Blog Fenty Wardhani

Ramalan Jodoh Berdasarkan Nama Panggilan Menurut Primbon

Posted: May 31st 2020

Ramalan Jodoh Berdasarkan Nama Panggilan Menurut Primbon lebih komplit dan komprehensif apabila diperbandingkan dengan sistim penanggalan lainnya, komplit dan komprehensifnya adalah suatu pembuktian bahwa ketelitian Jawa dalam melihat situasi dan pengaruh segala alam semesta terhadap planet bumi seisinya termasuk pengaruh terhadap pranatan kehidupan manusia, bisa diberi tahu antara lain adanya rumusan tata penanggalan jawa sebagai berikut :

Ramalan Jodoh Berdasarkan Nama Panggilan Menurut Primbon
  1. Pancawara – Pasaran; Perhitungan hari dengan siklus 5 harian :
  2. Kliwon/ Beri
  3. Legi / Manis
  4. Pahing / Jenar
  5. Pon / Palguna
  6. Wage / Kresna/ Langking
  7. Sadwara – Paringkelan, Perhitungan hari dengan siklus 6 harian
  8. Tungle / Daun
  9. Aryang / Manusia
  10. Wurukung/ Hewan
  11. Paningron / Mina/Ikan
  12. Uwas / Peksi/Burung
  13. Mawulu / Taru/Benih.
  14. Saptawara – Padinan, Perhitungan hari dengan siklus 7 harian :
  15. Pekan / Radite
  16. Senen / Soma
  17. Selasa / Anggara
  18. Rebo / Budha
  19. Kemis / Respati
  20. Jemuwah / Sukra
  21. Setu / Tumpak/Saniscara
  22. Hastawara – Padewan, Perhitungan hari dengan siklus 8 harian :
  23. Sri
  24. Indra
  25. Guru
  26. Yama
  27. Rudra
  28. Brama
  29. Kala
  30. Uma
  31. Sangawara – Padangon, Perhitungan hari dengan siklus 9 harian :
  32. Dangu / Batu
  33. Jagur / Harimau
  34. Gigis / Bumi
  35. Kerangan / Surya
  36. Nohan / Rembulan
  37. Wogan / Ulat
  38. Lapang / Air
  39. Wurung / Api
  40. Dadi / Kayu
  41. Wuku, Perhitungan hari dengan siklus mingguan dari 30 wuku :
  42. Sinta……..11. Galungan……..21. Maktal
  43. Landhep……12. kuningan……..22. Wuye
  44. Wukir……..13. Langkir………23. Manahil
  45. Kurantil…..14. Mandhasiya……24. Prangbakat
  46. Tolu………15. Julungpujud…..25. Bala
  47. Gumbreg……16. Pahang……….26. Wugu
  48. Warigalit….17. Kuruwelut…….27. Wayang
  49. Warigagung…18. Marakeh………28. Kulawu
  50. Julungwangi..19. Tambir……….29. Dhukut
  51. Sungsang….20. Medhangkungan…30 Watugunung
  52. Sasi Jawa – ada 12 :
  53. Sura………5. Jumadilawal…9. Poso
  54. Sapar……..6. Jumadilakhir..10. Sawal
  55. Mulud……..7. Rejeb………11. Dulkangidah
  56. Bakdomulud…8. Ruwah………12. Besar
  57. Tahun Jawa – ada 8 :
  58. Alip……..4. Je….7. Wawu
  59. Ehe………5. Dal…8. Jimakir
  60. Jimawal…..6. Be
  61. Windu – umurnya 8 tahun :
  62. Adi / Linuwih
  63. Kuntara / Ulah
  64. Sengara / Panjir
  65. Sancaya / Sarawungan
  66. Lambang – umurnya 8 tahun jumlahnya ada 2 :
  67. Lambang Langkir
  68. Lambang Kulawu.
  69. Kurup – umurnya 15 windu atau 120 tahun, ada 7 kurup (berdasarkan tanggal 1 Suro tahun Alip) :
  70. Senen /Isananiyah….5. Jemuah / Jamngiyah
  71. Selasa Salasiyah…..6. Setu / Sabtiyah
  72. Rebo / Arbangiyah….7. Akad / akdiyah
  73. Kemis / Kamsiyah
  74. Mangsa- jumlahnya 12 :
  75. Kasa / Kartika
  76. Karo / Pusa
  77. Katiga / Manggasri
  78. Kapat / Setra
  79. Kalima / Manggala
  80. Kanem / Maya
  81. Kapitu / Palguna
  82. Kawolu / Wisaka
  83. Kasanga / Jita
  84. Kasepuluh / Srawana
  85. Kasewelas / Sadha
  86. Karolas / Asuji

Sistim Penanggalan Jawa disebut juga Penanggalan Jawa Candrasangkala atau perhitungan penanggalan bedasarkan sirkulasi Bulan mengelilingi Bumi. Petungan penanggalan Jawa telah dicocokkan dengan penanggalan Hijriah.
namun demikian pencocokkan ini bukanlah menjiplak sepenuhnya juga memperhunakan perhitungan yang rumit oleh para leluluhur kita.
Ada perbedaan yang hakiki antara sistim perhitungan penanggalan Jawa dengan penanggalan Hijriah, perbedaan yang kongkrit adalah pada dikala penetapan pergantian hari dikala pergantian sasi/bulan.
Candrasangkala Jawa menentukan bahwa pergantian hari dikala pergantian sasi waktunya adalah tetap adalah pada dikala matahari terbenam (surup – antara pukul 17.00 sampai dengan 18.00), padahal pergantian hari dikala pergantian sasi/bulan pada penanggalan Hijriah ditetapkan lewat Hilal dan Rukyat.

