CLS

Electronic Commerce

Posted: November 18th 2012

Aplikasi yang berjalan di internet dan lebih di pakai untuk bisnis, itulah pengertian umum dari Electronic Commerce atau biasa disebut E-Commerce.

Sejarah 

1970-an, dari tahun segini juga sudah mulai ada yang namanya transaksi elktronik, contohnya Electronic Fund Transfer (EFT) dan Electronic Data Interchange (EDI) meskipun belum via internet, tetapi ini sudah termasuk bisnis ukuran besar pada zaman itu. kemudian pada tahun 90-an Internet mulai muncul dan di manfaatkan lalu dari situlah muncul E-commerce. E-Commerce hadir dalam dua gelombang, pada gelombang pertama muncul pada tahun 90-an, tetapi pada saat itu apresiasi masyarakat belum cukup baik hingga bangkrut. Lalu muncul gelombang kedua sampai saat ini, terus berkembang contoh: Amazon.com

Cangkupan

  • pengiklanan
  • rumah perbankan
  • berbelanja di toko-toko elektronik dan mal
  • membeli saham
  • mencari pekerjaan
  • melakukan lelang
  • berkolaborasi secara elektronik dengan mitra bisnis di seluruh dunia
  • menyediakan layanan pelanggan

Definisi

Electronic Commerce (EC) adalah proses pembelian, penjualan, atau bertukar produk, jasa, dan informasi melalui jaringan komputer, terutama internet.

Konsep

Dengan munculnya internet, itu melahirkan bisnis yang bernama TC (Traditional Commerce) yang sudah ada sejak lama. konsep nya adalah seperti transaksi dilakukan dengan datang langsung ketempatnya atau bisa lewat agen, konsep seperti ini sampai sekarang tentunya masih diterapkan.

  • Pure E-Commerce : Proses dimana sesuatu dilakukan secara digital, hanya jual lewat online, diluar itu tidak dilayani,
  • Partial E-Commerce : Berasal dari bisnis tradisional, misalnya kan kita udah punya bisnis, lalu bisnis tersebut diperkenalkan atau dijual lagi melalui internet contohnya: Gramedia online.

Dengan E-Commerce orang darimana saja bisa tau apa yang dijual, sifatnya fleksibel. Bisa transaksi kapan saja.

E-Business

E-bisnis adalah definisi yang lebih luas dari EC yang meliputi tidak hanya pembelian dan penjualan barang dan jasa, tetapi juga
pelayanan pelanggan, Bekerja sama dengan mitra bisnis, Melakukan transaksi elektronik dalam sebuah organisasi.

Murni vs Partial EC: didasarkan pada tingkat digitalisasi produk, proses, agen pengiriman.

jadi intinya kalau melakukan transaksi E-Business tidak harus via internet, yang penting via elektronik.

Tipe-tipe E-Commerce

•Business-to-business EC (B2B) – Transaksi EC yang dilakukan antar bisnis
•Collaborative commerce (c-commerce) – transaksi yang melibatkan beberapa pihak
•Business-to-consumer EC (B2C) – Transaksi yang dilakukan dari perusahaan ke konsumen
•Consumer-to-businesses (C2B) – Perorangan jual barang ke suatu perbisnisan
•Consumer-to-consumer (C2C) – orang ke orang
•Intrabusiness (intraorganizational) commerce – Jual beli barang dalam bisnis
•Government-to-citizens (G2C) and others – perhubungan dengan pemerintah dan penduduk atau masyarakat
•Mobile commerce (m-commerce – Transaksi via mobile atau handphone.
Bentuk E-Commerce yang paling sering dijumpai adalah Electronic Marketplaces (EM) ,fungsinya sama seperti pasar yaitu tempat khusus untuk berjualan dan membeli macam-macam barang atau kebutuhan, contoh: amazon.com
Ada banyak EM yang lainnya lagi seperti : kaskus.
Inter-organizational Information Systems (IOS)

Dua atau lebih organisasi yang berjualan disitu
EC Framework
Jadi untuk membuat e-commerce tentu saja dibutuhkan infrastruktur terlebih dahuludan juga 5 area pendukung yaitu :

•orang-orang
• Kebijakan publik
• Standar teknis dan protokol
• Bisnis mitra
• Dukungan layanan
Infrastrukturnya berupa hardware, software dan jaringan. untuk bisa diakses semua harus di hosting, lalu mendapatkan alamat/domain.
Transaksi penjualan E-Commerce
Kartu kredit,  fast transfer, transfer bank, dan juga:
–Electronic checks
  • Nasabah membuka rekening dengan bank
  • pelanggan e-mail yang dienkripsi cek elektronik ditandatangani dengan tanda tangan digital
  • deposito pedagang cek di account nya, uang didebet di rekening pembeli dan dikreditkan ke rekening penjual
–Electronic credit cards
  • Terenkripsi pembayaran – pembeli e-mail atau dia nomor kartu kredit itu kepada penjual di Internet
  • Encrypted pembayaran – rincian kartu kredit dienkripsi untuk keamanan (diacak, lebih aman)
–Electronic cash in PC
  • Bank menyediakan software khusus untuk konsumen
  •  pelanggan membeli “uang elektronik” dari bank melalui perangkat lunak
  •  bank mengirimkan catatan uang elektronik untuk pelanggan ini, mendukung dengan tanda tangan digital
  • uang yang disimpan pada PC pembeli dan dapat dihabiskan di setiap toko elektronik yang menerima e-cash
  • Perangkat lunak ini juga digunakan untuk mentransfer e-kas dari komputer ke komputer pembeli penjual
  • penjual baik deposito e-cash di bank atau menggunakan e-cash untuk melakukan pembelian di tempat lain

Kebutuhan E-Commerce

  • Keamanan, karna kan untuk bertransaksi harus memakai pin, jadi harus aman. contoh teknik pengamanannya adalah Enksrispsi yaitu suatu proses pembuatan pesan terbaca kecuali oleh mereka yang memiliki kunci dekripsi berwenang. jadi konsumen mengirimkan pin kepada bank misalnya, nah nanti selama dalam perjalanan untuk menutup kemungkinan pin di sadap jadi dilakukan pengacakan pin jadi misalnya pinnya 1234 kemudian di enskripsikan menjadi 3241, nah untuk mengembalikan pin yang sudah di acak ke bentuk aslinya di butuhkan beberapa kunci yaitu:
-Single-key encryption
-Public/private key encryption
-Public key infrastructure
  • Sertifikat Elektronik
  • Secure Socket Layer (SSL)-protokol yang digunakan untuk mengenkripsi pesan
  • Secure Electronic Transaction Protocol (SET) – protokol untuk pengolahan kartu kredit

Contoh perusahaan yang menerapkan E-Commerce sebagai solusi dalam permasalah-permasalahan yang di hadapi adalah Qantas Airways, yang merupakan perusahaan penerbangan di Australia yang mendapatkan beberapa masalah yaitu:

  • meningkatnya harga bahan bakar
  • Kompetisi, banyak perusahaan yang muncul
  • Bayarnya cukup mahal
  • Agak menurun setelah 11 september
  • harus memperbarui armada sedangkan perekonomian Australia saat itu sedang menurun

Solusi:

  • Menjalin kerjasama dengan supplyer, kemudian solusi dibuat dalam bentuk E-Commerce (b2b)

Jadi, E-Commerce juga bisa di jadikan solusi pemecahan masalah dalam sebuah perusahaan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php