Hetal’s Blog

Dampak Bermain Game dengan Prestasi Anak, Orang Tua Harus Tahu

Posted: February 3rd 2022

Dampak bermain game dengan prestasi anak menjadi salah satu hal yang orang tua harus pahami. Pasalnya game online semakin kesini makin banyak peminatnya dan memang cukup populer.

Anak juga tentu suka dengan permainan yang mudah hanya dari smartphone saja. Padahal mayoritas game online bersifat adiktif dan bisa membuat pemainnya kecanduan. Masa anak merupakan waktu penting untuk melakukan lebih banyak aktivitas lain yang juga bermanfaat.

Mereka yang tidak bisa mengontrol diri akan terus memainkan game hingga berjam-jam dalam sehari. Tentu jika tidak mereka kelola hanya akan membuang banyak waktu berharganya dan menimbulkan banyak dampak buruk.

Dampak Bermain Game dengan Prestasi Anak

Bermain game online juga bisa memberikan pengaruh kepada prestasi anak jika melakukannya tidak seimbang. Game online memang bermanfaat sebagai hiburan, merangsang kognitif anak, dan lainnya asalkan penggunaan tepat.

Oleh karenanya anak perlu mendapatkan pengawasan saat bermain situs slot online. Seperti aturan waktu bermain yang tepat. Beberapa dampak yang mungkin bisa terjadi adalah sebagai berikut.

1. Bisa Berdampak Buruk untuk Kesehatan Mental dan Fisik Anak

Bermain game online membuat seseorang jadi kurang gerak. Kurangnya aktivitas fisik pada tubuh seseorang, bisa menyebabkan mereka menjadi tidak sehat. Seperti sistem imun berkurang, kemampuan otot melemah, obesitas, dan lainnya.

Selain itu, kurang gerak juga berpotensi untuk membuat anak mudah stres. Karenanya bisa berdampak pada kesehatan mental mereka secara berkala nantinya.

2. Game Online Ternyata Bisa Bikin Anak Malas Belajar

Kecenderungan aktivitas yang memudahkan dan hanya sebatas rebahan saja, dapat berpotensi untuk membuat anak jadi malas. Malas untuk melakukan berbagai aktivitas lain yang lebih produktif.

Seperti melakukan pekerjaan rumah, belajar, dan banyak lagi hal lainnya. Sehingga hal ini akan mempengaruhi prestasi anak untuk melakukan aktivitasnya yang lain.

3. Anak Jadi Kurang Produktif

Banyaknya waktu yang tersita karena main game berpotensi untuk mengurangi jatah mereka agar bisa lebih produktif. Mungkin bukan masalah jika memang mengalokasikan game ke hal positif. Seperti pembuatan konten untuk Youtube.

Mengajari anak untuk bisa menghasilkan cuan semacam itu tidak sepenuhnya salah. Langkah ini bisa orang tua aplikasikan ke anak jika memang mereka senang menggeluti dunia game. Sehingga manfaatnya juga ada.Dampak bermain game dengan prestasi anak tidak sepenuhnya buruk. Game online juga bisa memicu perkembangan anak secara tidak langsung. Seperti merangsang proses berkelompok, tambah pengetahuan teknologi, dan hal lainnya.


Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.

Artikel lainnya

Bahaya Kecanduan Game Online, Atasi dengan Langkah-Langkah Berikut

Go to post

Microsoft Hentikan Produksi Konsol Xbox One, Alasannya Apa? 

Go to post
© 2022 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php