Mencari hari bagus

Dalam menjalankan hajat perkawinan, mendirikan rumah, bepergian dan sebagainya. Kebanyakan orang jawa dulu, mendasarkan atas hari yang berjumlah 7(senin-pekan) dan pasaran yang jumlahnya ada 5, tiap hari tentu ada rangkapannya pasaran, jelasnya : tiap hari tentu jatuh pada pasaran tertentu.

Menurut peritungan Jawa pada umumnya dikenal 7 hari yang masing-masing mempunyai jumlah berlainan;
•Akad (Pekan) jumlah naptu 5
•Senen (Senin) jumlah naptu 4
•Selasa (selasa)jumlah naptu 3
•Rebo (Rabu) jumlah naptu 7
•Kemis (Kamis) jumlah naptu 8
•Jumuah (Jum’at)jumlah naptu 6
•Setu (Sabtu) jumlah naptu 9

Kecuali hari, orang Jawa juga betul-betul percaya adanya watak yang diakibatkan dari pengaruh Dasaran. dikenal adanya 5 pasaran adalah

•Kliwon jumlah naptunya 8
•Legi jumlah naptunya 5
•Pahing jumlah naptunya 9
•Pon jumlah naptunya 7
•Wage jumlah naptunya 4

Neptu hari atau pasaran kelahiran untuk perkawinan

Hari dan pasaran dari kelahiran dua calon temanten adalah si kecil perempuan dan si kecil lelaki masing-masing dijumlahkan dulu, kemudian masing masing dibuang (dikurangi) sembilan.

Seumpama :

Kelahiran si kecil perempuan adalah hari Jumat (neptu 6) wage (neptu 4) jumlah 10, dibuang 9 sisa 1
Padahal kelahiran si kecil laki-laki ahad (neptu 5) legi (neptu 5) jumlah 10 dikurangi 9 sisa 1.
Menurut perhitungan dan berdasarkan sisa diatas maka perhitungan seperti dibawah ini:

Kalau sisa:

1 dan 4 : banyak parahnya
1 dan 5 :bisa
1 dan 6 : jauh sandang pangannya
1 dan 7 : banyak musuh
1 dan 8 : sengsara
1 dan 9 : menjadi perlindungan
2 dan 2 : selamat, banyak rejekinya
2 dan 3 : salah seorang pesat wafat
2 dan 4 : banyak godanya
2 dan 5 : banyak parahnya
2 dan 6 : pesat kaya
2 dan 7 : si kecilnya banyak yang mati
2 dan 8 : dekat rejekinya
2 dan 9 : banyak rejekinya
3 dan 3 : melarat
3 dan 4 : banyak parahnya
3 dan 5 : pesat berpisah
3 dan 6 : mandapat kebahagiaan
3 dan 7 : banyak parahnya
3 dan 8 : salah seorang pesat wafat
3 dan 9 : banyak rejeki
4 dan 4 : sering sakit
4 dan 5 : banyak godanya
4 dan 6 : banyak rejekinya
4 dan 7 : melarat
4 dan 8 : banyak halangannya
4 dan 9 : salah seorang keok
5 dan 5 : ikhlas kebahagiaannya
5 dan 6 : dekat rejekinya
5 dan 7 : ikhlas sandang pangannya
5 dan 8 : banyak bahayanya
5 dan 9 : dekat sandang pangannya
6 dan 6 : besar parahnya
6 dan 7 : rukun
6 dan 8 : banyak musuh
6 dan 9 : sengsara
7 dan 7 : dihukum oleh istrinya
7 dan 8 : celaka karena diri sendiri
7 dan 9 : ikhlas perkawinannya
8 dan 8 : dikasihi orang
8 dan 9 : banyak parahnya
9 dan 9 : liar rejekinya

Neptu hari dan pasaran dari kelahiran calon mempelai laki-laki dan perempuan, ditambah neptu pasaran hari perkawinan dan tanggal (bulan Jawa) semuanya dijumlahkan kemudian dikurangi/ dibuang masing tiga, apabila masih sisa :

1 = berarti tak bagus, lekas berpisah hidup atau mati
2 = berarti bagus, hidup rukun, sentosa dan dihormati
3 = berarti tak bagus, rumah tangganya hancur berantakan dan kedua-duanya bisa mati.


Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.

Artikel lainnya

Jasa Dukun Pelet Cinta Murah Ampuh Dalam 1 Hari

Go to post

Ilmpu Pelet Paling Ampuh Di Pulau Jawa

Go to post
© 2022 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php