corneliaratnakusuma

Aku Macaca Hecki, Monyet Hitam dari Pulau Gorontalo

Posted: September 4th 2016

images

Hai generasi modern… aku si monyet hitam Gorontalo yang mulai jarang dijumpai. Jika kalian mau tau tentang aku, jangan ragu untuk membaca tulisanku…. Save me please…

Taksonomi Monyet Gorontalo (Macaca Hecki)

Kingdom: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Mammalia

Ordo: Primata

Famili: Cercopithecidae

Genus: Macaca

Spesies: Macaca hecki

Sinonim: Macaca tonkeana subspecies hecki (Matschie, 1901)

Luas pulau Sulawesi hanya 2% dari luas penyebaran jenis-jenis marga Macaca, namun jenis yang terdapat melebihi 25% dari keanekaragaman dari marga. Di pulau Sulawesi terdapat 7 jenis dari 19 jenis Macaca, salah satunya Macaca hecki ini yang memiliki daerah persebaran terbatas hanya di wilayah Sulawesi bagian tengah sampai Gorontalo yang terdistribusi di Pulau Sulawesi pada geografis yang berbeda atau terpisah (Allopatric), dan dapat ditemukan di dataran rendah dan hutan pegunungan bawah (Whitten et al, 1987; Supriatna et al., 1992. et al). Habitat monyet hitam Gorontalo ini berada  di hutan hujan tropis dengan ketinggian sedang dan dapat ditemukan di berbagai tipe habitat seperti hutan primer, hutan sekunder dan bekas terbakar, semak belukar, dan kebun warga.

1

Nah… berat badan Macaca hecki betina kira- kira 7 kg, sedangkan jantan dapat mencapai 11 kg. Panjang tubuh Kera Hitam Sulawesi dewasa berkisar antara 45 hingga 57 cm, beratnya sekitar 11-15 kg. Moncongnya panjang tampak mencolok karena tulang pipi menonjol yang pada pejantan dewasa merupakan tempat dudukan gigi taring berbentuk bagus yang sering diperlihatkan sebagai pameran senjata. Rambut tubuhnya yang hitam mengkilap dihiasi warna kontras oleh bantalan kulit berwarna merah muda pada pantatnya.

Menurut Rowe (1996), pergerakan dari monyet hitam sulawesi adalah menggunakan keempat anggota geraknya atau quadropedal, aktif di pagi sampai sore hari (diurnal), dan lebih banyak melakukan aktivitasnya di atas tanah (terrestrial). Wilayah jelajah (homerange) dari monyet hitam sulawesi adalah 114 -320 hektar dengan jelajah harian mencapai 6000 meter. Namun luasan wilayah jelajah dan jelajah harian tersebut dapat berubah tergantung pada akses dari monyet tersebut terhadap hutan primer.

Monyet hitam Gorontalo ini memakan lebih dari 145 jenis buah-buahan (66% dari total komsumsi), tumbuhan hijau (2,5%), invertebrata (31,5%), dan kadang-kadang memangsa satwa vertebrata yang lebih kecil. Beberapa jenis serangga yang dimakan monyet ini meliputi tawon, rayap, ulat dalam gulungan daun Pongamia sp., lebah, semut, dan belalang (O’Brien dan Kinnaird, 1997).

Spesies ini dijumpai pada hutan primer atau sekunder dataran rendah (pesisir) hingga dataran tinggi hingga 2000 mdpl. Mereka sering turun keperkebunan penduduk untuk mencari makan dan dapat merusak panen, sehingga sering dianggap sebagai hama tanaman dan lebih menyukai daerah diantara hutan primer dan sekunder, karena cocok untuk tempat tidur dan mencari makan (Supriatna, 2000).

Cara bergerakku sangat bervariasi lo.., biasa menggunakan kedua untuk menggantung (brankiasi), ataupun memanjat. Daerah jelajahku berkisar antara 114 -320 Ha, dan jelajah hariannya dapat mencapai 5 km dan aku aktif pada siang hari, dan sore hari menjelang tidur, kami memilih tumbuhan yang rimbun. Kami lebih cenderung berkelompok, karena demi keamanan kami …..

2

Namun, Macaca hecki dalam Red List IUCN 2008 telah ditingkatkan statusnya menjadi Vulnerable. Macaca hecki terdaftar sebagai spesies yang rentan karena penurunan yang berkelanjutan dan penurunan populasi pada masa depan diperkirakan menjadi > 30% lebih dari 40 tahun berikutnya (yaitu, tiga generasi), seperti yang diperkirakan saat ini akibat konversi habitat dan kepadatan populasi manusia. Sangat sedikit yang diketahui tentang populasi spesies ini. Kepadatan diperkirakan 20-50 individu/km2, dengan kelompok ukuran sekitar 10-20 (Supriatna dan Hendras, 2000). Kera Hitam Gorontalo merupakan satwa yang dilindungi di Indonesia berdasarkan UU RI No.5 Tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah RI No.7 Tahun 1999.

Ancaman terbesarku… yaitu hilangnya habitat yang semakin terpecah. Selain itu, kami banyak ditangkap, keracunan, ditembak dan dianiaya oleh petani-petani lokal yang menganggap kami memasuki lahan pertanian dan merusak ataupun memakan tanaman yang dibudidayakan oleh mereka, sedangkan tidak semua dari kami yang melakukan itu.

Menurut Supriatna dan Andayani (2008), status monyet hitam Sulawesi tersebut diperoleh karena tren populasi yang cenderung mengalami penurunan yang disebabkan oleh tingginya tingkat degradasi hutan sebagai habitat alaminya untuk perkebunan dan pemukiman, perburuan untuk konsumsi dan perdagangan satwa.3

Macaca hecki tercantum di bawah CITES Appendix II. Tindakan konservasinya diketahui terjadi di kawasan lindung setidaknya 6 tempat yaitu Dolangan, Mas Popaya Raja, Panua, Pangi Binanga, Pinjam Tanjung Mantop, dan Tangale dan tidak ada spesimen dilaporkan di penangkaran. Populasi Kera Hitam Sulawesi berdasarkan data tahun 1998 diperkirakan kurang dari 100.000 ekor.

Refrensi:

Supriatna, J. & Shekelle, M. 2008. Macaca hecki. The IUCN Red List of Threatened Species 2008: e.T12570A3360807. http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2008.RLTS.T12570A3360807.en. Diakses tanggal 28 Agustus 2016.

Saroyo. 2009. Monyet Hitam Sulawesi (Macaca hecki)  Di        Cagar Alam Tangkoko-Batuangus, Sulawesi Utara. jurusan biologi, fmipa,   universitas sam ratulangi.  berk. penel. hayati: 14 (161–164).

United nations environment programme  world conservation monitoring centre. 2009. Review Of Species From Indonesia Subject To Long-Standing Import Suspensions. unep world conservation monitoring centre.

Vaart, elske van der. 2009. Youngest Ascendancy In The Genus Macaca: The Road To A Computational Model. research master behavioral & cognitive neurosciences university of groningen.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php