EthaBlogs

IKAN NILA guys!yummie Guri-guri enyoi!

Posted: May 20th 2014

Nila Merah

Nila Asli (bukan Peranakan)

Potensi Perairan Tawar di Indonesia

Perairan tawar di Indonesia sangat luas dan berpotensi untuk usaha budidaya yang meliputi perairan umum seluas 141.690 hektar, sawah (mina padi) seluas 88.500 hektar dan perairan kolam seluas 375.800 hektar. Perairan umum seperti waduk, sungai, danau, rawa, saluran irigasi, payau, dan laut menyimpan berbagai kendala yang dapat mempengaruhi kualitas dari ikan yang dibudidayakan (Cahyono, 2000).
Ikan nila merupakan ikan air tawar yang berasal dari perairan tawar di Afrika. Ikan nila akhirnya menyebar luas ke berbagai negara dan dibudidayakan. Negara-negara tersebut seperti Taiwan, Thailand, Vietnam, Bangladesh, dan Indonesia. di Asia sendiri penyebaran ikan nila mulanya terpusat di negara seperti Philipina dan Cina (Rukmana, 1997). Kemampuan Ikan Nila dalam beradaptasi dengan lingkungan barunya menjadikan ikan ini mudah menyebar dan menjadi primadona dalam dunia budidaya perairan, khususnya perairan tawar.
Ikan nila pertama kali masuk di Indonesia yaitu di jawa barat dan merupakkan ikan introduksi dari Taiwan pada tahun 1969 (Rukmana, 1997).. Nila merah muncul pada tahun 1981 yang diintroduksi dari Philipina.

Pengelolaan dan Permasalahan

Penyebaran Ikan Nila yang sangat cepat didukung dengan kecepat barunya bereproduksi menjadikan perkembangan ikan ini tidak terkontrol. Dampak negatifnya adalah banyak terjadi silang dalam (inbreeding), yang berakibat pada menurunnya kualitas genetik ikan, selanjutnya akan menyebabkan turunnya performa ikan tersebut baik pertumbuhan, daya tahan terhadap, penyakit,maupun kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungannya.
Untuk mengatasi penurunan kualitas genetik Ikan Nila tersebut, Susyanto (2005), menyatakan salah situ langkah yang dapat ditempuh adalah melaksanakan program pemuliaan dengan Sasaran akhir mendapatkan induk lkan Nila unggul. Keunggulan tersebut diharapkan dapat diwariskan pada keturunannya, sehingga menghasilkan benih unggul (berkualitas). Salah situ alternatif program pemuliaan dalam menghasilkan induk unggul adalah melalui program penangkapan seleksi (selective breeding).
Permasalahan yang sering dihadapi dalam budidaya ikan nila adalah penyakit yang dapat menyebabkan menurunnya tingkat produksi ikan. Selain itu masalah yang lain seperti kualitas air yang menurun akibat pencemaran, tingkat pengetahuan dan keterampilan pembudidayaan ikan yang masih rendah, dan juga penggunaan faktor produksi lainnya yang belum efisien menjadi masalah yang dihadapi dalam pembudidayaan ikan di perairan tawar (Rahmawati dan Hartono, 2012).

Usulan Pengelolaan Berkelanjutan

Pengelolaan ikan air tawar khususnya ikan nila ke depannya harus lebih memperhatikan dari sisi kesehatan konsumen maupun memperhatikan lingkungan sekitar. Dianjurkan budidaya ikan perairan tawar menggunakan pakan ikan alami dibandingkan memberikan pakan buatan sehingga dapat menjaga kualitas air dan juga kesehatan dari ikan tersebut. selain itu budidaya ikan air tawar juga harus memperhatikan sumber air yang digunakan untuk kolam-kolam ikan sehingga air yang tercemar limbah berbahaya dapat dihindari.
Daftar Pustaka
Cahyono, B. 2000. Budidaya Ikan Di Perairan Umum. Kanisius. Yogyakarta.
Rukmana, H.R. 1997. Ikan Nila Budi Daya dan Prospek Agribisnis. Penerbit Kanisius, Yogyakarta.
Suyanto, S. R. 2005. Nila. Penerbit Swadaya, Bogor.
Rahmawati H. dan Hartono D. 2012. Strategi Pengembangan Usaha Budidaya Ikan Air Tawar. Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. Vol. 1 No. 2.

Kelompok : Bernadetha Yuswinda dan Imanuel Natalius Mas Not By


2 responses to “IKAN NILA guys!yummie Guri-guri enyoi!”

  1. sautbarcio says:

    ya dengan langkah yang diambil, semoga SDA ikan air tawar terutama ikan nila di Indonesia dapat meningkat dari jumlah serta kualitas

  2. deansadewo24 says:

    bagus sekali informasinya,
    usulan pengelolaan berkelanjutannya mungkin perlu ditambah lebih mendalam… terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php