Grace Ruvina

Tarsius: Monyet Mini yang Belum Banyak Dikenal di Indonesia

Posted: November 30th 2018

Tarsius adalah salah satu primata terkecil di dunia yang dapat ditemukan pada beberapa pulau di Indonesia seperti pulau Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi. Sering kali banyak yang salah paham dan mengira bahwa Tarsius memakan hasil pertanian, sehingga Tarsius banyak diburu dan menyebabkan populasinya semakin menurun. Padahal Tarsius sendiri merupakan satu-satunya primata di dunia yang tidak makan daun, buah, bunga, dan segala macam sayuran. Tarsius merupakan karnivora pemakan segala jenis serangga seperti belalang, jangkrik, kecoa, cicak, mencit, dan burung kecil (Niemitz, 1979). Gambar 1. Persebaran┬áTarsius sp. (Groves dan Shekelle, 2010). Tarsius sering kali disebut dengan primata mini karena Tarsius hanya memiliki ukuran 9,5 – 14 cm, dengan panjang ekor 20 – 26 cm yang lebih panjang dari tubuhnya. Tarsius dewasa memiliki berat sekitar 104 – 150 gram. Bulu pada Tarsius berwana abu-abu pasir dengan kombinasi kuning keemasan. Tarsius memiliki kaki yang panjang dan mampu untuk melompat hingga 2 meter (Niemitz, 1979). Selain … Read more


Pertambangan Emas Tanpa Izin di KalBar Menjadi sebuah Ancaman

Posted: August 26th 2016

Kalimantan Barat merupakan salah satu pulau dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, baik yang dapat diperbaharui maupun yang tidak dapat diperbaharui. Salah satu dari kekayaan sumber daya alam di Kalimantan Barat yaitu emas. Sumber daya tersebut tidak dipergunakan dengan baik, tetapi daerah-daerah yang memiliki potensi emas dijadikan sebagai tempat penambangan emas liar. Sungai Melawi merupakan salah satu tempat terjadinya Penambangan Emas Tanpa Izin(PETI). Cara penambangan yang dilakukan ditempat tersebut berbeda dengan daerah lain karena emas yang ditambangi bukan merupakan bongkahan batu melainkan emas urai yang terkandung pada pasir. Penambangan emas yang dilakukan pada sungai tersebut sangat berdampak buruk pada lingkungan karena sudah menimbulkan berbagai dampak lingkungan yang cukup serius terutama pencemaran pada air. Penambangan tersebut juga telah memakan beberapa korban akibat tertimbun tanah saat masuk kedalam lubang. Penambangan tidak hanya dilakukan disatu tempat saja, tetapi para penambang terus berpindah tempat dari tempat yang satu ke tempat lainnya yang memiliki … Read more


Hello world!

Posted: August 18th 2016

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php