Garvin Chandra

Protect Me Now So You Can Always See My Beauty Forever Green Peafowl

Posted: December 6th 2015

Nah guys pada tulisan kali ini akan membahas tentang aksi konservasi merak hijau yang akan saya lakukan (semoga) dan kawan kawan juga bisa lakukan agar keindahan nya selalu dapat kita lihat sampai anak cucu kita guys

Sebelumnya kita harus tau dulu tentang merak hijau ,,,,cekidot,

Merak hijau (Pavo muticus) adalah salah satu unggas yang memiliki bulu yang sangat indah dan memakan cacing ataupun biji-bijian. Merak hijau mengalami penurunan jumlah yang serius dan sisa populasi yang ditemukan dalam jumlah cukup besar berada di hutan di Kamboja, Myanmar, dan Vietnam. Selain negara tersebut,populasi lain juga ditemukan di Thailand barat dan utara, bagian selatan Laos, Yunnan di China, dan di Jawa di Indonesia. Di India, merak dapat ditemukan di Manipur namun dalam jumlahย  yang sangat sedikit, dan tercatat ada satu ekor di Mizoram selatan pada tahun 2007.

Populasiย  menurun dengan sangat cepat dan terlihat jelas selama abad ke-20, hal ini dapat disebabkan oleh ulah manusia yang memanfaatkan bulunya yang indah dan konversi habitat di seluruh Asia Tenggara. Kode Merak dalam IUCN adalah Endangered A2cd+3cd+4cd. Pengembangan metodologi survei yang efektif dan usaha survei meningkat dalam jangkauan telah menyebabkan peningkatan jumlah populasi dalam catatan, terutama dari Kamboja, Thailand,. dan China, dan karenanya perkiraan populasi konservatif 5.000-10.000 individu yang dihasilkan pada tahun 1995 telah direvisi menjadi 10,000-19,999 individu dewasa.

Capture

Gambar 1. Status Burung Merak Hijau (IUCN, 2014)

Nah ini salah satu keindahan burung merak hijau

Green-Peafowl-.-JJ-Harrison

Gambar 2. Keindahan burung merak hijau ( Graham, 2011).

So ini rencana aksi saya cekidot:

Membuat kampanye Aku Cinta Merak dengan sasaran anak SD hingga SMA agar promosi merak lebih dikenal dan menumbuhkan rasa cinta kepada merakย  serta ditambah sasaran mahasiswa dan pihak lainnya membantu aksi konservasi dan menjadi donor biaya sehingga populasi Merak di Jawa semakin banyak serta rasa cinta kepada merak semakin meningkat. Harapannya juga sudah tidak ada lagi pembunuhan merak karena diambil bulunya.

Dalam kampanye tersebut juga bisa diputarkan Film yang mengandung pesan konservasi dan peduli lingkungan . Nah dalam Film tersebut akan diangkat pesan-pesan tentang degradasi habitat, perburuan satwa liar terutama yang terjadi pada burung merak hijau sehingga dengan hal tersebut tumbuh kecintaan dan kesadaran untuk menjaga burung merak hijau dan satwa-satwa lain.

Dana yang didapat akan disumbangkan kepada taman nasional yang memiliki habitat burung meraknya seperit alas purwo dan baluran diharapkan dari dana tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan dan membantu upaya konservasi burung merak hijau.

Dalam kampanye tersebut juga melibatkan ibu-ibu atau anak muda dalam menciptakan suatu simbol atau maskot seperti membuat boneka merak hijau agar dari hasil penjualan tersebut dana yang didapat dapat membantu konservasi merak hijau serta dengan adanya boneka ini anak-anak dapat tumbuh rasa sayang terhadap burung merak hijau.

