learning and sharing

Wireless, Mobile Computing, dan Mobile Commerce

Posted: December 1st 2012

Perangkat tanpa kabel berukuran kecil dan mudah dibawa atau dipakai, memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas produktif dan berkomunikasi dengan internet atau perangkat lain tanpa menggunakan kabel. Contohnya PDA, cellular phone dan smart phone. Suatu standar yang memungkinkan perangkat tanpa kabel mengakses informasi dan layanan berbasis web adalah WAP (Wireless Application Protocol). Microbrowser adalah browser internet dengan ukuran file kecil. Pager adalah system informasi tanpa kabel yang sifatnya satu arah, memberitahu pengguna jika ada pesan masuk.

Wireless transmission media terdiri dari microwave transmission system, satellite transmission system, footprint, broadcast transmission, dan propagation delay. Jenis satelit berdasarkan orbitnya yaitu Geostationary Earth Orbit (GEO), Medium Earth Orbit (MEO), dan Low Earth Orbit (LEO). Internet Over Satellite (IOS) mengijinkan users mengakses internet via satelit GEO. Hanya saja tidak tersedia di semua area dan terkadang mengalami gangguan kondisi lingkungan.

GPS adalah system tanpa kabel yang didukung oleh 24 satelit yang tersebar di seluruh dunia untuk mengetahui di manapun posisi mereka. Radio transmission mengirimkan data secara langsung antara  transmitters dan receivers. Satelit radio menawarkan kualitas music yang bagus, dikirim melalui angkasa. Infrared umumnya tidak dapat dilihat manusia, biasa digunakan untuk remote control.

Bluetooth digunakan untuk menciptakan PAN kecil. PAN adalah jaringan computer yang digunakan untuk berkomunikasi antara peralatan computer, dekat pada satu orang. Zigbee adalah aplikasi yang membutuhkan transmisi data serta power rendah. Fokus penggunaannya sebagai sensor, misalnya pada control industry, peralatan kesehatan, alarm kebakaran, dan rumah pintar.

WLAN membutuhkan wireless access point untuk terhubung dengan internet. NIC digunakan untuk berkomunikasi tanpa kabel, mempunyai antenna dan radio di dalamnya. Hotspot adalah wireless access point pada perimeter geografis kecil (sampai 200 kaki). Wi-Fi rendah biaya dan akses internet sederhana. Masalah yang dihadapi di antaranya roaming, security, dan biaya. WiMax mentransfer data rata-rata 75 Mbps, dapat mengakses sampai 31 mil.

Mobile computing mempunyai 2 karakteristik utama yaitu mobility dan broad reach. Karakteristik tersebut menciptakan 5 nilai yang mengatasi batas waktu dan tempat, yaitu ada di mana-mana (ubiquity), convenience(kenyamanan), instant connectivity, personalisasi, dan lokalisasi produk dan layanan.

M-commerce mengacu pada transaksi e-commerce tanpa kabel, terutama via internet. Perkembangan m-commerce dipengaruhi oleh keberadaan alat mobile, tidak butuh PC, kebudayaan cell phone, harga yang semakin turun, dan perkembangan bandwidth.

Penerapan wireless dalam kehidupan sehari-hari di antaranya pada intrabisnis, aplikasi berbasis lokasi, aplikasi pengobatan jarak jauh, dan telemetry. Teknologi RFID mengijinkan mencantumkan tags dengan antenna dan chip computer pada barang untuk melacak pergerakannya melalui sinyal radio. Wireless Sensor Network adalah jaringan interconnected, menggunakan baterai, wireless sensor yang disebut motes ditempatkan pada lingkungan fisik. Mesh network disusun oleh motes dimana data yang diperoleh segera dikirimkan ke tetangga terdekat sehingga sangat efisien dan dapat dipercaya.

Ancaman yang dihadapi dalam penggunaan wireless adalah rogue access point, war driving, eavesdropping, dan RF jamming. Solusinya dengan mendeteksi access point yang tidak diijinkan dengan alat dari NetStumbler, block SSID, mengenkripsi transmisi wireless menggunakan WPA, mengetahui siapa yang menggunakan jaringan kita dan apa yang mereka lakukan, secara otomatis pindah ke channel lain kalau ada gangguan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php