Desi Elisyahwati

Implementasi IT: Etika, dampak, dan keamanan

Posted: December 10th 2012

pada pertemuan terakhir ini yang dbahas adalah tentang Implementasi IT:  Etika, dampak, dan keamanan.Etika dalam IT adalah : kepercayaan tentang hal yang benar dan salah atau yang baik dan yang tidak. Code Etik– prinsip yg menuntun anggota dari organisasi. Tipe Etika : Privasi –  apa yg dikumpulkan, disimpan, dan dibagikan ke orang lain, Accuracy – Apa yg dilakukan untuk menjamin keotentikan dan akurasi data, Property – Siapa yg memiliki kekayaan intelektual dan bagaimana kompensasinya, dan Accessibility – siapa yg bisa mengakses informasi. Privasi informasi adalah  hak untuk menentukan apakah informasi pribadi bisa dibagikan ke orang lain. Banyak perusahaan membuat dan menerapkan kebijakan terkait privasi. Properti intangible yg diciptakan seseorang/perusahaan, dilindungi oleh hukum:

– Trade secret – intellectual work – tidak public  (coca cola, kfc)
– Patent –hak eksklusif untuk penemuan (inovasi teknologi) yang diberikan kepada penemu selama 20 tahun
– Copyright /hak cipta– Pecipta dari kekayaan intelektual diberikan hak kepemilikan seumur hidup + 50 tahun terkait dengan penggunaanya.  Software secara umum memiliki copyrighted.
IT memiliki potensi untuk mengubah sebuah organisasi. Beberapa pekerjaan akan tereliminasi, khususnya perantara (e.g., travel agents). Banyak diskripsi pekerjaan yg harus didefinisikan ulang.

Beberapa berpendapat IT meningkatkan kualitas hidup :
– Membantu penyandang cacat
– Meningkatkan health care system
– Meningkatkan informasi konsumen
– Robots berperan pada situasi berbahaya
– Menekan angka kejahatan
Fokus pada kesenjangan antara masyarakat yg menggunakan IT dan tidak. Komunitas Internet menyediakan kontak sosial untuk orang dengan ketertarikan yg sama. Telecommuting menambah fleksibiltais bagi karyawan dan perusahaan.
Sistem informasi menjadi subjek dari banyak ancaman baik ancaman yang tidak di sengaja dan ancaman yang disengaja. Computer sering menjadi target dari aktivitas kriminal. Perusahaan dan individu harus aktif membangun mekanisme perlindungan.

Strategi proteksi umum:
– Menambah keamanan fisik pada fasilitas dan sumber daya
– Mengontrol akses ke sistem
– Melindungi data dari akses tidak sah
Application control strategies:
– Memastikan kualitas input
– Verifikasi kualitas processing
– Memastikan kualitas dan aksesbilitas dari output

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php