Ads Online Vs Ads Offline

Social Media Agency merupakan salah satu agensi yang menawarkan jasa untuk memanejemen sosial media.  Banyak sekali agensi yang memang didirikan untuk mengelola sosial media yang digunakan untuk akun-akun sosial media yang digunakan pemasaran brand sebuah produk. Dalam mempromosikan brand produk yang kamu pasarkan bisa melakukan promosi dengan iklan.

Apa itu iklan? Iklan adalah salah satu media yang efektif digunakan untuk melakukan pemasaran yang luas dan bisa efektif. Untuk kamu yang memang sudah melakukan bisnis online ini pada kenyataannya banyak yang melakukan promosi iklan secara online. Iklan secara online ini merupakan hal yang pokok bagi pebisnis di dunia maya dan internet sendiri merupakan portalnya periklanan.

Walaupun begitu, kamu bisa melakukan promosi juga menggunakan iklan offline. Perlu kamu ketahui, ada perbedaan dari iklan online dan iklan offline dan akan dibahas pada kesempatan pada kali ini. Dan, akan dibahas sebagai berikut:

  1. Wilayah yang mencakup iklan

Perlu kamu ketahui bahwasannya iklan online vs iklan offline ini memiliki perbedaan dalam cakupan wilayahnya. Bahwasannya jika menggunakan iklan online ini wilayah yang dicakup ini sangatlah luas dan memang wilayahnya juga sangatlah global bahkan mendunia.

Selain itu, para penonton iklan tersebut bisa melihat sebuah intetitas yang sangatlah lebih. Sedangkan, dibandingkan dengan iklan offline. Iklan offline sendiri wilayah cakupannya dibuat tidak secara meluas dan mengglobal. Titik cakupan dari iklan offline ini hanya berada di titik tertentu saja. Dan, penonton dari iklan offline hanya untuk orang-orang yang berada di wilayah periklanan.

  • Kemudahan dalam melihat iklan

Perbedaan yang juga sangat menonjol dalam iklan online dan iklan offline ini adalah kemudahan melihat iklan tersebut. Iklan online ini lebih mudah untuk dilihat dan dijangkau oleh seluruh orang yang ada di dunia hanya dengan melihat sosial media. Perlu kamu ketahui beberapa fitur platform sosial media juga menyediakan jasa untuk mengiklankan brand produk yang sedang dipasarkan, bahkan iklan tersebut bisa berupa gambar ataupun video.

Berbeda dengan menggunakan iklan offline, iklan offline ini hanya mampu dilihat oleh orang-orang yang kebetulan sekilas lewat ataupun membaca iklan-iklan yang tertempel di media cetak. Iklan offline ini bisa berbentuk brosur ataupun iklan di dalam koran bahkan iklan ini bisa berupa banner besar yang di taruh di papan iklan.

  • Pembiayaan iklan

Hal yang juga sagat menonjol dari kedua iklan tersebut adalah pembiayaanya. Jika, kamu menggunakan iklan online sebagai bentuk promosi brand produk kamu biaya yang dikeluarkan sangatlah murah, kamu hanya perlu memberikan beberapa klue tentang produk dan iklan yang dibuat ini bisa menjangkau wilayah yang luas dan mengglobal. Sedangkan, jika kamu menggunakan iklan offline.

Iklan offline ini pembiayaannya sangatlah besar karena memang butuh yang namanya percetakan. Ketika semua iklan yang tercetak ini sudah selesai (Misal: brosur) maka kamu juga mengeluarkan biaya untuk menyebarkannya ke masyarakat sekitar.

  • Segi keluasan cakupan pemasaran

Mengingat adanya iklan online dan iklan offline ada perbedaan yang menonjol yaitu segi keluasan cakupan wilayah pemasaran brand produk. Jika, kamu melakukan iklan brand produk secara online maka segi keluasan cakupan pemasaran ini sangatlah luas dan bisa saja mengglobal ke seluruh dunia. Sedangkan untuk iklan offline ini, cakupan wilayah pemasaran ini hanya bisa dijangkau oleh orang-orang yang berada di wilayah periklanan.

  • Tingkatan kepercayaan konsumen

Ada perbedaan dari iklan online dan juga iklan offline, dimana hal tersebut ini perbedaannya terletak pada tingkatan kepercayaan konsumen. Jika, kamu melakukan iklan yang dilakukan secara offline sambil melakukan sedikit promosi ke tempat-tempat masyarakat sekitar maka brand produk tersebut lebih terlihat meyakinkan. Sedangkan, iklan online lebih terlihat kurang meyakinkan, seperti website filem21.

Begitulah singkat informasi mengenai perbedaan dari iklan online vs iklan offline. Untuk baik buruknya bisa kamu lihat sendiri melalui perbedaan dari iklan online dan iklan offline. Jadi, manakah yang pantas untuk kamu terapkan dalam promosi brand produk yang kamu pasarkan di sosial media.