Aetobatus flagellum (longheaded eagle ray)

Monthly Archives: August 2017


Hubungan Filogeni Molekuler Mangrove Pulau Penjarangan Ujung Kulon.

Posted: August 21st 2017

Ekologi molekuler merupakan salah satu istilah ilmu yang masih tabu dalam masyarakat luas. Hal ini demikian karena istilah ini masih¬† jarang terdengan bagi mereka yang tidak mendalami ilmu sains (biologi). Ekologi molekuler merupakan ilmu yang¬† dikembangkan dalam biologi, yang mengaplikasikan teknik genetika molekuler untuk menjawab permasalahan-permasalahan ekologi, evolusi, perilaku, dan konservasi. Dalam ekologi molekuler digunakan teknik yang menggunakan penanda molekuler, yaitu bagian dari genom organisme yang dapat lebih mudah diperoleh melalui prosedur yang dikenal sebagai Polymerase Chain Reaction (PCR). Ada berbagai jenis penanda DNA yang digunakan dalam ekologi molekuler, antaralain: mikrosatelit, minisatelit, Restriction Fragment Length Polymorphisms, dan data sekuens DNA. Dengan munculnya PCR, ekologi molekuler telah maju pesat sebagai bidang studi. PCR memungkinkan untuk memperkuat miliaran salinan bagian tertentu dari DNA dari genom dengan salinan awal sangat sedikit, sehingga dapat mengambil sampel kecil dari jaringan untuk mendapatkan DNA yang cukup untuk dipelajari. Dengan PCR, kita tidak perlu membunuh organisme studi … Read more



© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php