Citra Yuniarti FTB 2014

Aplikasi Ekologi Molekuler dalam Analisis Hubungan Filogenetik Mangrove

Posted: August 22nd 2017

Halo teman-teman! Kali ini saya akan membagikan sedikit informasi yang berkaitan dengan salah satu mata kuliah yang sedang saya ambil, yaitu ekologi molekuler dan contoh kasus yang memakai pendekatan ekologi molekuler. Pengertian ekologi molekuler secara luas adalah aplikasi dari metode genetika molekuler terhadap permasalahan ekologis. Teknik molekuler dapat dipakai untuk memecahkan permasalahan ekologis yang selama ini belum dapat diselesaikan dengan teknik konvensional. Contoh kasus yang memakai pendekatan ekologi molekuler yang akan dibahas ialah mengenai analisis hubungan filogenetik secara molekuler beberapa jenis mangrove yang berada di Pulau Penjarangan Kawasan Ujung Kulon. Gambar 1. Hutan Mangrove (Sumber gambar: www.tataruangpertanahan.com) Mangrove merupakan kelompok tumbuhan yang kerap dijumpai di pantai yang memiliki fungsi ekologis yang penting karena perannya sebagai tempat bagi sejumlah biota air untuk berasosiasi sebab memiliki banyak pasokan nutrien yang didaur ulang secara in-situ melalui jaring-jaring makanan yang berbasis detritus. Tingkat keanekaragaman genetik pada organisme dapat diketahui dengan membandingkan tingkat polimorfisme DNA. … Read more


Aksi Untuk Pohon Ulin

Posted: December 3rd 2016

Hello, readers! Apa kabar? Pada kesempatan kali ini, saya akan menulis tentang satu jenis pohon yang merupakan tanaman endemik di wilayah Kalimantan dan Sumatera bagian selatan. Pohon ini biasa disebut ulin, bulian ataupun kayu besi. (Sumber gambar : www.mongabay.com) Tanaman ini berasal dari ordo Laurales, famili Lauraceae dengan nama ilmiah Eusideroxylon zwageri. Pohon ulin tergolong dalam pohon berukuran besar karena tingginya bisa mencapai 500 m dengan diameter hingga 120 cm dan dapat mencapai umur sekitar 1000 tahun.  Kayu dari pohon ini telah lama dimanfaatkan sebagai pondasi bangunan di dalam air dan lahan basah, atap rumah serta tiang karena sifatnya yang kuat, awet dan tahan di dalam air. Akan tetapi, sangat disayangkan pohon ini termasuk salah satu spesies tanaman yang rentan terhadap kepunahan (Vulnerable A1cd+2cd) menurut IUCN, yang berarti bahwa jenis ini di alam menghadapi resiko tinggi terhadap kepunahan dalam waktu dekat. (Sumber : IUCN Red List) Tanaman ulin sendiri telah … Read more


Kelinci Belang Sumatra Yang Jarang Terlihat

Posted: August 31st 2016

Kelinci belang sumatra (Nesolagus netscheri) adalah hewan endemik pulau Sumatra yang memiliki ciri khas mata berwarna oranye ketika terkena cahaya dan bulu yang lembut berwarna kelabu kekuningan dengan belang di wajah dan punggung berwarna hitam atau coklat tua serta bulu di bagian bawah tubuh berwarna putih. Panjang tubuh hewan ini berkisar antara 36,8-41,7 cm dengan panjang ekor 1,7 cm  dan panjang telinga 4,3-4,5 cm. Ekor kelinci belang sumatra sangat kecil dan memiliki telinga yang paling pendek di antara spesies kelinci lainnya. (Sumber foto: www.fauna-flora.org) Klasifikasi ilmiah kelinci belang sumatra: Kingdom: Animalia Filum: Chordata Kelas: Mamalia Ordo: Lagomorpha Famili: Leporidae Genus: Nesolagus Spesies: Nesolagus netscheri Berdasarkan data yang dirilis oleh IUCN Red List tahun 2008, status konservasi kelinci belang sumatra termasuk ke dalam kategori vulnerable (VU) atau rentan. Sebelumnya pada tahun 1996, IUCN Red List memasukkan kelinci belang sumatra ke dalam kategori critically endangered dan sempat diperkirakan punah sampai pada tahun … Read more



© 2017 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php