learning and sharing

Electronic Commerce

Posted: November 21st 2012

Electronic Commerce

E-commerce adalah proses jual beli, pertukaran produk, layanan, dan informasi melalui jaringan computer, terutama internet. Sudah ada sejak awal tahun 1970 tetapi penggunaannya masih terbatas pada perusahaan besar. Saat ini penggunaannya jauh lebih luas (iklan, perbankan, jual beli elektronik, mencari kerja, bisnis, dll).

Perdagangan jaman dahulu secara offline, tetapi sekarang dikenal pure e-commerce (secara fisik tidak ada) dan partial e-commerce (secara fisik ada tetapi melayani secara online juga). Perbedaan e-commerce dengan e-business terletak pada hubungannya yang tidak hanya dengan konsumen tetapi juga dengan rekan bisnis atau antar divisi dalam satu perusahaan. Beberapa tipe e-commerce yaitu business to business, collaborative commerce, business to customer, customer to business, intra business commerce, Government to citizens and others, serta mobile commerce.

Electronic market place memfasilitasi pertukaran informasi, barang, jasa, dan pembayaran serta menciptakan nilai ekonomi untuk pembeli, penjual, pasar perantara, dan masyarakat luas. Sementara interorganizational system adalah transaksi antara 2 atau lebih organisasi.

Aplikasi dalam kerangka kerja e-commerce harus didukung oleh infrastruktur dan 5 area yang mendukung yaitu orang-orang, kebijakan public, standar teknik dan protocol, partner bisnis, dan pelayanan yang mendukung. Infrastruktur yang dibutuhkan antara lain hardware, software, dan jaringan lain yang diperlukan.

Mekanisme pembayaran e-commerce dapat melaului, electronic checks, e-credit cards, electronic cash in PC, e-cash, smart cards, system pembayaran antar individu, electronic fund transfer, electronic wallet, serta purchasing cards.

Keamanan merupakan masalah yang penting. Untuk menjamin keamanan, perlu enskripsi, electronic sertifikat, secure socket layer (SSL), dan Secure Electronic Transaction Protocol (SET).

<p%


Comments are closed.

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php