Erik Jilianto

Wireless, Mobile Computing and Mobile Commerce

Posted: November 24th 2012

                Postingan kali ini tentang Wireless, Mobile Computing dan Mobile Commerce ada banyak hal-hal yang saya bahas terutama berbagai jenis perangkat nirkabel/wireless dan media untuk transmisi nirkabel, menjelaskan apa itu Bluetooth, Zigbee, Wi-Fi dan WiMax dan berbagai M-Commerce yang ada.

                Perangkat wireless adalah suatu prangkat yang tanpa kabel atau bisa disebut nirkabel dan biasanya ukuran dari prangkat ini kecil supaya mudah dibawa-bawa kemana saja. Contoh-contoh dari prangkat ini adalah seperti PDA, Hand Phone, dan Smart Phone. Protokol yang digunakan dalam wireless mobile adalah WAP(Wireless Application Protocol). WAP memiliki bandwidth yang rendah/kecil, dan memori yang minimal untuk akses layanan dan informasi dari Web-based. Pada zaman sekarang WAP sudah tidak sepopuler dulu lagi karena sekarang smart phone sudah bisa mengakses suatu web sama dengan suatu desktop. Masi ada beberapa teknologi wireless lainnya yaitu microbrowsers dan pager. Microbrowsers sama dengan browser pada desktop, tetapi microbrowsers menggunakan sistem WAP. Pager adalah sistem pesan secara wireless, tetapi pager hanya mengirim pesan secara satu arah saja.

                Ada beberapa media untuk transmisi wireless seperti Microwave Transmission Systems, Satellite Transmision, Footprint, Broadcast Transmission dan Propagation delay. Microwave Transmission System banyak digunakan untuk komunikasi jarak jauh. Satellite Transmission menggunakan satelit untuk komunikasi, ada 3 satelit yang digunakan dalah hal ini, setiap satelit di letakanpada orbit yang berbeda yaitu Geostationary Earth Orbit(GEO), Medium-Earth-Orbit(MEO), Low-Earth-Orbit(LEO). GEO mengorbit pada ketinggian 22.300 mil tepat di atas khatulistiwa dan mempertahankan posisinya, dan baik untuk sinyal TV. MEO yang terletak 6.000 kilometer diatas permukaan bumi, biasanya digunakan untuk GPS(Global Positioning Systems). LEO mengorbit pada ketinggian 400 sampai 700 mil di atas permukaan bumi dan bergerak lebih cepat dan digunakan untuk telefon. Footprint adalah area cangkupan dari sebuah satelit yang mengatasi keterbatasan microwave data relay stations. Broadcast Transmission memungkinkan satelit untuk mengirimkan banyak sinyal sekaligus untuk para penerima sinyal. Propagation Delay jeda yang muncul saat melakukan transmisi.

                Standar IEEE untuk jaringan komputer yang nirkabel meliputi : Bluetooth, Zigbee, Wi-Fi, WiMax dan WWAN. Blutooth digunakan untuk membuat suatu PAN(Personal Area Network). PAN adalah jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antara perangkat komputer(misalnya, telepon, PDA, smart phone) yang dekat. Bluetooth dapat menghubungkan hingga 8 perangkat dalam 10 meter. Zigbee hampir sama dengan bluetooth hanya saja zigbee menargetkan aplikasi yang membutuhkan tingkat penularan data rendah dan konsumsi daya yang rendah, dan zigbee dapat menghubungkan ratusan perangkat sekaligus. Wi-Fi memerlukan pemancar dengan antena, yang disebut sebagai hot spot yang menghubungkan ke LAN/satelit yang menyediakan koneksi internet dan jarak dari hot spot hanya 100 meter dari titik hot spot. WiMax atau Worldwide interoperability for microwae access, jarak akses jaringan ini mencapai 31 mil, kecepatan transfer 75Mbps.

                Mobile computing megacu pada kegiatan computing yang real-time, koneksi nirkabel antara perangkat mobile dan lingkungan computing lain, seperti interner atau intranet. Ada 2 karakteristik  utama yang membedakan mobile computing ini yaitu mobilitas dan jangkauan yang luas. Mobilitas adalah seorang pengguna perangkat mobile dapat melakukan kontak secara real-time dengan sistem lain dari mana pun mereka berada. Sedangkan jangkauan luas berarti pengguna dapat dicapai langsung ketika meraka membawa perangkat mobile itu. 2 karakteristik itu menciptakan 5 nilai tambah yang mengabaikan geografi dan waktu yaitu ubiquity, convenience, instant connectivity, personalization, localizations of products and services.

                M-commerce mengacu kepada e-commerce, transaksi yang dilakukan dalam lingkungan wireless terutama melalui internet. Pengembangan yang terjadi pada m-commerce didorong oleh faktor-faktor berikut :

–          Meluasnya ketersediaan perangkat mobile.

–          Tidak perlu PC.

–          Budaya hand phone.

–          Penurunan harga.

–          Peningkatan bandwidth.

Pembahasan kali ini sampai disini, minggu depan kita ketemu lagi dengan topik yang lebih menarik ya.


Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.

Artikel lainnya

Ethics Impact And Security

Go to post

Data, Knowledge and Dicision Support

Go to post
© 2022 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php