Ngeblog, Berbagi Info bersama

Implementing IT: Ethics, Impacts, and Security

Posted: November 19th 2012

Implementing IT:  Ethics, Impacts, and Security

Pernahkah kalian mendengar kata “Hacker”? Mungkin beberapa sudah tak asing lagi dengan kata ini. Ya, Hacker adalah orang yang pintar dalam mengubah komponen-komponen dalam sebuah data atau program atau sejenisnya yang berhubungan dengan IT. Hacker sendiri ada yg baik (White Hacker) atau yang jahat (Black Hacker).  Seorang hacker baik jahat atau baik akan berusaha mencuri atau mengubah bahkan memporak-porandakan perlindungan dari sebuah IT atau firewall sampai ke sistemnya. Tergantung setelah hal tersebut dilakukan, dia akan mencoba membantu memberikan solusi agar lebih baik atau malah mencuri informasi-informasi dari dalamnya.

Dalam dunia serba modern saat ini, orang selalu menginginkan sesuatu serba cepat. Tanpa disadari, keinginan tersebut tidak dilakukan dengan semestinya. Apalagi didalam dunia IT, tak jarang orang melakukan kecurangan misal dalam memperoleh data, pengubahan data secara illegal, dan lain-lain. Maka seperti didunia nyata, dalam IT dibuatlah semacam kebijakan atau etika yang melindungi hal-hal tadi. Seperti halnya hacker tadi, sebuah informasi atau data membutuhkan etika atau perlindungan agar tak mudah diambil oleh orang lain.

Etika-etika dalam dunia IT memiliki beberapa unsur yang perlu diperhatikan, antara lain :

  1. Privacy (Privat atau Pribadi)
  • Sebuah data atau informasi merupakan sebuah “rahasia” yang hanya diketahui oleh si pembuat / penerima / penemu. Tingkat rahasia data atau informasi tersebut menjadi tanggungjawab si pembuat / penerima / penemu tadi. Orang lain diluar itu juga tidak dapat sembarangan menyatakan data atau informasi tersebut miliknya karena bukan bersumber dari dirinya. Privacy dari sebuah data berhubungan dengan apa yang didapat, disimpan, dan yang akan dishare kan kepada orang lain.
  1. Accuracy (Akurat)
  • Data atau informasi tersebut perlu dites apakah akurat dalam artian otentik. Misalnya saja data Pemilu Presiden, maka data tersebut perlu benar-benar akurat apakah sesuai dengan jumlah dari surat suara yang diterima dan yang sah.
  1. Property (Milik)
  • Ini berhubungan dengan hal milik. Sebuah data atau informasi yang ditemukan oleh seseorang akan menjadi miliknya. Pencurian akan hak milik ini dalam hukum terdapat sanksi yang tegas.
  1. Accesbility (Mudah)
  • Berhubungan dengan lingkup yang dapat mengakses atau mendapatkan data atau informasi tersebut.

Sebuah informasi atau data memiliki perlindungan atau proteksi sehingga sebuah perusahaan atau seseorang hanya ingin informasinya tersebut dapat ditujukan kepada bagi siapa yang dapat melihat atau berhak untuk mendapatkannya. Biasanya data atau informasi ini harus utuh atau lengkap secara keseluruhan dan sesuai yang terjadi sekarang (up to date). Dan juga perlu ditambahkan security atau keamaan akan data yang memadahi.

Didunia sekarang, orang banyak menemukan dan menciptakan karya-karya atau benda-benda. Bagi sang pencipta, ia memiliki hak milik atau istilahnya hak paten atas karya-nya. Orang yang berusaha mencuri hak patennya bisa dikenakan hukum atau sanksi yang berlaku atasnya. Contoh konkritnya adalah ketika Apple menuding Samsung menjiplak iPhone. Jika memang terbukti maka Samsung akan dijerat hukum yang melanggar hak kekayaan intelektual. Selain Hak Paten, juga terdapat Copyright yaitu hak sebagai pemilik.

Sebuah informasi atau data ketika diciptakan akan menimbulkan pro dan kontra. Dalam prosesnya tidak mungkin akan jadi sempurna. Maka perlu beberapa pertimbangan, yaitu :

  1. Mempertimbangkan apakah data atau informasi ini membahayakan orang lain
  2. Mempertimbangkan apakah akan mengganggu pada alam
  3. Mempertimbangkan tentang tindak kriminalitas jika data diciptakan
  4. Jika dikembangkan terus, bisa terjadi Human Error karena jika mendekati sempurna maka juga perlu banyak perbaikan-perbaikan

Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.

Artikel lainnya

E-Commerce

Go to post

Wireless, Mobile Computing and Mobile Commerce

Go to post
© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php