Cicilia Kris

SUPPORTER of CONSERVATION

Posted: November 28th 2016

SUPPORTER of CONSERVATION!! Dalam melakukan rencana aksi konservasi ini, saya memilih spesies Macaca pagensis atau Beruk Mentawai yang berasal dari Kepulauan Mentawai (Pagai Selatan, Pagai Utara dan Sipora) yang sudah pernah saya bahas dipostingan sebelumnya. Bila Tuhan mengijinkan rencana aksi konservasi ini akan saya laksanakan setelah saya meraih gelar Strata 1 di Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Amin). Mengulas sedikit dari postingan sebelumnya, alasan pemilihan spesies ini, yaitu karena populasinya saat ini hanya sekitar 2.100 hingga 3.700 individu (menurun dari 15.000 pada tahun 1980), sehingga menurut IUCNredlist (2000) spesies ini termasuk ke dalam status kritis (Critically Endangered). Penurunan populasi spesies ini disebabkan oleh adanya perburuan, perdagangan komersil, konversi lahan dari hutan menjadi kebun kelapa sawit serta dikonsumsi oleh masyarakat lokal. Beberapa tindakan konservasi yang telah dilakukan seperti bekerja sama dengan perusahaan penebangan yang memiliki praktek penebangan berkelanjutan, pendidikan konservasi mengenai perburuan dan pengembangan model ekonomi alternatif bagi masyarakat lokal saat … Read more


SAVE ME: don’t be a hunter!

Posted: September 1st 2016

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.466 pulau. Garis khatulistiwa yang melintasi Indonesia menyebabkan keanekaragaman flora dan fauna sehingga wilayah ekologi Indonesia sering disebut dengan istilah Megabiodiversity. Namun, Guinness World Records pada tahun 2008 pernah mencatat Indonesia sebagai negara yang memiliki laju kerusakan hutan di dunia yang paling cepat. Oleh karena itu, tidaklah heran jika banyak flora dan fauna endemik Indonesia yang mulai terancam kehidupannya. Salah satu contohnya adalah Beruk Mentawai. Beruk Mentawai (Macaca pagensis) atau biasa di sebut oleh masyarakat lokal “Bokoi” merupakan hewan endemik Kepulauan Mentawai, lepas pantai barat Sumatera. Terdapat 4 pulau pada Kepulauan Mentawai, yaitu Pulau Pagai Utara dan Selatan, Pulau Sipora serta Pulau Siberut dan Bokoi ditemukan pada keempat pulau tersebut. Menurut Supriatna dan Wahyono (2000), Bokoi jantan memiliki ukuran yang lebih besar daripada Bokoi betina. Daerah jelajahnya luas, antara 70-200 ha dengan pergerakan harian mencapai 2-3 km. Tinggal dipohon setinggi … Read more


Hello world!

Posted: August 18th 2016

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php