Ngeblog, Berbagi Info bersama

SOFTWARE

Posted: October 1st 2012

SOFTWARE

Perkembangan teknologi informasi pada saat ini sudah sangat cepat. Teknologi komputer sudah sangat merakyat. Banyak orang-orang tidak asing dalam hal menggoperasikan komputer secara sederhana bahkan mencapai kompleks. Komputer yang tersusun dari perangkat-perangkat keras tersebut atau disebut Hardware ternyata memerlukan perangkat lain agar sebuah komputer dapat utuh dijalankan. Perangkat selain Hardware tersebut disebut Software. “Soft” berarti lunak, lembut, dan halus. Perangkat ini tidak dapat dilihat secara nyata atau langsung seperti graphic card, sound card, chip, dan komponen hardware lainnya. Piranti ini hanya bisa digunakan, dirasakan, dan dioperasikan. Software selalu berkembang, dikarenakan tuntutan perkembangan teknologi yang semakin maju dan perkembangan Hardware yang selalu mengalami pembaharuan membuat Software terus mengikuti. Bagi masyarakat sekarang, Software mutlak diperlukan agar pengoperasian komputer dapat berjalan dengan seimbang sesuai yang dikehendaki pemakainnya.

Software yang selalu berkembang dan menjadi lebih baik selalu diimpikan bagi sang produsen ataupun konsumen. Namun, tak selamanya itu mudah dan gampang. Semakin tinggi tingkat kecanggihan Software maka semakin tinggi pula tingkat error nya. Mengapa? Ini dikarenakan Software yang tingkat kecanggihannya semakin tinggi lama-lama akan semakin kompleks. Hal itu membuat perlunya debugging atau perbaikan-perbaikan didalamnya. Proses debugging ini sendiri memerlukan waktu dan biaya. Baik konsumen maupun produsen perlu memikirkan sisi negatif ini.

Software pada dasarnya terbagi menjadi dua komponen, yaitu :

  • System Software        : software yang mengelola hardware, mengontrolnya, dan memberikan layanan ke komputer. System Software terbagi lagi menjadi dua :
  1. System Control Program   : berfungsi untuk mengontrol komputer. Contohnya Sistem Operasi (Windows)
  2. System Support Program  : berfungsi untuk mensupport komputer
  • Application Software            : software yang mengatur sistem untuk tujuan tertentu sesuai dengan  penggunanya.

Software didalam masyarakat luas dibedakan menjadi beberapa macam, antara lain software berbayar, software gratis atau free ( Freeware, free software, shareware, adware) .

  • Software berbayar (No Free)

Software berbayar merupakan perangkat lunak yang diberikan untuk tujuan komersil, setiap pengguna yang ingin menggunakan atau mendapatkan software tersebut dengan cara membeli atau membayar secara online, bisa juga dengan CD/DVD pada pihak yang menyediakannya. contoh software berbayar ini misalnya adalah Sistem Microsoft Windows, Microsoft Office, Adobe Photo Shop, dan lain-lain.

  • Freeware

Freeware atau perangkat lunak gratis adalah perangkat lunak komputer yang memiliki hak cipta secara gratis digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dari shareware yang mewajibkan penggunanya membayar (misalnya setelah jangka waktu percobaan tertentu atau untuk memperoleh fungsi tambahan). Sebuah contoh utama adalah suite browser dan mail client dari Mozilla Firefox.

  • Free Software

Free Software lebih mengarah kepada bebas penggunaan tetapi tidak harus gratis. Pada kenyataannya, namanya adalah karena bebas untuk mencoba perangkat lunak sumber terbuka (Open Source) dan di sanalah letak inti dari kebebasan: program-program di bawah GPL.

  • Shareware

Shareware juga bebas tetapi lebih dibatasi untuk waktu tertentu. Shareware adalah program terbatas diberikan baik sebagai demonstrasi atau versi evaluasi dengan fitur atau fungsi yang terbatas atau dengan menggunakan batas waktu yang ditetapkan (misalnya 30 hari). Contoh yang sederhana adalah perangkat lunak antivirus.

sumber : dari buku catatan sendiri dan bantuan dari http://belajar-komputer-mu.com/pengertian-software-perangkat-lunak-komputer/ dengan perubahan seperlunya tanpa menjiplak atau plagiat


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php