Equilibrium = Save Me or Destroy Me!!

Paphiopedilum javanicum
Source: Google

What’s Should I Do?

(Paphiopedilum javanicum) dalam bahasa Indonesia biasa dikenal sebagai anggrek Kasut Hijau atau dalam bahasa inggris dikenal sebagai Java paphiodelium. Merupakan salah satu anggrek endemik di Indonesia terkhusus pada sejumlah daerah seperti sebagian Sumatra, Jawa, Bali, dan Flores, yang didalam IUCN red list dikategorikan kedalam spesies EN (Endengered).

Menurut beberapa informasi yang didapat, trend tahun ke tahun dari species ini terus mengalami penurunan secara drastis. Penyebab penurunan jumlah species tersebut dikarenakan adannya urbanisasi penduduk, alih fungsi hutan, perburuan, serta ekspoitasi besar-besaran. Ke Eksotisan bunga anggrek ini yang membuat para pemburu anggrek melakukan perburuan besar-besaran terhadap species ini, juga adannya alih fungsi hutan sebagai tempat bernaungnya spesies ini pun menjadikan dugaan kuat penurunan jumlah dari spesies ini.

What’s can we do?

Sebagai generasi muda pada jaman ini, gerakan untuk memberhentikan perburuan flora, alih fungsi hutan, serta expoitasi besar-besaran perlu dilakukan supaya spesies ini dapat terus lestari baik dilingkup dalam (In vivo) maupun lingkup luar (Ex vivo). Dalam melakukan gerakan/ campaign tersebut, harus diimbangi juga dengan aksi nyata seperti melakukan penanaman pohon-pohon besar, melakukan pembudidayaan baik in vitro maupun ex vitro supaya anggrek tersebut untuk selanjutnya ditanam pada lingkungan luar, hingga melakukan edukasi mengenai spesies ini yang menyatakan bahwa spesies ini merupakan spesies langka yang harus kita lestarikan. Bukan hanya spesies anggrek ini saja, melainkan seluruh anggrek endemik di Indonesia yang memiliki ciri khas dari setiap lekuk, bentuk, dan warnanya pun tetap harus kita lestarikan. Sebagai contoh yang telah dilakukan oleh beberapa akademisi yang telah melakukan kultur in-vitro pada salah satu jenis anggrek endemik yang ada di gunung Merapi, Jawa Tengah, yaitu adalah Vanda tricolor.

Jangan ragu untuk memulai aksi ini, mulailah dari hal kecil pada diri kita sendiri seperti menjaga, merawat, dan memperbaiki alam ciptaan yang besar ini dari kerusakan, supaya kelestarian flora tersebut dapat seimbang dan tetap lestari!!