Category Archives: Uncategorized

Lama Cuti? Perhatikan Hal ini Saat Kembali ke Dunia Kerja

Bagi Anda yang telah lama mengambil cuti atau berhenti dari dunia kerja kemudian ingin kembali ke dunia kerja, tentu harus menyiapkan mental lagi. Biasanya ini dialami oleh Anda yang memutuskan untuk melanjutkan kuliah dahulu. Bisa juga terjadi pada para wanita setelah menikah, hamil, dan mengurus anak.

Atau bisa juga dialami oleh Anda yang memang ingin berhenti sejenak di dunia kerja guna menemukan passion dan minat yang benar-benar sesuai dengan diri Anda. Tak bisa dipungkiri, pasti ada rasa cemas karena Anda ingin berusaha untuk dapat menyesuaikan diri dengan baik di lingkungan kerja.

 Anda tentu membutuhkan tips untuk mengatasi kecemasan tersebut. Tak usah khawatir, disini akan diulas beberapa tips yang dapat Anda terapkan, sehingga Anda bisa lebih siap saat kembali ke lingkungan kerja. 

  1. Pilih Pekerjaan yang Benar-Benar Tepat

Pastikan pekerjaan yang Anda lamar benar-benar sesuai dengan kemampuan dan keinginan Anda. Ini akan sangat membantu Anda untuk lebih mudah beradaptasi dan merasa nyaman di lingkungan kerja yang telah lama Anda tinggalkan.

Buatlah resume yang meyakinkan. Jika perlu sertakan pula kartu nama saat Anda selesai wawancara. Dengan demikian Anda akan merasa lebih percaya diri dan tertekan saat interview kerja.

  • Manfaatkan Relasi

Mencari tahu tentang pekerjaan yang akan Anda lamar kepada teman yang memiliki minat atau profesi yang sejenis tentukan membantu Anda untuk lebih mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Bisa juga Anda menghubungi rekan kerja Anda dahulu saat Anda masih bekerja. Tanyakan kepada mereka bagaimana perkembangan dunia kerja saat ini dan apa saja yang perlu disiapkan. Walaupun mungkin jawabannya berbeda-beda, namun setidaknya mereka dapat memotivasi Anda untuk percaya diri saat akan melangkah memasuki dunia kerja lagi.

Anda bisa lebih mempersiapkan diri melalui berbagai informasi yang Anda dapatkan dari relasi kerja yang Anda miliki tersebut. Melalui mereka, Anda akan mengetahui apa kemampuan apa yang saat ini dibutuhkan di dunia kerja, konsekuensi apa yang akan Anda dapatkan sebagai karyawan baru dan lain sebagainya.

  • Kenali Lingkungan Kerja

Jika Anda telah mendapatkan informasi secara umum dari relasi kerja yang Anda miliki seperti yang disarankan pada poin ke 2 di atas. Langkah selanjutnya adalah mengenali lingkungan kerja yang akan atau telah Anda lamar.

Cari tahu suasana dan kondisinya apakah pekerjaan tersebut sesuai dengan yang Anda inginkan. Misalkan, terkait waktu kerja, target kerja, upah yang diberikan, tuntutan pekerjaan yang harus Anda hadapi, dan lain sebagainya.

Itulah tadi beberapa tips yang dapat Anda terapkan. Semoga dapat membantu Anda untuk lebih percaya diri menghadapi dunia kerja yang akan Anda masuki kembali.

Kegiatan Asyik yang Bisa Kamu Lakukan Selama di Rumah

Ada masa di mana kamu akan menghabiskan banyak waktu di rumah. Entah karena sedang musim liburan, berada di masa peralihan jenjang karir atau pendidikan, dan karena alasan lainnya. Kalau kamu sedang tidak memiliki rencana bepergian ke manapun dan memutuskan untuk berdiam di rumah, beberapa kegiatan di bawah ini bisa kamu jadikan pilihan untuk dicoba.

