My Blog

Electronic Commerce (E-commerce)

Posted: October 30th 2012
EC ( Electronic commerce didefinisikan sebagai  proses pembelian, penjualan, atau bertukar produk, jasa, dan informasi melalui jaringan komputer, terutama internet.

sejarah e-commerce
Dimulai pada awal 1970-an (jauh sebelum Internet terbuka untuk penggunaan komersial)
Terbatas untuk perusahaan besar awalnya,

pada saat ini EC sudah mencakup pada bidang2

  1. pengiklanan
  2. rumah perbankan
  3. berbelanja di toko-toko elektronik dan mal
  4. membeli saham
  5. mencari pekerjaan
  6. melakukan lelang
  7. berkolaborasi secara elektronik dengan mitra bisnis di seluruh dunia
  8. menyediakan layanan pelanggan
konsep dan definisi dari e-commerce
1.  tradisional e-commerce – berupa dimensi fisik
  • Brick-and-mortar organizations
  • organisasi ekonomi lama (perusahaan)
  • melakukan semua bisnis off-line
  • Menjual produk secara fisik dengan cara agen fisik
2. Pure EC: semua dimensi adalah digital
  • Murni secara online (maya) organisasi
  • organisasi ekonomi baru
  • Menjual produk atau jasa hanya lewat jalur online

contoh dari pure EC : amzon.com

3.Partial EC: campuran dimensi digital dan fisik

  • Click-and-mortar organizations
  • Melakukan kegiatan EC
  • melakukan bisnis utama mereka di dalam dunia fisik
contoh dari partial EC : bhienneka.com, perbangkan,dll
perbandingan antara E-commerce dan E-businnes

E-bisnis adalah definisi yang lebih luas dari EC yang meliputi tidak hanya pembelian dan penjualan barang dan jasa, tetapi juga
pelayanan pelanggan
Bekerja sama dengan mitra bisnis
Melakukan transaksi elektronik dalam sebuah organisasi
Pure EC dibandingkan Partial EC: didasarkan pada tingkat digitalisasi produk, proses, agen pengiriman

macam2 bentuk E-commerce

•Business-to-business EC (B2B)
•Collaborative commerce (c-commerce)
•Business-to-consumer EC (B2C)
   pada B2C, suatu perusahaan menjual produk/jasa mereka kepada pembeli individual.
   Contoh dari B2C adalah penjualan mobil bermerek ABC kepada konsumennya.
•Consumer-to-businesses (C2B)
   C2B terjadi ketika seorang individu menjual produk/jasa mereka melalui internet kepada sebuah perusahaan.
•Consumer-to-consumer (C2C)
   C2C adalah ketika seorang individu melakukan penjualan produk/jasa langsung kepada individu lainnya.
   contoh : iklan baris dan toko-toko buku online dadakan (dimiliki oleh individu yang umumnya memanfaatkan layanan blog gratis
   seperti multiply).
•Intrabusiness (intraorganizational) commerce
•Government-to-citizens (G2C) and other
•Mobile commerce (m-commerce)
electronic market place
E-Marketplace merupakan media online berbasis internet (web based) tempat melakukan kegiatan bisnis dan transaksi antara pembeli dan penjual. Pembeli dapat mencari supplier sebanyak mungkin dengan kriteria yang diinginkan, sehingga memperoleh sesuai harga pasar. Sedangkan bagi supplier/penjual dapat mengetahui perusahaan-perusahaan yang membutuhkan produk/jasa mereka.E-MarketPlace merupakan model E-Business yang berhubungan dengan penjual dan pembeli (seller & buyer). E-MarketPlace di Indonesia merupakan salah satu media penggerak ekonomi nasional dalam rangka menghadapi era globalisasi. Untuk itu, perlu dikembangkan E-MarketPlace yang teratur, wajar dan efisien.
Pada umumnya E-MarketPlace yang efisien dapat meningkatkan iklim investasi di perusahaan dan memudahkan arus input output barang.

Pasar ini memfasilitasi pertukarandalam
-informasi
-barang
-layanan
-pembayaran

Pasar  – menciptakan nilai ekonomi bagi
-pembeli
-penjual
-pasar perantara
-Masyarakat pada umumnya

Electronic Markets vs Inter-organizational Systems

1.E-marketplace

Pembeli dan penjual bertemu untuk bertukar barang,layanan,uang dan informasi

2.Inter-organisasi Sistem Informasi (IOS)
terjadi antara dua atau lebih organisasi secara Rutin untuk pemrosesan transaksi arus informasi

EC  Framework

merupakan EC aplikasi yang didukung oleh infrastruktur dan orang-orang,kebijakan publik,Standar teknis dan protokol,mitra bisnis, serta Dukungan layanan

Electronic Commerce Requirements

Infrastruktur – hardware, software, dan jaringan yang diperlukan untuk melakukan transaksi, berkomunikasi, dan berkolaborasi

  •  Mekanisme Pembayaran Elektronik
  1.  pemeriksaan Elektronik
  • Nasabah membuka rekening dengan bank
  • pelanggan e-mail yang dienkripsi cek elektronik ditandatangani dengan tanda tangan digital
  • pedagang deposito cek di account nya, uang didebet di rekening pembeli dan dikreditkan ke rekening penjual

2. Elektronik Kartu kredit

  • Terenkripsi pembayaran – pembeli e-mail atau dia nomor kartu kredit itu kepada penjual di Internet
  • Pembayaran Encrypted – rincian kartu kredit dienkripsi untuk keamanan

3. Elektronik kas di PC

  • Bank menyediakan software khusus untuk konsumen
  • pelanggan membeli “uang elektronik” dari bank melalui perangkat lunak
  • bank mengirimkan catatan uang elektronik untuk pelanggan ini, mendukung dengan tanda tangan digital
  • uang yang disimpan pada PC pembeli dan dapat dihabiskan di setiap toko elektronik yang menerima e-cash
  • Perangkat lunak ini juga digunakan untuk mentransfer e-kas dari komputer ke komputer pembeli penjual , penjual baik deposito e-cash di bank atau menggunakan e-cash untuk melakukan pembelian di tempat lain
  4. Elektronik kartu pembayaran dengan e-cash
  • Kartu Kredit dengan menggunakan strip magnetik
  • Kartu menyimpan informasi tentang uang tunai prabayar yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran

5.smart card

  • Kartu dengan mikroprosesor dapat menyimpan informasi lebih banyak Orang-ke-orang sistem pembayaran

6. Transfer dana antar individu (PayPal)

7. Transfer Dana Elektronik (EFT)

  • Elektronik transfer uang ke dan dari lembaga keuangan dengan menggunakan telekomunikasi. jaringan

8. Elektronik dompet
9. pembelian kartu



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php