Gabriela Alodia Daryanto

SEDIKIT LAHAN UNTUK BOGORKU YANG ASRI

Posted: December 2nd 2016

(sumber : https://nengranifitriani.files.wordpress.com/2013/04/jembatan-merah-edit.jpg?w=920) Saya ingin memulainya dari kota kelahiran saya yaitu Bogor. Saya yakin bagi kebanyakan orang yang berdomisili di daerah jantungnya Indonesia yakni Jakarta tentu tidak akan asing dengan Bogor bukan? sehingga bagi sebagian masyarakat yang berdomisili di Kota Bogor maupun yang sering mengunjungi Kota Bogor sudah tidak asing lagi dengan julukan Kota Hujan. Entahlah dari mana nama itu berasal yang pasti sejak saya lahir nama itu telah melekat dalam ingatan saya. Bagi sebagian dari kalian yang tidak mengenal Bogor maka saya akan mencoba membuat kalian berimajinasi keliling bersama di Kota Bogor. Bogor yang telah menjadi saksi bisu kelahiran saya saat itu, telah memperkenalkan saya pada suatu keadaan yang amat asri. Kenapa tidak? Kebun Raya Bogor yang begitu luasnya dengan membawa keanekaragaman tanamannya telah memberikan angin angin kecil sekitar Bogor. Selain flora, fauna pun tidak kalah saing didaerah cisarua. Disana ada tempat wisata Taman Safari dimana menyediakan berbagai keunikan tingkah … Read more


Posted: August 27th 2016

TENGOKLAH AKU WALAU HANYA SEDETIK “dibalik kisah Rhinoceros sondaicus bertubuh besar” Oleh : Gabriela Alodia Daryanto   “Bagaimana mungkin mereka ingin melihatku bahkan untuk mengenalku saja mereka enggan?” Tidak bisa dipungkiri kutipan diatas secara tidak langsung menjadi tamparan keras yang  memberikan goresan pahit yang membekas dalam raut wajahku. Hal ini kaitannya dalam ungkapan rasa kurang kepedulian kita terhadap mereka yang kini terancam punah. Mungkin sesaat kita boleh berbangga hati menunjukan Indonesia dengan kekayaannya akan keindahan alam yang mampu kita pamerkan kesegala pelosok dunia baik dari segi kekayaan kehidupan fauna maupun flora. Namun, sadarkah kita bahwa salah satu fauna yang kita miliki sebagai salah satu spesies yang seharusnya dapat kita banggakan berada dalam status “critically endangered.” hal ini tertulis nyata dalam Red Data Book yang dikeluarkan oleh IUCN dan sekaligus mendapat prioritas utama untuk diselamatkan dari ancaman kepunahan. Spesies tersebut ialah badak jawa (Rhinoceros sondaicus) yang endemik di Ujung Kulon. Singkatnya … Read more


Hello world!

Posted: August 22nd 2016

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php