earliens

#save cendrawasih botak

Posted: November 30th 2018

Cenderawasih botak dengan nama ilmiah Cicinnurus respublica adalah jenis burung endemik di pulau Waigeo Raja Ampat. Jenis Cendrawasih ini berukuran kecil dengan panjang sekitar 21 cm dan adalah sejenis burung pengicau. Jantan dan betina dari cendrawasih botak ini data dibedakan, yaitu jäntan dengan ciri dada berwarna biru kehijauan, sedangkan betina dengan ciri memiliki sarna bulu kecoklatan. Cendrawasih botak  juga memiliki keunikan tersendiri, yaitu memiliki dua bulu ekor berwarna ungu yang melengkung seperti sulur tanaman. Spesies ini di alam memiliki fungsi sebagai penjaga ekosistem hutan, dan menambahkan keanekaragaman hayati.

Penyebaran dari cendrawasih botak di pulau Waigeo dan Batanta Raja Ampat. Habitatnya adalah hutan perbukitan 300 meter dan di hutan pegunungan 1.200 meter. Pembalakan di Batanta mengakibatkan degradasi habitat utama, penurunan populasi yang lambat kemungkinan akan terjadi sebagai akibat dari hilangnya hutan dan degradasi. Tingkat penurunan tidak dianggap lebih cepat karena spesies ini tampaknya bertahan di hutan yang ditebang secara selektif. Memburu kulit juga dapat menyebabkan penurunan.

Gambar 1. Cendrawasih botak (Cicinnurus respublica)

Berdasarkan hasil survey oleh Donny Pattipeilohy pada tahun 2010 terhadap cendrawasih botak dengan data yang dikumpulkan selama 14 harı berturut-turut, didapatkan 7 lokasi sarang dengan frekuensi kehadiran populasinya 3.87%. Angka tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan jumlah spesies tersebut di alam dengan kondisi kerusakan hutan, pembalakan akan mempengaruhi pertumbuhan populasi burung cendrawasih botak. Hutan tersebut merupakan sumber pakan alami dan habitat utama.

Aksi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan konservasi untuk spesies ini, memberikan sosialisasi bagi masyarakat setempat fungsinya cendrawasih botak ini di alam. Mendukung program reitorais habitat untuk spesies hewan yang terancam punah, sehingga habitat hewan data kembali. Mendukung pembuatan ekowisata untuk cendrawasih botak, dan juga spesies langka lainya.

 

 

Sumber :

https://www.arkive.org/wilsons-bird-of-paradise/cicinnurus-respublica/

http://ksdarajaampat.blogspot.com/2012/09/blog-post_3754.html

http://dhony-syach.blogspot.com/2012/03/ambang-kepunahan-cenderawasih-botak.html

https://www.iucnredlist.org/species/22706202/94055998

http://datazone.birdlife.org/species/factsheet/wilsons-bird-of-paradise-cicinnurus-respublica/text


14 responses to “#save cendrawasih botak”

  1. Angela Mericy Cinditya Evelin says:

    Menarik! Semoga langkah selanjutnya dapat terus dikembangkan dan direalisasikan.

  2. Grace Ruvina says:

    Wahhh artikelnya sangat menarik. Aksi konservasinya sangat sederhana dan mudah dilakukan oleh semua kalangan maupun para mahasiswa dan semoga dapat menginspirasi banyak orang untuk ikut serta dalam upaya konservasi cendrawasih botak ini ?

  3. landela says:

    artikelnya sudah bagus dan menarik, sangat di sayangkan burung endemik dari Pulau Waigeo Raja Ampat hampir punah karena ulah manusia 🙁

  4. keithykho says:

    Semoga langkah ini bisa direalisasikan dengan nyata yaa… semangattt

  5. keithykho says:

    Semoga bisa direalisasikan kedepannya ya untuk langkah-langkahnya, semangatt!!

  6. feliciadesinorarahmawati says:

    bagus artikelnya menarik, dan saya juga baru tau sehingga sangat informatif. saya ingin bertanya, ekowisata apa yang anda maksud? apakah dengan adanya ekowisata tdk mengganggu perkembangan cenderawasih botak?

    • earlien says:

      hai, thank u, ekowisata yang dimaksud itu alam yang masih asri dijadikan sebagai wisata, jadi alam tersebut tidak diubah2, tetapi dalam bentuk alam aslinya. Jadi, dengan ekowisata tersebut spesies2 endemik dan terancam punah tidak terganggu karena alamnya tidak ada perubahan.

  7. Artikel yang sangat informatif sekali, saya jd banyak tau ttg spesies2 endemik di Indonesia. Semoga rencana konservasi bisa direalisasikan 🙂 semangatt!!

  8. agathachandra says:

    wahh artikel sangat menambah wawasan yang informatif dan edukatif sekali, semangat merealisasikan action plan nyaaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php