Yoris Prayogo

Electronic Commerce

Posted: November 25th 2012

Electronic Commerce (Perdagangan Elektronik), sebagai bagian dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission), oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya. Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulannya, “e-commerce is a part of e-business”.

Konsep EC :
– Tradisional commerce: semua dimensi yang fisik
– Pure EC: semua dimensi adalah digital
– Partial EC: campuran dimensi digital dan fisik

Jenis E-Commers

– Business-to-business EC (B2B)
– Kolaborasi commerce (c-commerce)
– Business-to-consumer EC (B2C)
– Konsumen-ke-bisnis (C2B)
– Konsumen-to-consumer (C2C)
– Intrabusiness (intraorganizational) perdagangan
– Pemerintah-ke-masyarakat (G2C) dan lain-lain
– Mobile commerce (m-commerce)Elektronik Marketplace

E-business adalah perluasan dari definsi EC yang tidak hanya terdiri dari pembelian dan penjualan barang dan jasa, tetapi juga meliput layanan konsumen, kolaborasi dengan rekan bisnis, melakukan transaksi elektronik dalam sebuah perusahaan

Mekanisme E-Commerce.

Transaksi elektronik antara e-merchant (pihak yang menawarkan barang atau jasa melalui internet) dengan e-customer (pihak yang membeli barang atau jasa melalui internet) yang terjadi di dunia maya atau di internet pada umumnya berlangsung secara paperless transaction, sedangkan dokumen yang digunakan dalam transaksi tersebut bukanlah paper document, melainkan dokumen
elektronik (digital document).

Kontrak on line dalam e-commerce menurut Santiago Cavanillas dan A. Martines Nadal, seperti yang dikutip oleh Arsyad Sanusi memiliki banyak tipe dan variasi yaitu :
Kontrak melalui chatting dan video conference;
Kontrak melalui e-mail;
Kontrak melalui web atau situs.

Keamanan E-Commerce meliputi :

– Enkripsi – proses membuat pesan tidak terbaca kecuali oleh pihak kunci dikripsi yang sesuai
– Single-key encryption
– Public/private key encryption
– Public key infrastructure
– Electronic Certificates
– Secure Socket Layer (SSL)-protocol yg digunakan untuk mengenkrispi pesan
– Secure Electronic Transaction Protocol (SET)- protocol untuk pemrosesan kartu kredit


Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.

Artikel lainnya

Functional, Enterprise, dan Interorganizational system

Go to post

Wireless and Mobile

Go to post
© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php