Welcome :D

Apakah nyamuknya adalah nyamuk itu?

Posted: August 22nd 2017

Selama ini, kita mewaspadai nyamuk dari penampakannya saja. Kita bisa menyebut nyamuk malaria, nyamuk dengue, ataupun nyamuk kebun biasa  karena kita terbiasa melihatnya. Tetapi ada baiknya mewaspadai nyamuk secara lebih giat karena penelitian tentang nyamuk yang diteliti oleh Laurent dkk. (2016) menemukan hasil yang sedikit mengejutkan, yakni, penampakan nyamuk dengan spesies yang berbeda bisa saja sama!

Nyamuk, terutama di Provinsi Papua yang masih memiliki cacatan kejadian malaria yang cukup tinggi merupakan hal yang perlu di selidiki terkait dengan vektor malaria, karaterisasi ekologi serta tingkah lakunya di Provinsi ini masih kurang. Nyamuk Anopheles farauti dan Anopheles punctulatus merupakan 2 spesies nyamuk yang merupakan vektor malaria. Anopheles farauti terutama memiliki kekeluargaan yang kompleks sehingga sulit dikenali dengan morfologinya saja tetapi perlu bantuan molekuler. Vektor malaria Plasmodium falciparum dan P. fifax memiliki vektor tingkah laku yang suka menggigit manusia di dalam ruang atau diluar ruangan dekat manusia beraktifitas. Anopheles farauti 4 dikenal sebagai spesies yang suka tinggal dan mengigit di luar ruangan. Dengan mengetahui spesies dan kecenderungan nyamuk menularkan vektor malaria dapat diharapkan menjadikan suatu strategi dalam pencegahan malaria di Indonesia.

Nyamuk diambil sebagai sampel mulai dari jam 6 sore hingga dan 6 pagi dengan beberapa tehnik dan diidentifikasi menggunakan morfologinya ( palpi dan probosis) dan molekuler. Ekstraksi genomik DNA menggunakan ekstraksi CTAB dan untuk penentuan spesies ditentukan menggunakan urutan ribosomal DNA internal transcribed spacer region two (rDNA ITS2). Daerah rDNA diisolasi dengan PCR dengan primer ITS2A dan ITS2B dan pada ahasil akhirnya di sekuensing.

Hasil yang didapat mengejutkan bahwa terbukti terjadi salah identifikasi jika hanya mengandalkan kenampakan morfologi. Penyebaran spesies nyamuk Anopheles ini sangat menyebar dari waktu senja hingga tengah malam maupun menjelang fajar. Anopheles farauti 4 yang merupakan vektor malaria ditemukan sangat banyak menggigit saat diluar ruangan (88%) dan sedikit saat di dalam ruangan (9%). Nyamuk ini 89%nya membawa vektor malaria (P. vivax) dan merupakan spesies yang dominan ditemukan pada ekologi yang ada kegiatan makhluk hidupnya. Dan nyamuk ini sangat susah diindentifikasi secara morfologi karenaa tipe probosisnya sangat beragam dalam 1 spesies.

 

Hasil identifikasi molekuler dan morfologi

Waktu penggigitan nyamuk serta spesiesnya

Sebaran spesies nyamuk

Spesies secara morfologi dan identifikasi vektor secara

 

Referensi:

 

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2017 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php