learning and sharing

Mengelola Data dan Informasi dalam Organisasi

Posted: October 4th 2012

Mengelola Data dan Informasi

dalam Organisasi

Suatu basis data mengandung karakter-karakter, field-field, record-record, dan file-file. Karakter-karakter dapat dikelompokkan menjadi field, field-field dikelompokan menjadi record, dan record-record dikelompokan menjadi file. Sementara database adalah kumpulan dari file-file.

Terminologi data managemen terdiri dari entity yaitu obyek yang dijelaskan oleh record, attribute yaitu karakteristik dari entity (dijelaskan oleh field), primary key merupakan field yang secara unik dapat mengidentifikasi record, serta secondary key yang dapat membentuk kelompok record walaupun tidak unik.

Beberapa metode yang digunakan untuk menyimpan dan mengakses record yaitu sequential media dan direct/random media. Direct/random media dapat dikelompokan lagi menjadi Direct File Access Method dan Indexed Sequential Access Method (ISAM).

Pada masa lalu, file-file disimpan di department-department yang berbeda, tidak terpusat pada satu tempat sehingga menimbulkan beberapa masalah seperti  data redundancy, data inconsistency, data integrity, kurang aman karena data tersebar di mana-mana, data juga dapat terisolasi jika disimpan dalam bahasa yang berbeda-beda, serta ketergantungan data pada aplikasi  pengaturan yang digunakan untuk menyimpan data.

Solusi yang diberikan melalui pendekatan modern ialah pendekatan basis data yang memungkinkan  banyak program dan pengguna dapat saling berbagi data. Keamanan data menjadi  lebih terjamin karena terpusat pada satu tempat.

Dengan data base, proses penyimpanan dan pengaksesan record menjadi lebih sederhana, kita hanya perlu menduplikat member id. Basis data dapat disimpan dengan 2 cara yaitu terpusat dan terdistribusi.

Untuk mengembangkan basis data, pertama-tama kita harus merancang konseptual design atau konsep abstrak pengguna dan peluang bisnis, lalu mengorganisasikannya dengan konsep Entity Relationship, kemudian menganalisa struktur data dengan menerapkan proses normalisasi, serta penggunaan database management system.

Dengan managemen system, pengguna tidak harus tahu lokasi fisik data, tetapi hanya perlu mengetahui cara mengorganisasikannya.  Komponen-komponen database management system yaitu data model, data definition language, data manipulation language, dan data dictionary. DBMS memberikan banyak kemudahan dalam mengelola data dan informasi.

Dalam menggunakan data tersimpan, ada 3 bentuk yaitu data warehouse, data mart, dan data mining. Data warehouse berisi seluruh data masa kini dan masa lalu. Data mart adalah data warehouse yang lebih simple. Sedangkan data mining adalah mengekstrak atau menemukan pengetahuan dari data warehouse. Dengan menggunakan pendekatan basis data, masalah-masalah yang ditemukan pada organisasi tradisional dapat teratasi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php