regine archadia kinanti

Bagaimanakah hasil seleksi petani kopi robusta akan keanekaragaman genetik?

Posted: August 21st 2017

Kopi merukan saah satu komuditas perkebunan yang sedang naik daun. Dapat dikatakan demikian dikarenakan banyanknnya kedai kopi di seluruh Indonesia yang menyebabkan permintaan akan green been sangatlah merajalela. Indonesia khususnya memeliki beberapa jenis kopi yang ditanam antara lain terdapat arabika dan robusta. Perbedaan keduannya jika dilihat secara khasat mata dapat dilihat secara jelas. Perbedaan dari mulai daun, bunga, dan biji pun berbeda. Apakah perbedaan yang ada dapat menimbulkan keanekaragaman genetik pada suatu populasi ?. Keanekaragaman secara kasat mata dapat di bedakan secara langsung. Namun jika sudah berbicara masalah genetik perlu kanjian yang lebih mendalam. Populasi memiliki ciri khas yang berbeda disetiap tempatnya. Kajian tersebut dapat dijawab dalam menggunakan ekologi molekuler. Berdasarkan Jurnal Keanekaragaman genetik 15 genetipe kopi robusta hasil seleksi petani berbass penada SSRs (Simple Sequence Repeats) dalam Jurnal TIDP voleme 1 (2). Jurnal tersebut menyatakan bahwa terdapat  kopi  Robusta  telah  dikembangkan  secara  luas  di  Indonesia,  khususnya  di  Provinsi  Bengkulu.  … Read more


Tembaga, Emas dan Perak

Posted: February 19th 2017

Membahas kekayaan alam dipapua tidak akan pernah habis, mulia dari sumber daya alam yang sangat melipah dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keperluan setiap insan manusia yang menggantungkan hidup di Tanah Papua. Papua terletak paling timur dari Indonesia, jarak anatar satu daerah tidak dapat dijangkau dengan kendaaran darat sehingga isolasi di daerah tersebut sangatlah kental. Sumber daya alam paling terkenal adalah sumber daya mineral yaitu tembaga, emas, dan perak yang tersimpan dalam gunung gunung yang melingkari daerah Mimika lebih tepatnya pada pegungungan Jaya Wijaya dan berada pada daerah Tembagapura yang masih . Kompleks pertambangan di Papua merupakan salah satu penghasil tembaga dan emas terbesar di dunia dan mengandung cadangan yang juga terbesar di dunia. Cadangan terbukti dan terduga di Grasberg dan cadangan bijih di sekitarnya berjumlah kira-kira 39,4 milyar pon tembaga, 48,5 juta ons emas dan 110,9 juta ons perak. Pada tahun 2006, dihasilkan konsentrat yang mengandung sekitar 1,2 milyar pounds … Read more


Mau lihat apa sekarang??

Posted: December 2nd 2016

Gambar 1. Jenis Burung Bangau (Arkive, 2016). Kira – kira apakah yang anda ketahui tentang gambar diatas?? Benar sekali tentunya gambar tersebut merujuk pada burung bangau putih. Burung bangau putih dengan nama latin Ardea alba. Memiliki ciri berukuran besar (95 cm), berbulu putih dengan leher bersimpul khas. Paruh hitam dan kaki hitam. Habitat: Hutan mangrove, gosong lumpur dan pasir, sawah dan laguna. Kebiasaan: Menyendiri atau dalam kelompok kecil, berdiri agak tegak, mematuk mangsa dari atas dan terbang dengan kepakan pelan. Makanan berupa Katak, ikan, serangga, cacing, burung kecil dan mamalia kecil dari lahan basah dan pantai. Bangau tidak memiliki organ suara syrinx sehingga tidak bersuara. Paruh yang diadu dengan pasangannya merupakan cara berkomunikasi menggantikan suara panggilan. Berdasarkan status konservasi menurut IUCN termasuk dalam least concern. Burung bangau pada ahkir – ahkir ini jarang mendarat disekitar rumah saya. Rumah saya terletak di jalan Bangau Kuala kencana Timika Papua. Kuala kencana memang … Read more


Labi labi mocong babi

Posted: November 2nd 2016

Papua memiliki luas 30,933,592 ha atau setara dengan 16,09 % dari luasan Indonesia memiliki luas tutupan hutan (forest cover) sekitar 25,17 juta ha atau 81% dari luas wilayahnya. Tujuh vegetasi utama meliputi: 1. Hutan lahan kering primer 2. Hutan lahan kering sekunder 3. Hutan mangrove primer 4. Hutan rawa primer 5. Hutan tanaman 6. Hutan mangrove sekunder 7. Hutan rawa sekunder. Menurut Mulyono (2012) tanah Papua dibagi dalam 4 (empat) lingkungan atau zona ekologi utama yang berpengaruh terhadap ekonomi, sosial dan budaya masyarakat papua yaitu : 1. Zona ekologi rawa (swampy areas), daerah pantai dan muara sungai (coastal dan riverine), 2. Zona ekologi daerah pantai (coastal lowland areas) 3. Zona ekologi kaki gunung serta lembah-lembah kecil (foothills and small valleys) 4. Zona ekologi pegunungan tinggi (highlands) Luas pulau yang sebegitu luas menyebabkan papua memiliki banyak sekali kekayaan endemiksitas faunannya antara lain cendrawasih, kauswari, kangguru, labi – labi moncong babi, hiu … Read more


Labi – labi moncong babi

Posted: August 28th 2016

  Papua, pulau paling timur di Indonesia yang memiliki beragam kekayaan alam baik flora maupun fauna. Papua tergolongkan dalam klasifikasi hujan hutan tropis. Hutan hujan tropis juga dikenal sebagai paru-paru dunia. Diperkirakan sekitar 40% produksi oksigen dunia dihasilkan dari tempat ini. Hutan ini juga merupakan penyimpan cadangan karbon dunia. Kekayaan faunannya antara lain cendrawasih, kauswari, kangguru, labi – labi moncong babi, hiu karpet berbintik, tikus raksasa mallomys, ikan pelangi merah, udang selingkuh dan tikus pohon kecil. Labi-labi moncong babi memiliki karapas atau cangkang yang menyerupai kura – kura, hidun panjang seperti babi dan memiliki kaki serupa sirip penyu. Masuk dalam kelompok kura – kura air tawar. Labi – labi moncong babi termasuk sumber protein utama bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang jaringan sungai di pulau Papua.  Kabupaten Asmat, Boven Digoel, Nduga, Mimika, Yahukimo, dan Mappi memiliki jaringan sungai yang sangat potensial sebagai breeding site dan nesting site bagi labi-labi moncong … Read more


Hello world!

Posted: August 19th 2016

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2017 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php