Nah ini ada salah satu cuplikan video burung merak hijau, selamat menyaksikan ๐Ÿ™‚ dan Mari kita konservasikan burung merak hijau ini

Sumber

Hernowo, J.B. 1995. Ecology and Behaviour of The GreenPeafowl (Pavo muticus Linnaeus, 1766) in the Baluran National Park, East Java, Indonesia. Faculty of Forestry Science Georg, Universty Gottingen, Germany.

http://www.iucnredlist .org

https://birdsnews.com/?attachment_id=479


36 responses to “Protect Me Now So You Can Always See My Beauty Forever Green Peafowl”

  1. yulianrozi says:

    Merak harus dilindungi, sehingga jumlahnya di alam dapat pulih seperti sedia kala. Sayang bila mahluk indah tersebut punah dan anak cucu kita hanya bisa melihatnya dalam bentuk dokumentasi

  2. christy says:

    Kalau menrt saya sasaran kampanye ke penerus bangsa sangat bagus, akan tetapi, sasaran penyaluran sumbgn lebih baik ke organisasi tertentu yg benar” menggunakan uang itu utk konservasi. Karena kalau kpada hutan lindung itu kurang transparan penggunaan nya mnrt saya

  3. handiprihanto says:

    Merak memang banyak diburu karena keindahan, maka dari itu perlu dilindungi, sangat bagus isi blognya

  4. Silvy says:

    Lestarikan populasi merak

  5. Victoria says:

    Penurunan populasi burung merak hijau di Asia cukup memprihatinkan, adakah ajakan kerja sama kepada pemda untuk membantu gerakan konservasi ini?

  6. Pradisty Herlina Setiabudi says:

    Semoga dengan adanya kampanye seperti ini membuat hati masyarakat tergerak. Bahwa merak ada untuk dicinta, bukan untuk dijadikan ladang uang bagi mereka yang tidak bertanggung jawab.

  7. Kenni Novelia says:

    Keindahan merak jangan sampai punah :’)

  8. vian beko says:

    Kampanyenya jgn hanya sama anak sekolahan dan mahasiswa saja, orang2 biasa sj juga harus di kampanyein, karna slama ini perburuan merak hijau kebanyakan dilakukan sama orang biasa..

  9. Veronicha Putri says:

    Mari lestarikan merak dan jangan biarkan merak punah !!! ๐Ÿ™‚

  10. Priliana ashari says:

    Budidayakan merak hijau ..

  11. Annisa islamiah says:

    Semoga dengan kampanye ini masyarakat bisa lebih menghargai keundahan merak dan tetap menjaga nya ๐Ÿ™‚ bukan malah dipunah kan:’)

  12. chls says:

    Semoga dengan adanya ini, populasi merak meningkat dan hati masyarakat pun sadar akan keindahan merak yang harus dilestarikan:)

  13. Saktyari says:

    selain usaha konservasi utk merak hijau,bagimana untuk sub spesies merak lain seperti merak biru( Pavo cristatus) yg bnyk tersebar di india, nepal? dan merak kongo (Afropavo congensis), nilai ekonomis mereka sangatlah tinggi, dan rentan punah juga khususnya di kawasan asia

  14. riska says:

    Marilah menjaga hewan hewan indonesia, terutama burung merak yang begitu indah:)

  15. Pauline Nathania says:

    Merak hijau harus dikembangbiakkan agar tidak punah…

    Indonesia itu sebenarnya yang punya potensi terbesar, sayang masyarakatnya..

    Tpi aku saran kak. Kalau mau ke anak SD harus benar benar menyekuruh terdahulu.. kayak harus mengenalkan binatang binatang yang lebih spesifik..
    Nah, baru bisa merak hijau. Biar ada pendahuluan.

    Terimakasih kak atas infonya. ^~^

    Lestarikan Merak Hijau dan Merak lainnya.

  16. GoldenFairy says:

    Merak adalah salah satu hewan yang penuh dengan keindahan,mereka sering meregang nyawa karna bulu indahnya.
    Ayo lindungi Merak!
    Salah satu dari sekian banyak hewan yang bisa tiba-tiba punah.

  17. rizky aljaza says:

    semoga konsevasi nya terlaksana n sukses. sedih juga ternyata merak hijau sekin sedikit. jadi tau nih. nice info Garvin !!

