Yoris Prayogo

Functional, Enterprise, dan Interorganizational system

Posted: November 18th 2012

pada mingguke 9 ini kita akan membahas tentang Functional, Enterprise, dan Interorganizational system

Pada dasarnya sistem informasi harus berdiri sendiri dan terorganisasi. Namun pada masa lalu, sistem informasi dibangun untuk rangakaian tugas suatu perusahaan berdasarkan fungsionalitasnya. Sistem informasi yang saat ini diwujudkan dalam aplikasi yang benar-benar independen, terintegrasi membentuk suatu sistem fungsional department yang koheren, diintegrasikan lintas department untuk mendukung proses bisnis yang lebih luas.

Transaction Processing Systems (TPS)
Tugas TPS yaitu pemrosesan order, hutang dan piutang, manajemen persediaan, pengiriman, dan penerimaan, buku besar, daftar gaji dan periodic reports and statements. Sifat-sifat dari TPS adalah 1) Memproses data yang berukuran besar, 2) memproses data secara cepat, 3) Input dan output data sangat terstruktur sehingga mudah dipahami, 4) TPS diopresaikan secara teratur. Dan yang terakhir, akurasi, integritas dan kenyaman sangat terjamin. Metode dari Transaction Processing System ini yaitu, data disimpan dan diproses secara manual, dan juga data hanya disimpan didalam timerecords dan tidak diproses

Sistem Informasi Manajemen.Sistem informasi manajemen berfungsi untuk menyediakan informasi setiap hari bagi manajermen. Manajemen Information Server menggunakan data dari Transaction Processing System sebagai data dasar. Fungsinya adalah untuk melaporkan atau reporting.

Decision Suport System.Sistem ini merupakan sebuah sistem yang menyerupai MIS namun lebih cerdas. Sistem ini mampu membantu manajer melakukan dan mengambil keputusan yang cepat dan tepat. Dengan sistem ini user dapat berinteraksi langsung dengan sistem.

Sistem informasi Interorganizational adalah sistem elektronik yang meliputi informasi-informasi yang mengalir diantara dua atau lebih organisasi yang berhubungan. Tipe dari sistem informasi tersebut adalah sistem global, electronic data interchange (EDI), electronic funds transfer (EFD), extranets, shared database dan integrated messaging. Isu mengenai sistem informasi interorganizational ini adalah adanya perbedaan budaya, perbedaan ekonomi dan politik, serta lain sebagainya. Interorganizational dan sistem infomasi global menyediakan banyak keuntungan besar tetapi juga kompleksitas yang hebat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php