Samudra Palijama

Data, Knowledge, and Decision Support

Posted: December 3rd 2012

Selamat malam teman-teman, saya akan mereview sedikit materi yang diberikan oleh pak dosen kemarin-kemarin

Di dunia yang berkembang seperti sekarang ini, IT mempunyai peranan yang sangat penting khususnya dalam sebuah perusahaan. Nah, dalam sebuah perusahaan pastilah mempunyai seorang manajer. Seorang manajer dalam perusahaan bertugas untuk memn semua divisi dibawahnya. Nah untuk lebih spesifik tugas dari Manager dibagi menjadi tiga, yaitu Interpersonal (sebagai pemimpin (Leader), Informational (sebagai juru bicara dan yang memonitor kerja), dan Decisional (sebagai pengambil keputusan).

Kenapa seorang manajer membutuhkan IT ? 1. Mengelola informasi, karena jika mengelola satu–persatu membutuhkan waktu dan 2. Banyaknya data yang masuk tidak terbatas sehingga sulit dikelola secara manual.

Selanjutnya saya akan membahas mengenai Data. Sumber Data bisa kita dapat dari sumber external, internal dan personal. Untuk mendapatkannya juga bisa dengan cara manual, dengan transaksi secara elektronik, dengan sensor, dan dengan scanning. Data yang baik haruslah data yang berkualitas. Untuk mendapatkan Data yang berkualitas, Data tersebut harus akurat, keamanannya terjamin, lengkap, konsisten (tidak berubah sampai kapanpun), timely (ada saat dibutuhkan atau mudah untuk diakses), dan relevan (terupdate atau terkini). Selain itu, Data memiliki dua tempat penyimpanan, yaitu Data Warehouse (Gudang Data tempat menyimpan semua Data), dan Data Mart (Tempat menyimpan Data-Data yang umum/penting digunakan). Mengapa mengoleksi Data sangat dibutuhkan ? Hal ini dikarenakan semua Data sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan yang ada.

Untuk itulah diperlukan sistem mensupport hal-hal diatas,

Disini ada beberapa cara/varisasi untuk mensupport sistem, yaitu :

  • DSS (Decision Support Systems)

Sistem pendukung dari sistem informasi yang memiliki karakteristik dan kemampuan dalam pengambil keputusan berbasis komputer di semua tingkat managerial, mendukung keputusan yang terbaik, membantu semua tahapan pengambilan keputusan dan berbagai proses pengambilan keputusan, dapat disesuaikan dari waktu ke waktu pada perubahan kondisi, menggunakan model link pada basis data pengetahuan, dan dapat menjalankan analisis sensitivitas.

  • EIS (Executive Information System)

Sistem pendukung yang dibangun pada level para eksekutif dalam mengembangkan dan mengatur database suatu perusahaan. Kemampuan dari EIS dapat menelusuri faktor penentu keberhasilan dan indikator dalam pengambilan keputusan serta Integrasi dengan DSS bersama aksesibilitas web.

  • GDSS (Grup Decision Support Systems)

Sistem pendukung yang berfungsi untuk memberikan solusi keputusan semi struktur dan tidak struktur pada sekelompok pengambil keputusan, memiliki kemampuan untuk bisa berdiskusi pada sistem tersebut dan sistem yang dapat membuat suatu tim virtual.

Selanjutnya, kita bahas akan mengenai Model

Model adalah bentuk representatif dari realita yang ada. Model ada empat macam yaitu Iconic Model (Replika Sistem secara fisik dalam skala yang lebih kecil), Analog Model (Bentuknya mendekati sistem yang sudah ada), Mathematical Model (Sistemnya berbeda tapi output atau keluarannya sama ), dan Mental models (Permodelan secara situasional tergantung persepsi masing-masing). Jadi Decision Support akan menganalisis Data dan apa saja masalah atau kendala yang dialami, selanjutnya Decision Support akan memberikan rekomendasi-rekomendasi keputusan yang ada beserta resiko yang ada.

Sekian dulu review materi saya hari ini.

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php