Carolina Agri I

Si tutul exotic yang lincah (Panthera Pardus Melas)

Posted: August 25th 2016

macan-tutul-jawa-di-cuban-trisula-tertangkap-kamera-pengintai-tnbts

Hallo, kenalkah kamu dengan aku ? Pernahkah kalian melihatku ? Peredarannku sekarang memang sudah terbatas, karna habitat ku yang telah rusak. Kenalkan namaku Macan Tutul Jawa (Panthera Pardus Melas) atau juga dikenal dalam bahasa Inggris Java Leopard. Yuk kenali aku lebih jauh lagi, dengan membaca blog ini , selamat membaca ūüôā

Klasifikasi Panthera Pardus Melas :

Kerajaan              : Animalia

Filum                     : Chordata

Kelas                     : Mammalia

Ordo                      : Carnivora

Famili                    : Felidae

Genus                   : Panthera

Spesies                 : Panthera pardus

Subspesies         : Panthera pardus melas

Panthera Pardus Melas memiliki dua corak warna tubuh, yang pertama berwarna coklat terang dengan bintik-bintik hitam, dan yang kedua berwarna hitam pekat (biasa disebut dengan Macan Kumbang). Macan Kumbang dan Macan Tutul Jawa merupakan satu spesies yang sama. Panthera Pardus Melas memiliki bobot sekitar 40 sampai 60 kilogram. Panjangnya dapat mencapai 90 hingga 150 sentimeter, dengan tinggi 60 sampai 95 sentimeter. Ukuran dan bobot tubuh jenis kelamin betina biasanya lebih kecil dibandingkan jantan.

Makanan Panthera Pardus Melas

images

Macan Tutul Jawa beraktifitas di malam hari (makhluk Nocturnal), dan mampu memanjat pohon serta berenang dengan lihai. Wah keren ya, bias memanjat dan berenang juga . Panthera Pardus Melas termasuk dalam kategori Karnivora, dengan memangsa hewan mamalia lainnya seperti Kijang, Babi Hutan, Kancil, serta mamalia yang lebih kecil seperti Kera, Surili, dan lain sebagainya. Mereka juga mampu membawa hasil tangkapannya ke atas pohon selain untuk melindungi dari pemburu lainnya, juga untuk menyimpan sebagai persediaan makanan. Perilaku ini selain untuk menghindari kehilangan mangsa hasil buruan, selain itu juga untuk penyimpanan persediaan makanan.

Perilaku Panthera Pardus Melas

Umumnya Macan Tutul Jawa hidup selama 21 hingga 23 tahun. Mereka menguasai territorial (atau ruang gerak atau dlam ekologi biasa disebut home range) sekitar lima hingga 15 kilometer persegi. Terkadang mereka hidup berkelompok, terutama saat masa mengasuh anak. Macan Tutul betina dapat melahirkan dua hingga enam ekor anak, dengan masa kehamilan di bawah 110 hari. Mereka dapat dikatakan dewasa ketika menginjak usia tiga sampai empat tahun.Anakan akan tinggal bersama induk hingga usia 18 sampai 24 bulan. Terkadang, Macan Tutul jantan turut membantu mengasuh anak lho.

Tingkat kepunahan

Panthera Pardus Melas merupakan hewan yang dilindungi di Indonesia, tertuang dalam UU No. 5 tahun 1990 dan PP No. 7 Tahun 1999. Di dunia, mereka termasuk macan langka dengan tingkat keterancaman tinggi dengan status konservasi ‘kritis’ (Critically Endangered) oleh IUCN Redlist. Menurut data yang diperoleh IUCN Redlist pada tahun 2008, populasi Macan Tutul Jawa hanya berkisar 250 ekor saja. Namun instansi dalam negeri mengatakan bahwa jumlah populasinya masih berkisar 500 ekor. Hal tersebut disebabkan habitnya rusak sehingga untuk memenuhi kebutuhannya sulit, selainnya perburuan liar untuk dijadikan hewan koleksi pribadi juga menyebabkan macan tutul jawa ini berkurang jumlahnya sehingga saat ini masuk dalam tingkat kepunahan “Critically Endangered.”

Habitat dan Ekologi

Di Provinsi Jawa Tengah, macan tutul Jawa sedang mengalami kehilangan habitat, degradasi kualitas habitat dan fragmentasi habitat sehingga populasinya terancam punah. Padahal setelah harimau jawa (Panthera tigris sondaica) punah, macan tutul jawa menduduki puncak rantai makanan (trophic level), sehingga merupakan spesies kunci (keystone species) dalam ekosistem hutan di Pulau Jawa. Macan Tutul Jawa hanya dapat ditemukan di Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Hutan Lindung Petungkriyono Pekalongan, dan Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur.

Langkah yang dilakukan

Upaya konservasi macan tutul jawa dan habitatnya harus menjadi prioritas,mengingat status kepunahannya critically endagered. Kawasan hutan yang ada di Pulau Jawa selain di kawasan konservasi antara lian Perhutani, agar dapat dijadikan salah satu tempat yang aman dan memadai bagi kelangsungan populasi Macan Tutul Jawa.

Daftar Pustaka

Direktorat Jendral Perlindungan dan PengawetanAlam. 1978. Studi Habitat dan Populasi Macan Tutul Khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Direktorat Jendral Perlindungandan Pengawetan Alam. Jakarta.

Gunawan et al. 2009. Habitat Macan Tutul Jawa ( Panthera pardus melas Cuvier 1809) diLanskap Hutan Produksi yangTerfragmentasi. Jurnal Penelitian Hutan danKonservasi Alam. Vol. VI No.2 : 95-114.

http://www.iucnredlist.org/

 

 

 


Leave a Reply

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php