Gregorius Yordan Nicolas

Mangrove dari Selatan

Posted: December 1st 2016

Bertambahnya populasi manusia di Dusun Baros berakibat pada peningkatan aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti mengubah fungsi lahan menjadi lahan pertanian. Kehidupan masyarakat pantai Baros yang makin padat penduduknya secara tidak langsung membawa dampak bagi alam dan kehidupan yang berada di sekitar pantai Baros. Seiring berjalannya waktu, lahan di kawasan pantai Baros mulai beralih fungsi, sebagian besar digunakan untuk pemukiman dan sebagai ladang bercocok tanam. Akibat adanya pemanfaatan lahan secara berlebihan, kerusakan alam di wilayah Pantai Baros mulai terlihat. Banjir rob, abrasi, pergeseran muara sungai (hilir), dan berkurangnya habitat hewan adalah dampak yang timbul akibat aktvitas masyarakat di sekitar pesisir Pantai Baros. Dampak yang juga mulai dirasakan oleh masyarakat adalah tanaman yang kering akibat tidak adanya pembatas antara darat dan laut sehingga partikel garam dari air laut menempel pada daun tanaman. Berdasarkan permasalahan tersebut dimulailah penanaman mangrove. Pemilihan mangrove sebagai vegetasi untuk ditanam didasarkan pada karakteristik mangrove sebagai vegetasi … Read more


Menyelamatkan Si Jambul Kuning

Posted: August 27th 2016

Burung kakatua, kata itu sepertinya sudah tak asing lagi bagi kita. Sewaktu kecil pastinya kita sering mendengar bahkan menyanyikan lagu burung kakatua. Apakah kamu tahu bahwa burung kakatua khususnya kakatua kecil jambul kuning merupakan burung yang terancam keberadaanya ? Jika belum simaklah hal-hal berikut ini…. Tahukah kamu, burung kakatua terutama kakatua kecil berjambul kuning ini menjadi salah satu spesies burung yang berstatus Critically Endangered ( Kritis ). Burung Kakatua kecil jambul kuning kecil ini dapat diklasifikasikan sebagai berikut : Burung ini termasuk ke dalam burung paruh bengkok. Burung ini berhabitat asli di hutan,  dan biasanya memakan buah-buahan dan biji-bijian. Jika dilihat sekilas Cacatua sulphurea ini memang mirip dengan kakatua jambul kuning (Cacatua galerita), akan tetapi tentu saja ukurannya lebih kecil daripada Cacatua galerita. Cacatua sulphurea memiliki berat badan  di bawah 450 gram, sedangkan Cacatua galerita beratnya jauh lebih besar, yaitu sekitar 800 gram. Cacatua sulphurea memiliki panjang tubuh sekitar 35 cm. … Read more


Hello world!

Posted: August 19th 2016

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php