Olah raga

Meski tidak ingin berada di luar rumah, bukan berarti hal itu bisa kamu jadikan alasan untuk tidak menjaga kesehatan. Kondisi tubuhmu harus tetap terjaga agar tidak menjadi sakit. Olah raga yang bisa kamu lakukan dalam rumah pun beragam. Mulai dari yoga, senam aerobik, peregangan dan lain sebagainya. Agar tidak terasa membosankan, kamu juga bisa mengajak anggota keluarga yang lain untuk melakukan olah raga secara bersama-sama. Waktu untuk melaksanakannya pun bisa disesuaikan, apakah kamu ingin melakukannya di pagi hari atau sore hari.

Menghabiskan Waktu Bersama dengan Keluarga

Saat kamu tidak memiliki banyak waktu di rumah, kamu pasti pernah merasakan kerinduan dengan anggota keluarga. Nah, mumpung sekarang kamu memiliki banyak waktu, kamu bisa menghabiskannya dengan berkumpul dengan keluarga. Kamu dan anggota keluarga yang lain bisa melakukan hal-hal yang menyenangkan, seperti menonton film bersama, bermain game, atau kegiatan lainnya.

Memasak

Memasak menjadi kegiatan lain yang bisa kamu lakukan ketika memiliki banyak waktu di rumah. Mulai dari membuat camilan hingga makanan berat lainnya, kamu bisa langsung mempraktikkan. Apalagi dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini, kamu bisa semakin mudah untuk mencari resep dan cara membuat resep tersebut. Dengan memasak, kemampuanmu juga akan semakin meningkat, kan?

Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan selama memiliki banyak waktu di rumah. Selain itu, kamu juga bisa melakukan kegiatan yang lain, seperti membaca novel atau komik kesukaan, belajar hal baru lainnya yang bisa meningkatkan skill, dan lain sebagainya. Waktu di rumah jangan hanya dipakai untuk bermalas-malasan, ya. Tentunya agar waktu yang terbuang setiap harinya bisa produktif dan bisa bermanfaat.

Karyawan Anda sering Resign? Ini Tips Agar Karyawan Betah Kerja

Menjadi atasan yang membawahi banyak karyawan dengan berbagai macam sifat dan kondisi tentu tidaklah mudah. Terkadang Anda sudah merasa loyal, namun baru beberapa bulan bekerja akhirnya resign. Padahal karyawan dan perusahaan bagaikan simbiosis mutualisme yang saling membutuhkan. Tentu jika sudah demikian Anda butuh cara agar karyawan betah kerja di kantor.

Jika karyawan Anda tidak betah bekerja di kantor, bisa jadi karena faktor internal maupun eksternal. Faktor internal mungkin disebabkan karena mereka kurang suka dengan sistem kerja yang Anda terapkan atau bisa juga karena Anda kurang memberikan perhatian dan apresiasi lebih atas pencapaian mereka.

Sedangkan faktor eksternalnya, mungkin karena fasilitas yang ada di kantor Anda kurang memadai untuk mendukung kinerja mereka. Bisa juga disebabkan karena Anda tidak memberikan gaji yang layak atau mereka telah lama bekerja, namun Anda tak kunjung menaikkan gajinya.

Nah, terkait mengatasi beberapa masalah tersebut, berikut ada beberapa tips simpel yang dapat Anda terapkan.

  1. Menerapkan Sistem yang Mudah Namun Efektif

Sebaiknya Anda tidak menggunakan metode yang kaku, setiap karyawan tentu memiliki metodenya masing-masing untuk mencapai hasil pekerjaan yang maksimal. Pahami tiap karyawan Anda dan tentukan metode yang lebih fleksibel namun efektif. Sesuaikan pula dengan teknologi terbaru yang sedang berkembang, agar pekerjaan menjadi lebih mudah untuk dilakukan dan diselesaikan.

Selain itu, alih-alih memberikan waktu kerja yang terlampau ketat, lebih baik Anda memberikan deadline, karena tentu pemikiran yang bagus dari karyawan tak akan muncul jika Anda terlalu menekan mereka. Yang ada mereka akan merasa depresi, dan bisa jadi malah tidak betah kemudian resign.

