Erlina Susanti

Maskot kan ya? Lestarikan donk!

Posted: November 30th 2016

Hai semua, masih inget gak sama kokoleceran? bukan, bukan koko-koko, tapi tanaman yang jadi identitas provinsi Banten itu loh. Nah pada topik sebelumnya, telah dibahas mengenai manfaat dari kokoleceran yaitu sebagai bahan bangunan dan pembuatan kapal. Tapi sayangnya tanaman ini termasuk dalam kategori Endangered menurut IUCN sejak tahun 1998. Hal ini dikarenakan adanya perubahan iklim dan konversi lahan hijau. Menurut Badan Statistik Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Banten (2011), kokoleceran termasuk ke dalam tumbuhan langka yang ada di Taman Nasional Ujung Kulon. Untuk menjaga kelestarian dari keanekaragaman hayati tersebut, pemerintah kabupaten atau kota mengeluarkan surat keputusan yang di harapkan dapat mendorong masyarakat untuk membudidayakan dan melestarikan keanekaragaman tersebut. Peraturan atau Peraturan Daerah (PERDA) terkait dengan cara untuk menjaga spesies ini tidak punah. Hal ini tercantum pada Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 8 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Kehutanan. Action Plan yang akan saya lakukan berupa sosialisasi serta pengenalan lebih lanjut mengenai flora ini ke … Read more


Tanaman jadi Maskot?

Posted: August 27th 2016

Kerajaan          : Plantae Filum               : Tracheophyta Kelas               : Magnoliopsida Ordo                : Malvales Famili              : Dipterocarpaceae Genus              : Vatica Spesies            : Vatica bantamensis Kokoleceran (Vatica bantamensis) merupakan flora identitas provinsi Banten yang keberadaannya sangat misterius yang batangnya banyak dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan pembuatan kapal. Karena kokoleceran ini merupakan flora identitas provinsi Banten, maka ia dijadikan sebagai maskot dari kota ini. Kokoleceran merupakan pohon yang mampu mencapai tinggi hingga 30 m dan pada bagian batang yang muda memiliki bulu-bulu halus dan lebat. Daun kokoleceran menjorong atau melanset, dengan tangkai daun yang panjangnya mencapai 2,2 cm. Perbungaannya malai dan terdapat di ujung daun atau di ketiak, daun dan panjang bunganya mencapai 7 cm. Buah tanaman endemik ini agak bulat dan mempunyai tangkai yang pendek sekitar 5 mm panjangnya. Pada buahnya terdapat biji yang berdiameter mencapai 1 cm. Cara perkembangbiakan pohon Kokoleceran adalah dengan biji. Kokoleceran merupakan salah satu tanaman endemik Banten yang dipercaya hanya terdapat di Taman … Read more


Yaki, Si Monyet Berjambul

Posted: August 24th 2016

Kerajaan          : Animalia Filum               : Chordata Kelas                : Mammalia Ordo                : Primata Famili              : Cercopithecidae Genus              : Macaca Spesies            : Macaca nigra Yaki atau Macaca nigra adalah hewan endemik Sulawesi yang merupakan jenis kera terbesar yang ada di Pulau Sulawesi. Yaki memiliki banyak nama seperti Bolai, dan Dihe. Tingginya sekitar 44-60 cm, dengan berat badan sekitar 7-15 kg. Kulit Yaki berwarna hitam legam, dengan bulu hitam mengkilat yang menutupi seluruh tubuh, kecuali telapak tangan, wajah dan pantat. Ciri lainnya dari kera endemik Sulawesi ini adalah ekornya yang sepanjang 20 cm. Namun ciri Yaki yang paling mencolok adalah pantatnya yang berwarna pink atau merah muda, serta jambul di kepalanya yang mirip potongan rambut gaya Punk.   Salah satu hal yang unik dari Macaca nigra adalah pantatnya yang dapat berpendar. Ketika musim kawin pantat Yaki akan berwarna lebih menyala, terutama Yaki betina … Read more


Hello world!

Posted: August 24th 2016

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php