fabiolannatz

SAVE PEACOCK, SAVE YOUR LIFE!

Posted: November 30th 2018

Pavo muticus merupakan jenis burung langka yang daerah sebaran alaminya di Indonesia terdapat di Pulau Jawa dan statusnya dilindungi oleh undang-undang. Berdasarkan laporan International Redlist pada International Union for Conservation of Nature (IUCN) tahun 2015, status burung merak hijau dikategorikan ke dalam endangered (terancam punah) dan populasinya semakin menurun setiap tahunnya. Permasalahan yang sangat mengancam populasi merak hijau (Pavo muticus) antara lain tingginya perburuan terhadap merak, perusakan habitat, penyempitan dan konversi habitat merak hijau. Keindahan burung merak hijau ini merupakan potensi yang dapat dikembangkan sebagai bagian jasa lingkungan suatu kawasan. Populasi burung merak hijau semakin menurun dengan semakin banyaknya kawasan hutan yang dijadikan sebagai lahan pemukiman penduduk, disamping itu juga perburuan liar terhadap burung merak hijau ini semakin tinggi, sehingga populasinya semakin menurun. Untuk mengatasi penurunan populasi burung merak hijau secara drastis, perlu dilakukan pembinaan habitat dan peningkatan terhadap pengawasan. Melalui Taman Nasional Baluran dan Alas Purwo, telah mencoba melindungi … Read more


Hot Mud Lake

Posted: August 18th 2016

Banjir lumpur panas Sidoarjo, dikenal juga dengan sebutan Lumpur Lapindo atau Lumpur Sidoarjo, adalah peristiwa menyemburnya lumpur panas di lokasi pengeboran, Dusun Balongnongo, Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia, sejak tanggal 29 Mei 2006. Semburan lumpur panas selama beberapa tahun ini menyebabkan tergenangnya kawasan permukiman, pertanian, dan perindustrian di berbagai kecamatan di sekitarnya, serta memengaruhi aktivitas perekonomian di Jawa Timur. Lokasi pusat semburan hanya berjarak 150 meter dari sumur Banjar Panji-1 (BJP-1), yang merupakan sumur eksplorasi gas milik Lapindo Brantas Inc sebagai operator blok Brantas. Oleh karena itu, hingga saat ini, semburan lumpur panas tersebut diduga diakibatkan aktivitas pengeboran yang dilakukan Lapindo Brantas di sumur tersebut. Pihak Lapindo Brantas mempunyai dua pendapat soal asal semburan. Pertama, semburan lumpur berhubungan dengan kesalahan prosedur dalam kegiatan pengeboran. Kedua, semburan lumpur kebetulan terjadi bersamaan dengan pengeboran akibat sesuatu yang belum diketahui. Berdasarkan pengujian toksikologis di 3 laboratorium terakreditasi (Sucofindo, Corelab, dan Bogorlab) diperoleh kesimpulan bahwa lumpur … Read more


Hello world!

Posted: August 18th 2016

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php