  • Berikan Perhatian dan Apresiasi yang Baik

Tiap karyawan Anda tentu memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Baik daerah asal, suku maupun budaya. Beragamnya karakteristik mereka tentu perlakuannya tak bisa Anda samakan. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda berfokus pada kelebihan yang mereka miliki.

Perhatikan apa yang benar-benar menjadi kemampuan mereka dan maksimalkanlah. Tak lupa berikan apresiasi saat mereka berhasil menyelesaikan sebuah pekerjaan dengan baik. Dengan demikian, karyawan Anda akan merasa dihargai. Akhirnya mereka akan semakin semangat lagi dalam melakukan pekerjaannya.

  • Berikan Fasilitas Pendukung yang Memadai

Lingkungan kerja yang kondusif akan membuat karyawan Anda nyaman bekerja. Jika mereka nyaman, makan mereka akan lebih fokus dan mudah dalam menyelesaikan pekerjaan mereka.

Berikan pula fasilitas yang mendukung kelancaran pekerjaan mereka. Misalkan, jenis komputer yang memadai sesuai kebutuhan karyawan, alat print dan lain sebagainya. Dengan demikian mereka akan lancar dalam menyelesaikan tugas yang diberikan tanpa terganggu oleh faktor teknis maupun non teknis.

Semoga 3 tips di atas membantu Anda. Jangan lupa pula untuk selalu bersikap adil. Perusahaan dan karyawan saling membutuhkan. Tentu saat proses perekrutan perusahaan membutuhkan seleksi yang ketat. Karyawan pun harus melewati tahap seleksi yang tak mudah. Akan disayangkan jika umur kerja mereka hanya beberapa bulan saja bukan.

Jangan bicara Sembarangan! Jaga Perasaan Rekan Kerja

Bekerja di sebuah instansi/ perusahaan berarti harus siap bekerja dengan banyak orang dengan berbagai karakter yang berbeda. Nah, agar suasana kerja selalu nyaman dan kondusif, setiap orang harus saling menghargai satu sama lain. Salah satu caranya adalah dengan jaga perasaan rekan kerja.

Berikut hal-hal yang harus kamu hindari untuk jaga perasaan rekan kerja

  1. Jangan mengomentari bentuk fisik rekan kerja

Salah satu hal penting untuk jaga perasaan rekan kerja adalah dengan tidak mengomentari bentuk fisiknya. Jangan katakan dia semakin gendut, atau semakin kurus, terlalu pendek dan sebagainya. Perkataan seperti ini bisa menyinggung perasaan seseorang. Jika sudah begitu, hubungan sosial antara kamu dan rekan kerja jadi kurang baik.

Berilah komentar hanya jika rekan kerja bertanya padamu tentang bagaimana penampilannya dan sebagainya. Jawablah dengan jawaban yang sopan dan tetap jaga perasaan rekan kerja.

  • Jangan mengungkit kesalahan yang pernah dilakukan

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, dan setiap orang punya hak untuk memperbaiki. Untuk jaga perasaan rekan kerja, jangan pernah ungkit kesalahan yang pernah dilakukan rekan kerja sekalipun kesalahan itu sifatnya lucu. Sadar atau tidak, apa yang kamu tertawakan bisa saja membuat malu rekan kerja kamu.

  • Harus tahu kapan waktunya bercanda, kapan waktunya serius

Selain itu, kamu juga harus tahu waktu. Jika rekan kerja sedang bicara masalah yang serius, jangan dibalas dengan candaan. Jika ingin bercanda, tunggu sampai kalian menemukan solusi, lalu hibur dia dengan candaan. Ini juga langkah yang baik untuk jaga perasaan rekan kerja.

Itulah cara untuk jaga perasaan rekan kerja. Tak hanya untuk karyawan baru, karyawan yang senior pun harus jaga perasaan rekan kerja. Akrab dengan rekan kerja memang perlu, tapi seakrab-akrabnya dengan rekan kerja, kamu harus tetap jaga perasaan rekan kerja. Ada hal-hal yang tidak patut kamu katakan kepada rekan kerja.

Hubungan yang baik dengan rekan kerja sangat diperlukan. Suasana kerja yang baik, akan membuat kamu fokus dan semangat bekerja.