. Batch Processing

adalah metode transaksi di mana data atau transaksi dikumpulkan dahulu dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan, baru data atau transaksi yang terkumpul itu dikirim ke database pusat. Contoh : Indomart, Alfamart, dsb. Transaksi yang berada di indomart atau alfamart dikumpulkan dulu dalam waktu satu hari, setelah toko tutup, transaksi baru dikirim ke database pusat.

3. Online Processing

alah metode transaksi yang berbasis online, jadi konsumen membuat pesanan atau melakukan pembelian, lalu pesanan itu masuk ke Point of Sale system lalu dari POS akan dikirim ke sales file, file persediaan, dan transaction history file.

4. Hybrid Processing

Merupakan metode transaksi yang sifatnya lebih simple, tidak mahal, dan lebih akurat.

Sistem Akuntansi dan Finansial

Sistem yang bisa melakukan planning dan budgeting serta manajemen investasi sebuah perusahaan. Contoh Planning dan budgeting adalah pengalokasian dana. Sistem ini juga dapat mengontrol finansial yang masuk dan keluar dari perusahaan.

Sistem Pemasaran dan Penjualan

Sistem yang mengatur semua kegiatan pemasaran dan penjualan sebuah perusahaan. Contohnya : distribusi barang, pelayanan konsumen, telemarketing, manajemen marketing. Etika dan isu sosial di bidang IT dapat mendukung aktivitas penjualan. Berfokus pada konsumen, Customer Relationship Management (CRM). Membina hubungan baik dengan konsumen dapat membuat penjualan berkembang, karena konsumen sudah bisa menaruh kepercayaan (trust) kepada perusahaan itu.

Sistem Produksi dan Manajemen Operasi

Sistem ini dapat mencatat dan menyimpan kegiatan produksi yang terjadi dalam perusahaan.

Terdiri dari :

1. Manajemen Logistik :

Mengatur pemesanan, pembelian, dan pengiriman.

2. Manajemen Inventaris :

menenentukan berapa banyak persediaan yang harus dibawa atau dipakai oleh perusahaan.

3. Quality Control :

Memantau dan melaporkan kualitas bahan, barang dalam proses, dan barang jadi.

4. Kegiatan planning — perencanaan produksi

5. Automatic Design Work and Manufacturing

Contoh :

– Computer Aided Design (CAD)

– Computer Aided Manufacturing (CAM)

– Computer Integrated Manufacturing (CIM) — pada perusahaan perakitan mobil yang menggunakan robot, program yang digunakan untuk menjalankannya adalah CIM.

Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia

Dalam sebuah perusahaan pastilah dibutuhkan sumber daya manusia untuk menjalankan perusahaannya. Yang pertama harus dilakukan adalah merekrut SDM yang dibutuhkan. Kemudian setelah mendapatkan SDM yang dibutuhkan, sebuah perusahaan harus membuat SDM yang bekerja di dalamnya nyaman dan dapat berfungsi untuk perkembangan perusahaan.

Sistem Informasi Terintegrasi

Yang melatarbelakangi adanya sistem ini adalah redundansi data, integrasi data, perbedaan sistem informasi.

Cara mengintegrasikan sistem :

1. Mengkoneksikan sistem

2. Menggunakan supply chain management software untuk mengatasi permasalahan yang ada dalam proses pengintegrasian.

3. Menggunakan sistem enterprise yang mengatur transaksi seluruh perusahaan dalam satu database. Contoh software planning enterprise :

– SCM : program yang bisa digunakan bersama-sama antara supplier, distributor dan perusahaan. Jadi, perusahaan mudah untuk mengelola supplier, distributor, dan konsumen.

– ERP : Merupakan enterprise resource planning yang bekerja dengan data atau transaksi dalam sebuah perusahaan dijadikan satu.

Implementasi :

– bisa secara private (pribadi)

– bisa secara public (menggunakan internet)

Jenis Sistem Interorganisasional
1. Sistem global
2. Electronic data interchange (EDI)
3. Extranets
4. Eelevtronic funds transfer (EFT)
5. Shared database
6. Integrated messaging
Issue in IOS/Global IS Design
1. Perbedaan budaya harus diperhatikan
2. Perbedaan ekonomi dan politik
3. Konsentrasi pada lintas perbatasan transfer data antar negara
Ancilla Alfionita Intan Candrasari
120707051 / C

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php