Apakah kamu tahu?

Menu Ancaman Sup Hisit

Posted: December 5th 2014

Rhynchobatus australiae atau dengan nama lokal hiu lontar; pari kekeh; atau hiu mejan yang sebenarnya masuk kedalam jenis ikan pari, harga ikan hiu lontar ini masuk katagori super sehingga paling mahal diantara jenis hiu lainnya sehingga menyebabkan spesies ini menjadi target sasaran oleh nelayan. Dagingnya dijual untuk konsumsi dan sirip dari hewan besar mendapatkan harga yang sangat tinggi. Menurut Chen (1996), Rhynchobatus australiae adalah salah satu yang paling dicari setelah elasmobranchs (bangsa hiu) di Asia Tenggara (khususnya Indonesia), dengan sirip punggung dan sirip ekor bagian atas dianggap kualitas premium dan mengambil harga tertinggi.

a7022_lg

iucn kemejan

Menurut Chen (1996), satu set sirip dari satu individu telah dilaporkan telah diambil sampai dengan Rp 900 000 atau US $ 396 / kg pada tahun 1996. Sekarang atau saat ini dapat mencapai 5 juta per kg dan harga tergantung dari ukuran sirip yaitu semakin besar semakin mahal. Hal yang menyebabkan paling mahal yaitu kulitnya tipis sehingga kandungan hisit dalam siripnya termasuk tinggi. Hisit adalah bahan makanan olahan yang berasal dari sirip ikan hiu dan bisa dibeli dalam bentuk kemasan siap pakai. Bentuknya kering, berserat, dan berwarna kekuningan.

liongbun01

Pengenalan TED perikanan pukat Australia lainnya sangat dianjurkan untuk mengurangi jumlah tangkapan ini dan yang sejenis spesies. Perburuan sirip dari rhynchobatids juga dilarang di beberapa bagian Australia tetapi diperkirakan menjadi perdagangan pasar gelap terus di sirip mereka (White dan McAuley 2003).

Penyelidikan lebih lanjut ke dalam taksonomi, populasi dan jangkauan, biologi dan ekologi Rhynchobatus australiae diperlukan. Data menangkap terbaru untuk spesies ini di kawasan timur Indonesia dan Australia bagian utara, serta di tempat lain dalam jangkauan, yang diperlukan untuk menilai sejauh mana penurunan populasi terjadi. Peningkatan Data komposisi spesies dari seluruh perikanan yang mengambil sinar shovelnose dan guitarfish diperlukan.

map kemejan

Spesies ini merupakan bukan spesies endemik Indonesia namun spesies ini sangat mendominasi di wilayah sekitar laut Indonesia. Hal ini memberikan kesempatan para pengusaha yang berbisnis sirip hiu dengan berjaya. Sehingga kita perlu melakukan tindakan untuk mengurangi dan mencegah penangkapan yang berlebih terhadap spesies ini.

Aksi personal saya dalam melakukan pencegahan ini dengan mengajak keluarga agar tidak mengkonsumsi sup sirip hiu dan memberikan informasi bahwa sup sirip hiu bukan untuk menyembuhkan penyakit tertentu akibat mitos yang berkembang. Sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang mengatakan bahwa sirip hiu dapat menyembuhkan penyakit tertentu.

 

REFERENSI

http://www.iucnredlist.org/details/summary/41853/0

http://www.divingthegoldcoast.com.au/images/a7022_lg.jpg

Chen, H.K. 1996. Shark Fisheries and the Trade in Sharks and Shark Products in Southeast Asia. TRAFFIC Southeast Asia Report. Petaling Jaya, Selangor, Malaysia.

White, W.T. & McAuley, R. (SSG Australia & Oceania Regional Workshop, March 2003) 2003. Rhynchobatus australiae.

 


4 responses to “Menu Ancaman Sup Hisit”

  1. leonardo says:

    Info yang sungguh menarik kawan, yang ingin saya ketahui daerah persebaran spesifik dan daerah persebaran dominan dari hiu lontar ini dimana saja??

  2. christianbunardi says:

    wah informasi yang anda berikan sungguh bermanfaat. sangat disayangkan jika harus dibunuh atau gak hanya di potong guna mendapatkan siripnya yang dapat mengakibatkan kematian ataupun kecacatan pada fisik hiu tersebut. Walau cita rasa serta mitos mengenai manfaat dari sirip ikan hiu ini baik, namun dengan kita mengetahui nasib dari hiu tersebut diharapkan minat dari para pecinta sup hisit berkurang, agar tidak ada lagi pemburuan besar-besaran.
    aksi personal yang ingin anda lakukan sudah baik, semoga dapat terealisasikan.
    🙂

  3. semoga dengan informasi ini, keluarga lain juga tergugah untuk tidak mengkonsumsi sup hisit ya. 🙂
    berkurangnya konsumen yang berminat pada sirip ikan hiu ini tentunya akan menurunkan tingkat perburuan.
    meski bukan spesies endemik Indonesia, adalah hak bagi kita warga Indonesia untuk juga mengusahakan aksi konservasinya. 🙂
    oh iya, apakah sudah ada lembaga konservasi resmi untuk spesies hiu ini? dengan adanya lembaga konservasi, diharapkan akan memudahkan realisasi dan pengontrolan aksi konservasi untuk spesies tertentu. bukan begitu? 🙂

  4. friskaunandy says:

    Selamatkan hiu #savesharks ! no more shark as food!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php