informasi

Macam Macam Motif Batik yang Dipakai Membuat Baju Batik Wanita

Posted: April 15th 2019

Macam Macam Motif Batik yang Dipakai Membuat Baju Batik Wanita. Mengenal karakteristik dari batik dari Solo memang terdengar unik, akan tetapi sebelum Anda memilih motif batik ini, ketahui dahulu ciri-ciri dan karakteristik dari tiap motifnya. Ada beragam motif pada batik khas Solo yang sampai sekarang tetap dilestarikan. Maka dari itu mari simak sama-sama mengenai jenis-jenis motif batik khas Solo.

Batik Solo

Baca juga artikel lain di : https://blogs.uajy.ac.id/informasi/

Daftar Motif Batik Khas Solo

Motif Parang

Salah satu motif batik dari Solo ini yang sering digunakan bahkan diketahui sebagai motif paling tua di Indonesia ialah motif parang. Asal usul kata parang ini dari kata pereng yang berarti lereng. Jadi dari motif parang yang menggambarkan garis menurun dari posisi yang tinggi ke rendah secara diagonal. Tedapat makna pada motif parang yaitu sebuah nasihat kepada untuk tidak menyerah, memiliki tekad keras dan menunjukkan semangat yang tidak pernah padam.

Motif Sawat

Berikut ini adalah satu motif menarik bernama Sawat. Arti kata Sawat yaitu sayap atau bisa juga diartikan nafsu. Banyak orang mengira motif sawat pada batik Solo ini sesuatu yang sakral dan hanya dibolehkan untuk kalangan raja serta keluarganya saja. Ciri dari motif Sawat yakni bentuk motif seperti sayap dengan susuna pola yang sama bahkan bisa digambarkan sebagai kendaraan Dewa Wisno serupa garuda.

Motif Kawung

Mungkin Anda familiar dengan motif bernama Kawung ini. Sudah banyak motif Kawung yang beredar di masyarakat dengan ciri seperti buah kelapa atau berbentuk kolang-kaling. Pola motif Kawung disusun dalam bentuk simetris dan juga geometris dengan kombinasi pola lingkaran. Gambaran bunga teratai yang ditambah dengan empat daun bunga yang merekah menjadi identitas motif Kawung.

Motif Truntum

Motif lainnya bernama Truntum juga sering dipakai dalam proses pernikahan meskipun digunakan juga pada baju batik wanita dan lainnya. Akan tetapi dari jenis motif Truntum ini cenderung digunakan untuk orang tua pengantin. Makna dari kata Truntum ialah seorang penuntun yang akan membimbing dan menjadi contoh bagi anak dalam menjalankan kehidupan mereka yang baru. Motif Truntum dibuat oleh Permaisuri Sunan Paku Buwana III yang sampai saat ini diartikan sebagai simbol cinta dan ketulusan.

Motif Sidomukti

Motif batik khas Solo Sidomukti di mana digunakan sebagai pakaian adat terutama bagi masyarakat Solo. Arti kata Sidomukti yakni hidup sejahtera, makmur, dan juga berkecukupan. Tapi, motif Sidomukti sendiri digunakan untuk mempelai pengantin, dengan harapan supaya dapat memengaruhi kehidupan bersama serta memperoleh limpahan rejeki. Motif Sidomukti memang cenderung digambarkan sebagai pengharapan baik dan penuh kebahagiaan serta rasa syukur pada Tuhan.

Motif Satrio Manah

Anda bisa memilih motif Satrio Manah di mana menjadi ciri khas batik Solo. Tidak berbeda jauh dengan motif lainnya, Satrio Manah juga bisa dipakai oleh wali pengantin pria ketika melangsungkan prosesi lamaran. Makna dari Satrio Manah adalah memberi pengharapan agar lamaran diterima oleh pihak keluarga wanita. Arti lain dari Satrio Manah yaitu seorang ksatria yang tengah membidik pasangan wanita memakai busur dan panah.

Motif Semen Rante

Terakhir motif baju batik wanita Semen Rante yang mempunya arti hubungan kuat dan kokoh dari sebuah keluarga. Untuk calon mempelai pengantin juga diharapkan bisa memengaruhi bahtera kehidupan hingga akhir hayat memisahkan pasangan tersebut.

Itulah daftar beberapa motif yang biasanya digunakan untuk baju batik wanita ataupun pada acara pernikahan dan bisa juga dikenakan di kantor


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php