  18. Natalia Cinthya Deby says:

    Ini bisa jadi film yang keren kalo misal ada pihak2 petinggi yang turut andil dalam pembuatan film, misal pemerintah atau kelompok2 konservasi yang peduli juga sama keberadaan merak hijau saat ini, trus dishare ke segala penjuru di sgala kalangan.. Edukatif n informatif ..

    Semoga terealisasi secepatnya haha..

  19. Yenni says:

    Saya sangat setuju dengan rencana kampanye yang akan diadakan tapi terlebih lagi kalo itu bukan sekedar rencana dan kampanye yang akan diadakan itu dibuat lebih menarik agar masyarakat lebih mudah memahami bahwa merak hijau adalah salah satu icon indonesia

  20. Ganang Madyasta says:

    Aksi yang bagus, dan semoga hasilnya bisa menambah populasi merak sehingga anak cucu kita dapat melihatnya ๐Ÿ˜€

  21. Delfina Trixie says:

    Lindungi merak hijau dari perburuan orang yang tidak bertanggung jawab dan lestarikan merak hijau!

  22. Livia Adriana says:

    Semoga aksi ini benar-benar dapat terlaksana dan bukan hanya sebuah rencana. Semangat dari saya untuk anda dan merak hijau…

  23. herviera says:

    sayang sekali jika spesies ini punah. apakah daerah setempat sudah melindungi satwa ini dengan benar? karena banyak sekali manusia2 yang menjadikan satwa ini sebagai hewan peliharaan untuk penghias rumah. semoga dengan aksi ini, merak hijau dapat terselamatkan dari status endangered dari IUCN ๐Ÿ™‚

  24. Hallo Garvin!
    Keindahan merak memang banyak disalahgunakan yang menimbulkan perburuan liar,,,
    Semoga aksimu dalam upaya konservasi dapat membuahkan hasil baik yaaa ๐Ÿ™‚
    Good luck ๐Ÿ˜€

  25. garvin says:

    @yulianrozi: bener, keindahan yg dilihat dengan mata kepala sendiri dengan dokumentasi itu rasanya berbeda hehe

  26. garvin says:

    @christy:bener juga..makasih atas masukannya

  27. garvin says:

    @handi: terima kasih atas commentnya ๐Ÿ˜€ semoga km jg bs ikt berpartipasi dlm konservasi ini

  28. garvin says:

    @silvy: yup,, ayo kita bersama lestarikan merak hijau ini ๐Ÿ™‚

  29. garvin says:

    @victoria: kita juga perlu untuk mengajak pemda dalam melestarikan merak hijau,,makasih masukannya:D

  30. garvin says:

    @Pradisty Herlina Setiabudi dan kenni: bener bgt tuh,, keindahan itu gak bs digantikan hanya dengan uang semata ๐Ÿ™‚ so kalau mau tetep liat, ayo dukung aksi ini

  31. garvin says:

    @all: thanks buat dukungannya dan masukkanya ๐Ÿ˜€

  32. Theresia Riani Riady says:

    Konsep yg cukup baik utk mencegah kepunahan merak dimasa yg akan datang. Namun sedikit saran, sasaran utamanya org dewasa juga, karna percuma kalau anaknya mencintai merak tapi org tuanya tidak. Karena anak lebih mengikuti apa yg org tuanya katakan daripada org lain, semoga aksinya sukses!:D

  33. felixia18 says:

    Good luck yaa garvin. Semoga berbuah hasil yg baik untuk burung merak ini

  34. marshalino says:

    mungkin lebih greget klu sampe molekuler… jd bisa dipetakan genom dari merak… okeeeyyyy

  35. rahelfrida says:

    Saya terrtarik untuk bergabung membuat film edukasi mengenai pelestarian merak hijau ini =)

  36. Joice says:

    Saya setuju dengan kampanye Aku Cinta Merak yang sasarannya adalah anak SD hingga SMA. Namun, alangkah baiknya tidak hanya kampanye tetapi aksi-aksi yang akan dilakukan juga mengikutsertakan anak SD hingga SMA. I’m looking foward to your programme, fighting!

Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.

Artikel lainnya

Sanca Timor (Malayopython timoriensis) yang Eksotis

Go to post
© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php