Hana Yanita

PTI-10 Electronik Commerce

Posted: November 22nd 2012

Electronic Commerce

Pada bab ini kita akan belajar mengenai E-Commerce. Sebelumnya kita perlu mengetahui sejarah dari EC. EC dimulai pada awal 1970-an (jauh sebelum Internet terbuka untuk penggunaan komersial). Pada awalnya penggunaan pada zaman itu masih terbatas untuk perusahaan besar. EC pada waktu itu berupa Dana Elektronik Transfer (EFT) dan Electronic Data Interchange (EDI). Seiring berjalannya waktu, EC semakin berkembang, apalagi dengan kemunculan internet di tahun 90an. Sekarang EC melingkupi : pengiklanan, rumah perbankan, berbelanja di toko-toko elektronik dan mal, membeli saham, mencari pekerjaan, melakukan lelang, berkolaborasi secara elektronik dengan mitra bisnis di seluruh dunia, dan menyediakan layanan pelanggan. Banyak sekali manfaat dari EC pada era ini.

Konsep dan Definisi Electronik Commerce

Electronic Commerce (EC) adalah proses pembelian, penjualan, atau bertukar produk, jasa, dan informasi melalui jaringan komputer, terutama internet. EC didefinisikan dari perspektif komunikasi, proses bisnis, layanan, online, kolaborasi, dan masyarakat.

Jenis EC :

• Tradisional commerce – > Semua aktivitas dan dimensinya dilakukan secara fisik.
– Brick-dan-mortar organisasi.
– Bentuk lama dari organisasi dalam bidang ekonomi (perusahaan).
– Melakukan semua bisnis secara off-line.
– Menjual produk fisik melalui agen fisik.
• Pure EC -> semua dimensinya adalah digital.
– Murni secara online (maya) organisasi.
– ekonomi baru organisasi.
– Menjual produk atau jasa hanya online.
• Partial EC -> campuran dimensi digital dan fisik
– Klik-dan-mortir organisasi
– Melakukan kegiatan EC
– melakukan bisnis utama mereka di dunia fisik.

E- Bisnis

E-bisnis adalah definisi yang lebih luas dari EC yang meliputi tidak hanya pembelian dan penjualan barang dan jasa, tetapi juga pelayanan pelanggan, bekerja sama dengan mitra bisnis, dan melakukan transaksi elektronik dalam sebuah organisasi.

Murni vs Partial EC : didasarkan pada tingkat digitalisasi produk, proses, dan agen pengiriman.

Tipe EC
• Business-to-business EC (B2B)
• Collaborative commerce (c-commerce)
• Business-to-consumer EC (B2C)
• Consumer-to-businesses (C2B)
• Consumer-to-consumer (C2C)
• Intrabusiness (intraorganizational) commerce
• Government-to-citizens (G2C) and others
• Mobile commerce (m-commerce)
Bentuk EC
– Electronic Marketplaces
Fasilitas : pertukaran informasi, barang, layanan, dan pembayaran
Pasar elektronik ini menciptakan nilai ekonomi bagi pembeli, penjual, pasar perantara, dan Masyarakat pada umumnya.
– Inter-organisasi Sistem Informasi (IOS)
erjadi Transaksi antara dua atau lebih organisasi. Pemrosesan rutin transaksi. Ada arus informasi.

Kerangka EC

Aplikasi EC didukung oleh infrastruktur dan 5 daerah dukungan, yaitu Orang-orang, Kebijakan publik, Standar teknis dan protokol, Mitra bisnis, dan Dukungan layanan.

Persyaratan Electronic Commerce

Infrastruktur – hardware, software, dan jaringan yang diperlukan untuk melakukan transaksi, berkomunikasi, dan berkolaborasi.
Mekanisme Pembayaran Elektronik :

Pemeriksaan elektronik
Nasabah membuka rekening dengan bank
pelanggan e-mail yang dienkripsi cek elektronik ditandatangani dengan tanda tangan digital.
deposito pedagang cek di account nya, uang didebet di rekening pembeli dan dikreditkan ke rekening penjual.

Kartu kredit Elektronik
• Kas Elektronik di PC
• kartu pembayaran Elektronik dengan e-cash
• Smart card
• sistem pembayaran Orang-ke-orang -> Transfer dana antar individu (PayPal)
• Transfer Dana Elektronik (EFT)
• dompet Elektronik
• Pembelian kartu

Keamanan
• Enkripsi – suatu proses pembuatan pesan terbaca kecuali oleh mereka yang berwenang memiliki kunci decryption.
~ Single-kunci enkripsi
~ Publik / swasta kunci enkripsi
~ Kunci publik infrastruktur

• Sertifikat Elektronik

• Secure Socket Layer (SSL)-protokol yang digunakan untuk mengenkripsi pesan

• Protokol Transaksi Elektronik Aman (SET) – protokol untuk mobil kredit pengolahan

– Study Kasus EC
–> Bagaimana Raffles Hotel ini Melakukan E-Commerce ?

Permasalahan :
– Kesuksesan perusahaan tergantung pada kemampuannya untuk memikat pelanggan untuk hotel dan fasilitas dan kemampuannya untuk mengendalikan biaya.

Solusi – > Business-to-consumer mempertahankan portal publik (raffles.com) yang meliputi :
Informasi tentang hotel
sistem reservasi
Link ke sumber daya wisatawan ‘
Program Manajemen hubungan pelanggan (CRM)
Toko online untuk produk Raffles

Permasalahan :
– Biaya bahan bakar meningkat ditempatkan tekanan pada industri penerbangan
– Qantas menghadapi dua pesaing utama dan biaya tinggi di Sydney Airport
– Lalu lintas udara berkurang setelah 11 September
– Qantas dibutuhkan untuk mengganti pesawat agar tetap kompetitif
– Perekonomian Australia melambat

Solusi
– Membeli bahan bakar kontrak untuk tanggal masa depan (respon tradisional)
– Mengambil langkah-langkah utama untuk menerapkan e-commerce (EC) yang melibatkan: membeli, menjual, dan bertukar barang, layanan, informasi, dan pembayaran elektronik.

~ Business-to-business (B2B) untuk bisnis Qantas Airways
– anggota E-pasar
– Bergabung Airnew Co-Link maskapai besar dengan pemasok  bahan bakar, Bahan Bakar layanan , Cahaya pemeliharaan, dan Catering
– Bergabung Corporcure.com.au dengan 13 perusahaan Australia lainnya besar
– membeli barang umum dan jasa secara Elektronik

~ Business-to-customer (B2C):
– pemesanan online
– Wireless

~ Business-to-karyawan (B2E):
– pelatihan online
– online banking


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php