arya

Wireless and Mobile

Posted: November 26th 2012

Jaringan nirkabel atau jaringan wireless pada prinsipnya sama dengan jaringan komputer biasa menggunakan kabel. Yang membedakan antara keduanya hanyalah media yang digunakan. Jaringan nirkabel/wireless menggunakan media udara (gelombang radio) sebagai jalur lintas data.

Ada beberapa hal yang mendorong terjadinya pengembangan teknologi wireless untuk komputer, antara lain :
– Munculnya perangkat-perangkat berbasis gelombang radio, seperti walki talkie, remote control, handpone, gadget,dan peralatan radio lainnya yang menandai dimulainya proses komunikasi tanpa kabel ini.
– Adanya kebutuhan untuk menjadikan komputer sebagai barang yang mudah dibawa (mobile) dan mudah dihubungkan dengan jaringan yang sudah ada.
Wireless  menggunakan electromagnetic airwaves(radio atau infrared) untuk mengkomunikasikan informasi dari satu point ke point yang lain tanpa menggunakan physical connection.Datayangditransmisikandi tempatkan pada radio carrier sehinggadapatdi extrac secara akurat di penerimaan. Ini pada umumnya menunjuk pada modulasi carrier oleh informasi yang ditransmisikan. Didalam Konfigurasi wireless pada umumnya, alat transmitter/receiver(transceiver)disebut access point, terhubung pada wired network dari lokasi yang tetap menggunakan pengkabelan yang standar. Minimum,Access point menerima buffer, dan mentransmisikan data antara wireless LAN dan wired network. Single acces point dapat mensupport group pemakai yang kecil dan dapat berfungsi dalam radius lebih kecil seratus atau beberapa ratus feet. Antena acces point biasanya ditempatkan pada tempat yang tinggi atau dimana saja selama dapat mengcover sinyal radio. Pemakai mengakses wireless.

Hampir semua sistem wireless menggunakan teknologi spread-spectrum, teknik radio frekuensi wideband dikembangkan oleh militer yang digunakan dalam reliable, secure, mission-critical communications systems. Spread-spectrum didesign untuk menggunakan bandwidth secara efisien untuk reliability, integrity dan security. Dengan kata lain, bandwidth lebih banyak dipakai dari pada transmisi narrowband.

Penggunaan jaringan yang semakin luas di dunia bisnis dan pertumbuhan penggunaan internet serta online services yang semakin cepat mendorong memperoleh keuntungan dari shared data dan shared resources. Dengan wireless , pengguna dapat mengakses shared informasi tanpa mencari tempat untuk plug in dan Network Manager dapat menset up jaringan tanpa menginstall atau menarik kabel. Wireless mempunyai kelebihan di bidang produktifitas, kepercayaan dan mengurangi cost dibandingkan antara lain:

Mobility : dengan sistem wireless LAN, pengguna dapat mengakses informasi real-time dimana pun.Mobility mendorong produktivitas dan keuntungan pelayanan dibandingkan wired network.
– Installation Speed and Simplicity : instalasi sistem wireless LAN lebih cepat dan mudah serta dapat meminimisasi penggunaan kabel.
– Installation Flexibility : teknologi wireless memungkinkan jaringan dipasang ditempat dimana wired network tidak bisa dipasang.
– Scalability : sistem wireless LAN dapat dikonfigurasi dalam beberapa macam topology tergantung kebutuhan aplikasi dan instalasi. Konfigurasi dapat dengan mudah diubah dari peer-to-peer network yang cocok untuk jumlah pengguna yang sedikit sampai pada full infrastruktur network dengan ribuan pengguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php