mendadakBLOG

DNA Fingerprinting

Posted: May 27th 2013

DNA Fingerprinting

Hai, para blogger semua. Kali ini saya akan membahas mengenai DNA fingerprinting. Mungkin masih ada yang merasa asing dengan sebutan DNA fingerprinting, yuk disimak artikelnya.

Apa sih DNA fingerprinting itu?? finger adalah jari, printing adalah gambar berarti maksudnya DNA gambar jari. Sebenarnya, DNA fingerprinting adalah sebuah teknik yang  digunakan untuk mengidentifikasi individu dengan menggunakan DNA dari individu tersebut. Metode ini pertama kali diadopsi oleh Alec Jeffrey yang belajar di Universitas Oxford pada tahun 1984. Penemuan Alec telah membuka wawasan dunia mengenai identitas unik yang dimiliki oleh setiap orang.

Sidik jari secara konvensional yang terjadi hanya pada ujung jari saja dan mampu diubah, tetapi sebuah DNA sama dengan setiap sel, jaringan, dan organ dalam tubuh seseorang. DNA tidak mampu diubah dan menjadi metode utama untuk mengidentifikasi dan membedakan antara individu manusia. Dalam ilmu pengetahuan, DNA fingerprinting tidak menunjuk pada individu yang unik. Namun, ini menyediakan profil, dan kemudian kemungkinan bahwa ada yang lain yang sesuai dengan profil yang ditentukan.

DNA fingerprinting bisa digunakan untuk apa saja sih? Nah, aplikasi teknik ini bisa digunakan dalam kasus pembunuhan, kasus pemerkosaan, pengujian paternitas, diagnosis kelainan bawaan, identifikasi militer, dan arkeologi molekuler. Cara kerja dari metode ini adalah sebagai berikut :

  1. Sampel darah diambil secukupnya.
  2. DNA diekstrak dari darah dan dibagi menjadi fragmen-fragmen oleh enzim.
  3. Segmen DNA dibagi menjadi band oleh elektroforesis . Pola dari bank dipindahkan ke membran nilon ( dilanjutkan dengan southern blotting).
  4. Probe DNA radioaktif telah disiapkan.
  5. Probe (penanda) berikatan dengan sekuens DNA yang spesifik.
  6. Probe DNA dicuci dan film X-Ray diletakkan pada membran untuk mendeteksi pola radioaktif. Pola dari band yang terbentuklah yang kita sebut dengan DNA Fingerprinting.

(Sumber : TutorVista, 2010)

Untuk video tentang DNA fingerprinting dapat dilihat di link berikut ini:

http://highered.mcgraw-hill.com/sites/dl/free/0072835125/126997/animation40.html

Sumber : Mongeli, K., Reynolds, M., dan Stelle, B. 2004. DNA Fingerprinting.Worcester Polytechnic Institute. United States.

Vania Aprilina T

100801164


5 responses to “DNA Fingerprinting”

  1. gaviota says:

    Secara umum caranya sama kah? untuk rambut, sperma, serpihan kulit, air ludah dan lain sebagainya?

  2. Tulisan yang sangat menarik. Tentu jarang orang “awam” yang paham mengenai DNA fingerprint. . Mungkin akan semakin menarik jika diceritakan / dijelaskan aplikasinya dengan sebuah kasus. Animasinya sangat membantu dalam memahami cara kerjanya DNA Fingerprint… (Y)

  3. RUSMA YULITA says:

    artikel ini cukup membantu lebih memahami fingerprinting
    ganbateeeee ^^

  4. Redita Tonapa says:

    Waaa, artikel yang padat berisi, hehe..
    Isinya cukup jelas dan dilengkapi dengan gambar serta video. Semoga bisa menjadi referensi yang baik untuk pembaca lainnya, terlebih lagi sumbernya berasal dari buku yang dapat terpercaya 😀

  5. Randy says:

    Ini refrensi sangat baik, semakin semangat membaca kumpulan jurnal DNA Fingerprint… (Y)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php