Erik Jilianto

Computer Software

Posted: September 21st 2012

Kembali lagi nih, pada postingan minggu ini saya akan membahas tantang computer software. Comupter software atau perangkat lunak komputer adalah kumpulan instruksi  yang berfungsi untuk menjalankan suatu perintah, seperti memberikan informasi tentang hardware, menentukan fungsi hardware, dan menjalankan sistem.

Seiring dengan berjalannya waktu terjadi beberapta krisis pada bidang software karena software tidak dapat berkembang dengan cepat untuk bersaing dengan lingkunagan bisnis saat ini yang sangat dinamis, software juga tidak dapat mengimbangi pesatnya kemajuan pada hardware, selain mengembangkan software – software baru, software lama pun harus di maintenance rutin, seiring dengan kompleksitas suatu software potensi terjadinya bug pun semakin tinggi, dan waktu untuk testing software baru dan debugging pun sangat memakan waktu yang lama.

                Ada beberapa istilah dasar pada software yaitu :

– Computers Programs : urutan instruksi untuk sebuah komputer.

– Store Program Concept : instruksi yang ditulis oleh program disimpan dan dieksekusi oleh CPU ketika diperlukan.

– Pemrograman : proses penulisan atau coding suatu program.

– Programer : individu/orang yang melakukan pemrograman.

Dalam computer software dibagi menajdi dua bagian yaitu Systems Software dan Application Software.

-Systems Software : mengontrol dan mendukung kegiatan sistem komputer, mendukung kerja applikasi perangkat lunak dengan mengarahkan  fungsi dasar komputer dan memfasilitasi pengembangan program, testing dan debugging. Systems software juga memilik bagian kecilnya lagi yaitu System Control Programs dan System Support Programs. System Control Programs yang mengontrol penggunaan semua sumber daya sistem(hardware, software, data), dan sistem operasi atau Operating Systems(OS). System support programs adalah spesialisasi dalam kapabilitas mendukung.

-Operating System atau sistem operasi adalah sistem utama yang mengontrol program, mengawasi keseluruhan operasi komputer, mengalokasikan waktu CPU dan memori utama untuk program yang berjalan pada komputer, dan menyediakan tampilan antarmuka antara pengguna dan perangkat keras komputer. Operating System menyediakan beberapa jasa, seperti Process Management yang mengelola program yang bekerja/berjalan pada processor, Multitasking atau Multiprograming yang berfungsi mengelola dua atau lebih tugas atau program yang bekerja pada komputer pada waktu yang bersamaan, Multithreading jenis dari multitasking yang fungsinya menjalankan 2 atau lebih program yang sama dalam waktu bersamaan, Timesharing berbagi satu CPU yang sama dengan CPU-lain mungunakan terminal input/output yang berbeda, dan Multiprocessing yaitu pengolahan simultan dengan beberapa CPU. Ada juga Virtual Memory yaitu suatu memori yang berasal dari secondary memory untuk menambahkan mian memory. File Management and Securty mengelola pengaturan dan akses ke sebuah file. Failed Tolerance yaitu kita dapat tetap bekerja meskipun terjadi eror. User Interface memungkinkan pengguna untuk memiliki kontrol lansung dari sebuah objek yang terlihat. Contoh dari operating system adalah Windows, Linux, Unix, MAC OS, dan JavaOS.

-System Support Programs mendukung operasi, manajemen, dan penggunaan sistem komputer     contohnya:

1.System Utilities: melakukan tugas umum seperti menyortir catatan, memeriksa integrasi disk, menciptakan direktori dan subdirektori, memulihkan/mengembalikan file yang tidak sengaja terhapus, mencari file yang tersimpan, mengelola pengunaan memori, dan mengarahkan output.

2.Performance Monitors: memantau proses pekerjaan, dan menghasilkan statistik pada penggunaan sumber daya

3.Security Monitors: memantau penggunaan sistem komputer untuk melindunginya dan sumberdaya dari penggunaan yang tidak sah, penipuan, atau perusakan.

-Application Software program yang melakukan kegiatan pengolahan data/informasi yang spesifik dan fungsionalitas, berikut jenis – jenis application sofware :

1.Propietary Application Software adalah suatu aplikasi yang di buat khusus untuk suatu perusahaan atau suatu bisnis tertentu.

2.Off-the-shelf Application Software merupakan applikasi yang dibuat secara massal dan di pasarkan kepada banyak perusahaan/organisasi.

3.Personal Application Off-the-shelf adalah program aplikasi yang mendukung jenis aplikasi pada umumnya seperti spreadsheets, Data Management, Word Processing, Desktop Publishing, Graphics, Presentation, Multimedia, Communication, Speech Recognition, dan Groupware.

Masalah – masalah yang biasa terjadi pada sebuah software atau hal – hal yang harus di perhatikan, seperti mengevaluasi dan menyeleksi sebuah software, Software Licensing, Software Upgrade, Open Systems, dan Open Source Systems.

Sekian dulu ya pembahasan minggu ini…. terima kasih sudah membaca postingan dan mengunjugi blog saya 🙂 🙂 🙂


Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.

Artikel lainnya

Computer Hardware

Go to post

Managing Data and Information

Go to post
© 2022 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php