GRACE's personal page

Monthly Archives: September 2014


Gajah pun Tak Mau Dijajah

Posted: September 10th 2014

Gajah sumatera atau Elephas maximus sumatranus merupakan subspesies dari gajah Asia yang tersebar di tujuh provinsi yaitu Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan dan Lampung (Nursidi, 2008). Saat ini, gajah adalah jenis hewan yang paling besar yang hidup di alam, bahkan gajah sumatera menjadi mamalia dengan ukuran tubuh terbesar di Nusantara (Bappeda, 2014). Seperti ciri khas yang dimiliki oleh gajah yang lain, gajah sumatera memiliki gading yang memiliki nilai yang istimewa, sehingga membuat satwa ini banyak “dijajah” habis-habisan oleh manusia untuk kepentingan ekonominya. Hal ini merupakan salah satu faktor yang menyebabkan populasi gajah sumatera di Indonesia menjadi berkurang, sehingga penting bagi kita untuk melestarikan hewan besar ini. Gambar 1. Gajah Sumatera (sumber : www.fotohewan.info)  KLASIFIKASI ILMIAH   Kerajaan : Animalia Filum : Chordata Kelas : Mammalia Ordo : Proboscidea Famili : Elephantidae Genus : Elephas Spesies : E. maximus Nama trinomial : Elephas maximus sumatranus (Ungerer, 1987) MORFOLOGI … Read more


Sekelumit Tentang Ekologi Molekuler

Posted: September 8th 2014

Ekologi molekuler… Pasti masih banyak orang yang bertanya-tanya mengenai apa itu ekologi molekuler. Ya, karena disiplin ilmu ini masih jarang terdengar, apalagi oleh orang-orang yang tidak mendalami dunia sains, khususnya biologi. Oleh karena itu, melalui tulisan ini saya ingin mengajak para pembaca untuk sedikit mengenal dan memahami sekilas mengenai ekologi molekuler karena ekologi molekuler merupakan ilmu yang sangat menarik untuk dipelajari dan memberikan banyak manfaat bagi kehidupan alam sekitar. Ekologi molekuler merupakan ilmu yang  dikembangkan dalam biologi, yang mengaplikasikan teknik genetika molekuler untuk menjawab permasalahan-permasalahan ekologi, evolusi, perilaku, dan konservasi. Dalam ekologi molekuler digunakan teknik yang menggunakan penanda molekuler, yaitu bagian dari genom organisme yang dapat lebih mudah diperoleh melalui prosedur yang dikenal sebagai Polymerase Chain Reaction (PCR). Ada berbagai jenis penanda DNA yang digunakan dalam ekologi molekuler, antaralain: mikrosatelit, minisatelit, Restriction Fragment Length Polymorphisms, dan data sekuens DNA. Dengan munculnya PCR, ekologi molekuler telah maju pesat sebagai bidang studi. … Read more



© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php