Elfridayenny

Prionailurus planiceps : Keberadaannya yang perlu dipertanyakan

Posted: August 24th 2016

Indonesia memiliki beragam jenis hewan, tetapi seiring dengan berjalannya waktu, hampir sebagian orang banyak yang tidak mengetahui hewan yang memiliki persebaran di Indonesia. Keberadaan beberapa hewan Indonesia bahkan hanya dapat dilihat melalui internet, karena keberadaannya yang langka bahkan punah. Hewan yang salah satunya memiliki persebaran di Kalimantan dan terancam punah adalah kucing kepala datar atau Prionailurus planiceps.

Menurut IUCN, kucing kepala datar dapat di klasifikasikan sebagai berikut :

Untitled

Gambar 1. Prionailurus planiceps 

Kerajaan : Animalia

Filum    : Chordata

Kelas       : Mammalia

Ordo        : Karnivora

Family    : Felidae

Genus     : Prionailurus

Spesies   : Prionailurus planiceps

Kucing kepala datar memiliki daerah distribusi yang terbatas, hanya dapat ditemukan di Sumatera, Kalimantan, Semenanjung Malaya ( Malaysia dan Thailand Selatan). Keberadaan Kucing kepala datar berdasarkan data yang diperoleh merupakan hewan yang terancam punah. Kucing kepala datar merupakan hewan yang hidup di dataran rendah yang 80 % dengan ketinggian dibawah 100 mdpl dan lahan basah terkait dengan makanannya yang sebagian besar  ikan yang dapat dibuktikan dengan 70 % dengan jarah 3 km dari sumber air (IUCN, 2015). Keberadaan Kucing kepala datar dari tahun ke tahun dapat dilihat pada Gambar 2.

foto 3

Gambar 2. Data Prionailurus planiceps (IUCN, 2015).

foto peta


Gambar 3. Persebaran Kucing Kepala datar

Faktor yang menyebabkan hewan ini terancam punah yaitu rusaknya daerah lahan basah seperti pemukiman manusia, transformasi hutan untuk perkebunan, pencemaran, dan perburuan yang berlebihan. Faktor kerusakan lahan tersebut juga menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan menjadi perumahan serta pembangunan industri lokal. Alih fungsi lahan tersebut membuat lingkup hidup kucing kepala datar menjadi terbatas dan dapat menyebabkan kepunahan spesies tersebut.

Kucing kepala datar yang terancam punah juga dapat dipengaruhi oleh ketersediaan makanan yang semakin sulit diperoleh. Kucing kepala datar merupakan hewan yang dapat mencari makan dengan cara berenang, sehingga ketersediaan ikan di tepi rawa maupun sungai yang terbatas menjadi faktor yang dapat menyebabkan hewan ini terancam punah. Perilaku manusia yang tidak menjaga lingkungan sekitar serta tingkat pencemaran lingkungan khususnya perairan merupakan salah satu faktor yang mendukung keterbatasan makanan bagi kucing kepala datar. Keterbatasan sumber makanan seperti ikan menyebabkan kucing kepala datar memangsa unggas sebagai makanan, sehingga banyak masyarakat yang menangkap kucing kepala datar karena telah memangsa unggas peliharaannya.

foto 1foto 2

Gambar 4. Habitat Kucing kepala datar

Menurut IUCN (2015), Kucing kepala datar merupakan spesies yang dilindungi oleh undang-undang nasional dari perburuan dan perdagangan. Proses pencegahan Kucing kepala datar dari kepunahan yang harus dilakukan yaitu dengan menjaga habitat asal kucing kepala datar. Gerakan kecil yang dapat dilakukan oleh masyarakat yaitu dengan menjaga lingkungan serta menciptakan habitat yang sesuai untuk keberlangsungan hidup kucing kepala datar agar generasi berikutnya masih dapat mengenal spesies ini. Kebiasaan masyarakan yang sering memburu kucing kepala datar harus dihentikan sebagai bentuk kepedulian terhadap hewan yang terancam punah ini.

 

Sumber :

http://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371%2Fjournal.pone.0009612

http://www.iucnredlist.org/details/18148/0

 

 

 


One response to “Prionailurus planiceps : Keberadaannya yang perlu dipertanyakan”

  1. ireniusdennyswilliam says:

    Isi dari blog udah lengkap, gambar-gambar yang di tampilkan juga menarik. Namun, gambarnya kurang sitasi dan penulisan daftar pustakanya kurang lengkap.
    Nilai: 89

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php